LKPDPertemuan 1Bab 2Fase CSemester 2

LKPD Seni Tari Kelas 5: Apersepsi dan Pengenalan Desain Kelompok

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 5 dengan topik "Apersepsi dan Pengenalan Desain Kelompok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Tari Kelas 5: Apersepsi dan Pengenalan Desain Kelompok

Seni Tari - Kelas 5

Bab 2 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Tari — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Apersepsi dan Pengenalan Desain Kelompok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikApersepsi dan Pengenalan Desain Kelompok
Alokasi Waktu55 menit (1 x pertemuan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pentingnya kerja sama dalam tari kelompok melalui diskusi pengalaman menari bersama. (elemen: Merefleksikan)
  2. Murid dapat mengidentifikasi tiga bentuk desain kelompok (unison, balance, alternate) dari contoh tari tradisi. (elemen: Mengalami)

PETUNJUK UMUM

  • 1. Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • 2. Siapkan alat tulis, pensil warna, dan buku catatanmu.
  • 3. Kerjakan LKPD ini dengan semangat bersama kelompokmu (4–6 orang).
  • 4. Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada hal yang kurang jelas.
  • 5. Nikmati setiap kegiatan — tidak ada jawaban salah selama kamu belajar dengan sungguh-sungguh!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Berbagi Cerita! Pengalaman Menari Bersama

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan atau LKPD cetak
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Duduklah bersama kelompokmu (4–6 orang) dan pastikan semua nyaman.
  2. 2. Secara bergiliran, ceritakan satu pengalaman seru saat kamu menari bersama teman-teman (bisa di sekolah, acara keluarga, atau latihan).
  3. 3. Setelah semua bercerita, diskusikan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini bersama kelompokmu.
  4. 4. Tulis jawaban setiap anggota pada kolom yang disediakan — boleh berbeda pendapat asal beralasan.

Pertanyaan:

1. Apa hal paling menyenangkan yang kamu rasakan saat menari bersama teman-teman dalam satu kelompok?

2. Tantangan apa yang paling sulit saat menari bersama dalam kelompok? Jelaskan!

3. Apa yang akan terjadi jika satu penari dalam kelompok tidak kompak atau bergerak sendiri tanpa peduli teman yang lain?

4. Menurut pendapat kelompokmu, mengapa kerja sama sangat penting dalam sebuah tarian kelompok? Tuliskan dua alasan!

Tulis jawaban pada kotak di samping setiap nomor. Untuk pertanyaan nomor 4, tulis hasil diskusi kelompok pada satu kolom khusus.

Kegiatan 2: Ayo Amati dan Temukan! Desain Kelompok dalam Tari Tradisi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Video/gambar tari Jepin Selendang
  • Pensil warna untuk menggambar
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Perhatikan baik-baik video atau gambar tari Jepin Selendang yang ditayangkan oleh guru.
  2. 2. Amati posisi penari, arah hadap, serta kesamaan dan perbedaan gerak antarpemain.
  3. 3. Bersama kelompok, carilah tiga bentuk desain kelompok berikut: Unison (serempak), Balance (berimbang), dan Alternate (selang-seling).
  4. 4. Diskusikan alasan kalian, lalu gambarkan pola lantai atau posisi penari pada tabel di bawah.
  5. 5. Satu desain bisa muncul lebih dari sekali — tulis salah satu contoh yang paling jelas.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel berikut berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

Gunakan tabel 4 kolom: No. | Desain Kelompok | Alasan | Gambar Pola Lantai / Posisi Penari. Gambarlah dengan bentuk lingkaran/kotak kecil untuk mewakili penari.

Kegiatan 3: Ayo Coba! Pose Tari dengan Desain Kelompok

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Ruang gerak di kelas atau lapangan
  • Alat tulis dan pensil warna
  • Kertas HVS/karton besar untuk gambar denah (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Bersama kelompokmu, berdirilah dengan jarak yang cukup agar leluasa bergerak.
  2. 2. Buatlah tiga pose tarian sederhana — masing-masing mewakili satu desain kelompok: UNISON, BALANCE, dan ALTERNATE.
  3. 3. Untuk desain UNISON: semua anggota membuat gerak dan arah hadap yang SAMA.
  4. 4. Untuk desain BALANCE: anggota kelompok terbagi dua sisi dengan gerak BERLAWANAN namun seimbang (misal: kiri jongkok, kanan berdiri).
  5. 5. Untuk desain ALTERNATE: gerak dilakukan BERSELANG (misal: penari ganjil maju, genap mundur).
  6. 6. Setelah puas berpose, gambarkan posisi kelompokmu pada denah yang tersedia.
  7. 7. Pilih satu pose favorit untuk diperagakan di depan kelas dan jelaskan desain kelompok serta kerja sama yang kalian lakukan.

Pertanyaan:

1. Gambarkan posisi dan arah hadap kelompokmu saat membentuk desain UNISON!

Ruang gambar

2. Gambarkan posisi dan arah hadap kelompokmu saat membentuk desain BALANCE!

Ruang gambar

3. Gambarkan posisi dan arah hadap kelompokmu saat membentuk desain ALTERNATE!

Ruang gambar

4. Ceritakan bagaimana cara kelompokmu bekerja sama saat menentukan dan membentuk pose-pose di atas! Siapa yang memberi ide? Apakah ada teman yang kesulitan? Bagaimana kalian membantu?

Gambar pose: gunakan lingkaran (○) untuk penari dan tanda panah (→) untuk arah hadap. Tulis nama setiap penari di samping lingkaran. Jawaban uraian ditulis di kolom 5–10 baris.

REFLEKSI

1. 1. Dari tiga kegiatan tadi, mana yang paling seru dan membuatmu benar-benar paham tentang desain kelompok? Mengapa?

2. 2. Apakah ada momen saat kerja sama kelompokmu terasa sulit? Bagaimana cara kalian mengatasinya?

3. 3. Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang tari kelompok yang belum kamu ketahui sebelumnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.