LKPDPertemuan 3Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 9: Mengaplikasikan Variasi Teknik Arsir dan Dussel Menggunakan Pensil dan Pulpen untuk Berkarya Gambar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Rupa kelas 9 dengan topik "Mengaplikasikan Variasi Teknik Arsir dan Dussel Menggunakan Pensil dan Pulpen untuk Berkarya Gambar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 9: Mengaplikasikan Variasi Teknik Arsir dan Dussel Menggunakan Pensil dan Pulpen untuk Berkarya Gambar

Seni Rupa - Kelas 9

Bab 1 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Mengaplikasikan Variasi Teknik Arsir dan Dussel Menggunakan Pensil dan Pulpen untuk Berkarya Gambar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMengaplikasikan Variasi Teknik Arsir dan Dussel Menggunakan Pensil dan Pulpen untuk Berkarya Gambar
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengaplikasikan variasi teknik penggunaan alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya gambar

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan pensil grafit (2B atau sejenisnya), pulpen tinta hitam, penghapus, dan alat bantu gosok (jari, kapas, atau tisu).
  • Bacalah instruksi pada tiap kegiatan dengan saksama sebelum mulai menggoreskan alat gambar.
  • Lakukan eksplorasi teknik arsir dan dussel secara cermat untuk menghasilkan variasi gelap-terang pada gambar.
  • Bekerjalah dengan mandiri, tekun, dan jaga kebersihan bidang gambar.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Variasi Karakter Alat: Pensil dan Pulpen

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil grafit (2B)
  • Pulpen hitam
  • Tisu/kapas/jari bersih
  • Kertas gambar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati perbedaan karakter hasil goresan pensil dan pulpen yang kamu miliki.
  2. Pada kotak pensil: aplikasikan teknik arsir searah (hatching) dan dussel (arsir lalu digosok halus).
  3. Pada kotak pulpen: aplikasikan teknik arsir silang (cross-hatching) dan arsir searah (hatching) dengan mengatur kerapatan garis.
  4. Isi tabel perbandingan penerapan teknik berdasarkan hasil goresan nyata yang kamu buat.

Pertanyaan:

1. Terapkan teknik arsir searah dan teknik dussel menggunakan pensil pada dua kotak sampel berukuran 4 x 4 cm yang telah disediakan!

Ruang gambar

2. Terapkan teknik arsir searah dan arsir silang menggunakan pulpen pada dua kotak sampel berukuran 4 x 4 cm yang telah disediakan!

Ruang gambar

3. Berdasarkan hasil aplikasi goresanmu di atas, lengkapi tabel perbandingan cara menghasilkan gradasi gelap-terang menggunakan pensil vs pulpen!

Ruang tabel jawaban

Disediakan 4 kotak sampel ukuran 4 x 4 cm (2 untuk pensil: arsir searah & dussel; 2 untuk pulpen: arsir searah & arsir silang). Di bawah kotak terdapat tabel 2 kolom (Kolom 1: Alat Gambar 'Pensil' & 'Pulpen', Kolom 2: Cara Menghasilkan Efek Gelap-Terang).

Kegiatan 2: Aplikasi Arsir dan Dussel pada Bentuk Dasar Geometris

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil grafit (2B)
  • Pulpen hitam
  • Alat gosok dussel (tisu/kapas)
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua sketsa bentuk bola (lingkaran) yang sudah disediakan dengan arah datang cahaya dari sisi kiri atas.
  2. Pada Bola 1: aplikasikan variasi teknik dussel menggunakan pensil untuk membentuk volume tiga dimensi dari bagian terang ke bagian bayangan (gelap).
  3. Pada Bola 2: aplikasikan variasi teknik arsir pulpen (arsir silang/cross-hatching) untuk membentuk volume tiga dimensi dari bagian terang ke bagian bayangan (gelap).
  4. Pastikan area pantulan cahaya (highlight), bayangan inti (core shadow), dan bayangan jatuh (cast shadow) terlihat jelas lewat perbedaan gelap-terang.

Pertanyaan:

1. Aplikasikan teknik dussel dengan pensil pada bidang sketsa Bola 1 sehingga tampak bervolume 3 dimensi mengikuti arah cahaya dari kiri atas!

Ruang gambar

2. Aplikasikan teknik arsir (hatching/cross-hatching) dengan pulpen pada bidang sketsa Bola 2 sehingga tampak bervolume 3 dimensi mengikuti arah cahaya dari kiri atas!

Ruang gambar

Dua lingkaran sketsa berdiameter 7 cm berdampingan di kertas LKPD lengkap dengan tanda panah arah sumber cahaya dari sudut kiri atas.

Kegiatan 3: Berkarya Gambar Objek Utuh Mengombinasikan Variasi Arsir dan Dussel

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil grafit
  • Pulpen hitam
  • Penghapus
  • Alat dussel (tisu/kapas/jari)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gambarlah sebuah objek benda mati sederhana (misalnya: cangkir kopi, botol, atau buah apel di atas meja) pada bidang gambar berukuran 12 x 15 cm.
  2. Aplikasikan kombinasi variasi teknik penggunaan pensil (arsir dan dussel) dan pulpen (arsir silang/garis tegas) pada gambar tersebut.
  3. Gunakan pensil untuk menangani area dengan permukaan halus/gradasi lembut (teknik dussel) dan pulpen untuk mempertegas kontur gelap, bayangan pekat, serta tekstur tertentu (teknik arsir).
  4. Selesaikan karya dengan rapi sebelum waktu berakhir untuk sesi refleksi bersama.

Pertanyaan:

1. Buatlah karya gambar satu objek benda mati dengan mengaplikasikan secara nyata variasi teknik arsir pensil, teknik dussel pensil, dan teknik arsir pulpen sesuai rancangan gelap-terang objek tersebut!

Ruang gambar

Satu bidang gambar kosong berbingkai ukuran 12 x 15 cm di lembar kerja murid.

REFLEKSI

1. Bagaimana perbedaan rasa saat kamu mengendalikan tekanan pensil untuk teknik dussel dibandingkan saat menggoreskan pulpen untuk teknik arsir?

2. Bagian mana pada objek gambarmu yang paling berhasil menampilkan ilusi tiga dimensi setelah mengombinasikan variasi teknik arsir dan dussel?

3. Strategi apa yang akan kamu gunakan pada karya berikutnya saat memilih antara teknik arsir pulpen atau dussel pensil untuk menggambarkan tekstur benda tertentu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.