LKPDPertemuan 5Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 8: Mengaplikasikan Variasi Teknik Pemotongan dan Pembentukan Alat-Bahan Limbah Lingkungan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Rupa kelas 8 dengan topik "Mengaplikasikan Variasi Teknik Pemotongan dan Pembentukan Alat-Bahan Limbah Lingkungan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 8: Mengaplikasikan Variasi Teknik Pemotongan dan Pembentukan Alat-Bahan Limbah Lingkungan

Seni Rupa - Kelas 8

Bab 4 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Mengaplikasikan Variasi Teknik Pemotongan dan Pembentukan Alat-Bahan Limbah Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMengaplikasikan Variasi Teknik Pemotongan dan Pembentukan Alat-Bahan Limbah Lingkungan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengaplikasikan variasi teknik penggunaan alat dan bahan yang dimiliki untuk berkarya seni rupa fungsional dari bahan limbah lingkungan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Perhatikan aspek keselamatan kerja: selalu berhati-hati saat menggunakan alat potong (gunting atau cutter) dan alat perekat.
  • Gunakan bahan limbah lingkungan yang bersih, aman, dan telah disiapkan dari rumah/lingkungan sekolah.
  • Bekerjalah secara aktif dalam kelompok untuk mengeksplorasi teknik pemotongan dan pembentukan.
  • Tanyakan kepada guru apabila mengalami kendala atau keraguan saat menerapkan teknik.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi dan Uji Coba Variasi Teknik Penggunaan Alat pada Bahan Limbah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Limbah kardus/karton bekas
  • Limbah botol/gelas plastik bekas
  • Cutter dan gunting
  • Penggaris dan alas potong (cutting mat/papan kayu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil 2 jenis bahan limbah lingkungan yang berbeda karakter (misalnya: kardus tebal/karton dan botol plastik/gelas plastik).
  2. Lakukan uji coba sedikitnya 2 variasi teknik pemotongan (misal: memotong lurus, melengkung, mencacah/fringe, atau membuat celah interlocking) menggunakan alat yang sesuai (gunting atau cutter berlandaskan alas potong).
  3. Lakukan uji coba sedikitnya 2 variasi teknik pembentukan (misal: melipat/scoring, menggulung, memilin, atau menekuk).
  4. Catat hasil penerapan variasi teknik tersebut ke dalam tabel pengamatan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel uji coba variasi teknik penggunaan alat dan bahan berikut berdasarkan praktik yang kamu lakukan!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan uji coba di atas, jelaskan perbedaan teknik pemotongan yang harus diterapkan pada bahan kardus tebal dibandingkan dengan botol plastik agar hasil potongannya rapi dan aman!

Format tabel uji coba (4 kolom):
- Kolom 1: Nama Bahan Limbah & Alat yang Dipakai
- Kolom 2: Variasi Teknik yang Diterapkan (Potong/Bentuk)
- Kolom 3: Cara Kerja Penggunaan Alat/Tangan
- Kolom 4: Respon Karakter Bahan & Kerapian Bentuk.
Format uraian: Paragraf singkat 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Aplikasi Variasi Teknik Pembentukan untuk Komponen Karya Fungsional

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kardus bekas, botol plastik, stik es krim, atau limbah kertas/karton
  • Gunting, cutter, penggaris
  • Alat perekat (lem tembak/lem fox/selotip kertas jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu ide rancangan benda seni rupa fungsional sederhana dari bahan limbah lingkungan (misal: tempat pensil/wadah serbaguna meja, kap lampu gantung mini, atau penyangga ponsel).
  2. Terapkan langsung variasi teknik penggunaan alat dan bahan yang sudah kamu kuasai untuk membuat bagian-bagian (komponen) benda tersebut:
  3. a. Terapkan variasi teknik potong (misal: membuat lubang slot/interlocking sambungan atau potongan pola dekoratif).
  4. b. Terapkan variasi teknik pembentukan dan penyambungan (misal: penekukan bidang, pelengkungan silinder, atau perakitan selip tanpa lem/dengan lem minimal).
  5. Tuliskan langkah-langkah aplikasi teknik yang kamu terapkan pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Benda fungsional apa yang kamu kerjakan, dan apa saja variasi teknik penggunaan alat-bahan yang kamu aplikasikan dalam membentuk komponen-komponennya?

2. Bagaimana kamu menyesuaikan kekuatan daya tekan atau posisi alat saat memotong dan membentuk bahan limbah agar bahan tidak rusak/hancur?

Format isian uraian terstruktur: Nama Benda Fungsional, Daftar Alat dan Bahan Limbah, Rincian Aplikasi Variasi Teknik yang Diterapkan (Langkah 1, 2, 3), serta Catatan Penyesuaian Penggunaan Alat.

Kegiatan 3: Uji Fungsi dan Evaluasi Teknis Penggunaan Alat-Bahan

Estimasi: 20 menit (termasuk refleksi dan penutup)

Alat & Bahan:

  • Hasil karya seni rupa fungsional yang telah dirakit
  • Benda uji fungsi (misal: alat tulis/ponsel/kabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Letakkan hasil rakitan komponen karya fungsionalmu di atas meja kerja.
  2. Lakukan uji coba fungsi sederhana (misalnya: memasukkan alat tulis ke dalam wadah atau menguji kestabilan berdirinya karya).
  3. Periksa sambungan, kerapian potongan, dan kekuatan tekukan/lipatan yang telah dibuat.
  4. Diskusikan bersama teman sebangku atau kelompok mengenai keberhasilan aplikasi teknik yang telah dijalankan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil uji coba fungsi karyamu, apakah teknik pemotongan dan pembentukan yang kamu aplikasikan sudah menghasilkan struktur yang kokoh dan aman dipakai? Berikan buktinya!

Format paragraf evaluasi teknis (4-6 kalimat) yang mencakup: aspek kekokohan struktur, kerapian potongan, dan kenyamanan/keamanan fungsi.

REFLEKSI

1. Teknik pemotongan atau pembentukan limbah mana yang menurutmu paling menantang untuk diaplikasikan menggunakan alat yang kamu miliki? Mengapa?

2. Apa yang akan kamu ubah atau tingkatkan pada cara penggunaan alatmu di masa mendatang agar bahan limbah dapat dibentuk dengan lebih rapi, presisi, dan aman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.