LKPDPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 6: Mengamati Karya Tiga Dimensi: Diorama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 6 dengan topik "Mengamati Karya Tiga Dimensi: Diorama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 6: Mengamati Karya Tiga Dimensi: Diorama

Seni Rupa - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengamati Karya Tiga Dimensi: Diorama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengamati Karya Tiga Dimensi: Diorama
Alokasi Waktu70 menit (1 kali pertemuan)
Tipe Aktivitascampuran (pengamatan, diskusi, dan analisis sederhana)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi unsur rupa dan prinsip desain pada contoh diorama yang diamati.
  2. Murid mampu menjelaskan gagasan atau pesan yang terkandung dalam diorama yang diamati.

PETUNJUK UMUM

  • LKPD ini akan menemani kalian menjelajahi dunia diorama — karya seni tiga dimensi yang menceritakan suatu adegan atau peristiwa.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari nomor 1 sampai 3.
  • Bacalah petunjuk setiap kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kalian boleh berdiskusi dengan teman sebangku, tetapi jawaban akhir ditulis secara mandiri.
  • Jika ada kesulitan, angkat tangan dan tanya kepada guru dengan sopan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mata Elang: Menemukan Unsur Rupa dan Prinsip Desain

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar diorama (dari buku paket atau tayangan guru)
  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris (opsional untuk membuat tabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah gambar diorama yang diperlihatkan oleh guru (atau di buku paket) secara saksama.
  2. Perhatikan baik-baik setiap bagian dari diorama tersebut: bentuk benda, warna yang dipakai, ruang atau jarak antar benda, serta susunan atau komposisinya.
  3. Identifikasi unsur rupa yang ada, yaitu: garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang.
  4. Identifikasi juga prinsip desain yang terlihat, misalnya: keseimbangan, irama (ritme), kesatuan (unity), atau proporsi.
  5. Temukan minimal 3 unsur rupa dan 2 prinsip desain. Tuliskan temuanmu ke dalam tabel di bawah.
  6. Berikan alasan singkat mengapa kamu menyebutnya demikian, contoh: 'warna hijau dominan — memberi kesan alami'.

Pertanyaan:

1. Unsur rupa apa saja yang kamu temukan pada diorama yang diamati? Jelaskan temuanmu pada tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Prinsip desain apa yang kamu lihat dalam diorama tersebut? Berikan bukti dari hasil pengamatanmu!

Tabel 2 kolom: kolom kiri 'Unsur Rupa / Prinsip Desain', kolom kanan 'Temuan dan Alasanku'. Tersedia 5 baris untuk diisi. Untuk soal nomor 2, gunakan 3-4 kalimat di bawah tabel.

Kegiatan 2: Detektif Cerita: Menebak Gagasan dan Pesan Diorama

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar diorama (sama atau berbeda dengan kegiatan 1)
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lihat kembali diorama yang sama (atau diorama baru yang disediakan guru).
  2. Bayangkan kamu adalah detektif yang harus menemukan cerita di balik diorama tersebut.
  3. Amati setiap detail: ekspresi tokoh (jika ada), benda-benda yang ada, suasana yang tergambar.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: kira-kira peristiwa apa yang digambarkan? Suasana apa yang ingin disampaikan pembuatnya?
  5. Tuliskan jawabanmu pada kolom yang disediakan.
  6. INGAT: tidak ada jawaban yang benar-benar salah! Yang penting adalah alasanmu masuk akal berdasarkan apa yang kamu lihat.

Pertanyaan:

1. Peristiwa atau adegan apa yang menurutmu sedang terjadi dalam diorama ini? Jelaskan dengan menyebutkan dua petunjuk visual yang mendukung jawabanmu!

2. Menurutmu, pesan atau perasaan apa yang ingin disampaikan oleh pembuat diorama melalui karyanya? (Contoh: semangat, kedamaian, kesedihan, kegembiraan, kerukunan, dll.) Berikan alasanmu!

Dua kotak jawaban terpisah, masing-masing berukuran 5 baris untuk menulis. Gunakan kalimat lengkap.

Kegiatan 3: Aku Punya Ide: Menghubungkan Pengamatan dengan Imajinasiku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil, penghapus, rautan
  • Krayon atau pensil warna (opsional untuk mewarnai sketsa)
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah mengamati dan menganalisis diorama, sekarang saatnya kamu berpikir kreatif!
  2. Bayangkan kamu akan membuat diorama tentang satu peristiwa atau tempat favoritmu.
  3. Tuliskan gagasanmu: tema apa yang akan kamu angkat? Unsur rupa apa yang akan kamu tonjolkan?
  4. Gambarlah sketsa sederhana (hanya coretan kecil) dari idemu di kotak yang disediakan.
  5. Terakhir, jelaskan dalam 2-3 kalimat apa pesan yang ingin kamu sampaikan lewat diorama idemu itu.
  6. Kegiatan ini tidak perlu sempurna — yang penting idemu keluar dan kamu bisa menjelaskannya dengan percaya diri!

Pertanyaan:

1. Tema apa yang akan kamu pilih untuk diorama impianmu? Mengapa tema itu yang kamu pilih?

2. Gambarlah sketsa sederhana diorama idemu pada kotak di bawah! Beri label atau keterangan singkat (misal: 'ini pohon', 'ini tokoh penjual').

Ruang gambar

3. Pesan atau perasaan apa yang ingin kamu sampaikan lewat diorama idemu? Hubungkan dengan unsur rupa yang akan kamu gunakan!

Soal 1: isian singkat 2 baris. Soal 2: kotak gambar berukuran 6 cm x 8 cm dengan label. Soal 3: 3-4 kalimat di bawah kotak gambar.

REFLEKSI

1. Dari tiga kegiatan tadi, mana yang paling seru menurutmu? Mengapa?

2. Setelah mengamati diorama, adakah ide baru yang muncul di kepalamu tentang cara bercerita lewat gambar tiga dimensi? Coba ceritakan!

3. Jika kamu bisa mengubah satu hal dari diorama yang kamu amati tadi, apa yang akan kamu ubah dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.