LKPDPertemuan 6Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 8: Mengaplikasikan Variasi Teknik Penyambungan dan Perakitan Alat-Bahan Limbah Seni Rupa Fungsional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Rupa kelas 8 dengan topik "Mengaplikasikan Variasi Teknik Penyambungan dan Perakitan Alat-Bahan Limbah Seni Rupa Fungsional".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 8: Mengaplikasikan Variasi Teknik Penyambungan dan Perakitan Alat-Bahan Limbah Seni Rupa Fungsional

Seni Rupa - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengaplikasikan Variasi Teknik Penyambungan dan Perakitan Alat-Bahan Limbah Seni Rupa Fungsional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengaplikasikan Variasi Teknik Penyambungan dan Perakitan Alat-Bahan Limbah Seni Rupa Fungsional
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengaplikasikan variasi teknik penggunaan alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa fungsional dari bahan limbah lingkungan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah secara berkelompok atau mandiri sesuai arahan guru dengan mengutamakan keselamatan kerja saat menggunakan alat potong dan perekat.
  • Gunakan bahan limbah lingkungan yang telah disiapkan secara bijak dan efisien.
  • Terapkan variasi teknik penyambungan dan perakitan yang paling tepat agar karya seni rupa fungsional yang dihasilkan kokoh dan rapi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksperimen Uji Coba Variasi Teknik Penyambungan Bahan Limbah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Potongan kardus bekas, gelas/botol plastik bekas, bilah kayu/ranting
  • Gunting, cutter (hati-hati), lem tembak/lem fox, kawat/tali rafia

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan potongan contoh bahan limbah (kardus tebal, botol plastik/gelas plastik, stik es krim/ranting, dan kawat/tali).
  2. Cobalah 3 variasi teknik penyambungan berikut pada pasangan bahan yang tersedia: (1) Teknik Ikat/Lilit (menggunakan tali rafia/benang kasur/kawat), (2) Teknik Rekat Kering/Tusuk (menggunakan lem tembak/slot selip antar-kardus), dan (3) Teknik Pelubangan-Kancing (membuat lubang lalu mengaitkan peniti/tali simpul).
  3. Tuliskan hasil pengujian variasi teknik tersebut ke dalam tabel uji coba untuk melihat kekuatan sambungan dan alat-bahan yang digunakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel hasil uji coba variasi teknik penyambungan untuk 3 pasang bahan limbah berbeda yang kamu sambungkan!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 kolom pada LKPD:
- Kolom 1: Pasangan Bahan Limbah
- Kolom 2: Alat dan Bahan Sambung yang Digunakan
- Kolom 3: Variasi Teknik yang Diterapkan
- Kolom 4: Keterangan Kekokohan Sambungan

Kegiatan 2: Penerapan Variasi Teknik Perakitan pada Karya Fungsional Limbah

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Limbah kardus, botol plastik, karton rol tisu, bilah kayu
  • Lem bakar/lem serbaguna, kawat kecil/tali, pemotong kardus, gunting, penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tentukan satu benda seni rupa fungsional sederhana yang akan kamu rakit (misal: wadah alat tulis meja, tempat gantungan kunci dinding, atau rak kacamata mini).
  2. Rakitlah komponen-komponen bahan limbah tersebut menjadi karya fungsional utuh dengan menerapkan minimal dua variasi teknik penggunaan alat dan bahan (contoh: kombinasi sambungan selip/kancing mekanis dan ikatan kawat/lem).
  3. Pastikan bagian sambungan berfungsi menahan beban sesuai kegunaan wadah/karya tersebut.

Pertanyaan:

1. Deskripsikan karya seni rupa fungsional yang kamu buat serta jelaskan langkah-langkah penerapan variasi teknik perakitan alat dan bahan limbah pada bagian-bagian karya tersebut!

Tuliskan laporan perakitan dalam format: (1) Nama Karya Seni Fungsional, (2) Bahan Limbah Utama, (3) Rincian Variasi Teknik Perakitan pada Bagian Sambungan, (4) Bukti Fungsi Benda saat Diuji.

Kegiatan 3: Uji Fungsi dan Verifikasi Kekuatan Sambungan Karya

Estimasi: 20 menit (termasuk kegiatan refleksi dan penutup)

Alat & Bahan:

  • Karya seni rupa fungsional yang telah dirakit
  • Benda uji fungsi (pulpen, gantungan kunci, penggaris)
  • Alat penguat tambahan (kawat ikat cadangan, lakban/lem)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ujilah karya seni fungsional yang telah kamu rakit dengan memasukkan beban nyata sesuai fungsi benda (misal: memasukkan pulpen, menggantung kunci, atau meletakkan handphone).
  2. Lakukan pemeriksaan pada setiap titik temu/sambungan bahan limbah tersebut bersama teman sebangku atau kelompok.
  3. Diskusikan ketepatan teknik penggunaan alat-bahan yang telah diaplikasikan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil uji fungsi benda, identifikasikan apakah ada bagian sambungan yang renggang atau goyang? Solusi teknik penggunaan alat/bahan apa yang kamu aplikasikan untuk memperkuat sambungan tersebut?

Tuliskan hasil diskusi uji fungsi dalam 2 paragraf singkat mencakup: (a) Kinerja sambungan saat diberi beban fungsi, (b) Solusi variasi teknik alat/bahan yang diaplikasikan untuk penyempurnaan kekokohan.

REFLEKSI

1. Variasi teknik penyambungan bahan limbah mana yang menurutmu paling mudah dan paling kokoh saat diaplikasikan pada karyamu hari ini?

2. Kesulitan apa yang kamu temukan saat menggunakan alat potong atau perekat pada bahan limbah tertentu, dan bagaimana caramu mengatasinya?

3. Bagaimana keterampilan menerapkan teknik perakitan ini membantumu memanfaatkan limbah tak terpakai di rumah menjadi benda yang bermanfaat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.