LKPDPertemuan 6Bab 1Fase BSemester 1

LKPD Seni Tari Kelas 4: Merangkai Gerak Egrang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Tari kelas 4 dengan topik "Merangkai Gerak Egrang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Tari Kelas 4: Merangkai Gerak Egrang

Seni Tari - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Tari — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Merangkai Gerak Egrang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Tari
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMerangkai Gerak Egrang
Alokasi Waktu2 JP (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merangkai 3-4 gerakan egrang menjadi urutan sederhana.
  2. Menggabungkan level, arah hadap, dan desain lantai dalam rangkaian gerak.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara berkelompok (3–4 orang) untuk saling membantu dan berkreasi.
  • Gunakan tongkat pramuka atau bambu ringan sebagai egrang tiruan jika tidak ada egrang asli.
  • Jangan ragu untuk mencoba gerakan sendiri – tidak ada jawaban salah selama kamu berusaha maksimal.
  • Tanyakan kepada gurumu jika ada langkah yang kurang jelas.
  • Siapkan pensil/bolpoin, kertas gambar, dan ruang yang cukup luas untuk bergerak.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Gerakan Egrang

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Tongkat egrang atau tongkat pramuka (pengganti)
  • Kertas dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Langkah 1: Ingat kembali permainan egrang yang sudah kamu mainkan atau tonton. Apa saja gerakan yang bisa dilakukan?
  2. Langkah 2: Coba lakukan 4–5 gerakan egrang secara bebas di tempat, misalnya: berjalan maju, berjalan mundur, berputar, melompat kecil, atau berhenti dengan satu kaki.
  3. Langkah 3: Diskusikan dengan teman sekelompokmu, gerakan mana yang paling menarik dan mudah dilakukan. Pilihlah 3–4 gerakan yang akan kalian gunakan.
  4. Langkah 4: Tuliskan nama dan deskripsi singkat setiap gerakan yang kalian pilih pada tabel di bawah ini.
  5. Langkah 5: Beri nama untuk setiap gerakan agar mudah diingat, misalnya 'Langkah Elang', 'Putaran Angin', 'Lompat Katak', atau 'Hentak Kijang'.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3-4 gerakan egrang yang telah kalian pilih. Beri nama dan deskripsi singkat pada tabel berikut.

Ruang tabel jawaban

Gunakan tabel dengan 3 kolom: No, Nama Gerakan, Deskripsi Singkat. Tulis minimal 3 baris (untuk 3 gerakan) dan maksimal 4 baris.

Kegiatan 2: Merangkai Gerak dengan Level, Arah, dan Lantai

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/pola lantai
  • Pensil warna/spidol (opsional)
  • Tongkat egrang (untuk latihan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Langkah 1: Ambil 3-4 gerakan yang sudah kalian pilih dari Kegiatan 1.
  2. Langkah 2: Tentukan urutan gerakan (misal: Gerakan A -> Gerakan B -> Gerakan C -> Gerakan D).
  3. Langkah 3: Untuk setiap gerakan, tambahkan unsur berikut:
  4. - Level gerak: rendah (jongkok), sedang (berdiri), atau tinggi (jinjit/lompat).
  5. - Arah hadap: depan, belakang, kiri, atau kanan.
  6. - Desain lantai: pola garis lurus, lengkung, zig-zag, atau lingkaran.
  7. Langkah 4: Gambarlah pola desain lantai (tampak atas) dari seluruh rangkaian gerakan di kolom yang disediakan. Tandai titik mulai dan akhir.
  8. Langkah 5: Latih urutan tersebut bersama kelompokmu hingga hafal dan rapi.

Pertanyaan:

1. Tuliskan urutan rangkaian gerak yang kalian buat dalam tabel berikut. Setiap baris berisi satu gerakan beserta level, arah hadap, dan desain lantai yang digunakan.

Ruang tabel jawaban

2. Gambarlah pola desain lantai (tampak atas) dari rangkaian gerak kalian. Gunakan tanda panah untuk menunjukkan arah pergerakan dan lingkari titik akhir.

Ruang gambar

Tabel 5 kolom untuk pertanyaan 1; kertas/kotak kosong untuk menggambar pola lantai (pertanyaan 2) – boleh menggunakan pensil warna agar lebih menarik.

Kegiatan 3: Menampilkan dan Menilai Rangkaian Gerak

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar pengamatan (catatan kelompok)
  • Tongkat egrang
  • Ruang pentas (depan kelas atau lapangan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Langkah 1: Setelah rangkaian gerak siap, latih bersama kelompokmu minimal 3 kali sampai kompak.
  2. Langkah 2: Tampilkan rangkaian kalian di depan kelas secara bergantian. Setiap kelompok mendapat giliran 2-3 menit.
  3. Langkah 3: Saat kelompok lain tampil, amati dengan saksama. Catat hal-hal menarik dan saran perbaikan pada lembar pengamatan.
  4. Langkah 4: Setelah semua tampil, diskusikan dalam kelompok: apa yang paling menyenangkan dan apa yang bisa diperbaiki dari penampilan kalian sendiri.
  5. Langkah 5: Tuliskan hasil diskusi pada kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Amati penampilan kelompok lain. Tuliskan satu hal yang menurutmu bagus (kelebihan) dan satu saran yang bisa membantu mereka lebih baik lagi.

2. Diskusikan dengan kelompokmu: apa tantangan terbesar saat merangkai gerak egrang dengan level, arah, dan desain lantai? Bagaimana kalian mengatasinya?

Pertanyaan 1: tulis dalam 2 kalimat. Pertanyaan 2: tulis hasil diskusi kelompok dalam 3-4 kalimat.

REFLEKSI

1. Setelah menyelesaikan LKPD ini, bagaimana perasaanmu saat merangkai gerakan egrang menjadi sebuah tarian? Bagian mana yang paling menggembirakan?

2. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang level gerak, arah hadap, dan desain lantai? Bagaimana hal itu membuat gerakan egrangmu lebih menarik?

3. Jika kamu boleh mengubah satu hal dari rangkaian gerak yang sudah dibuat, apa yang akan kamu ubah? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.