LKPDPertemuan 1Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 6: Mengamati Karya Seniman: Unsur Rupa dan Prinsip Desain

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 6 dengan topik "Mengamati Karya Seniman: Unsur Rupa dan Prinsip Desain". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 6: Mengamati Karya Seniman: Unsur Rupa dan Prinsip Desain

Seni Rupa - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengamati Karya Seniman: Unsur Rupa dan Prinsip Desain

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengamati Karya Seniman: Unsur Rupa dan Prinsip Desain
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi unsur rupa (garis, bidang, bentuk, warna, tekstur) dan prinsip desain (keseimbangan, penekanan) pada karya seni rupa orang lain melalui pengamatan langsung atau gambar.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Gunakan pensil warna atau spidol untuk kegiatan yang membutuhkan warna.
  • Saat berdiskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan seksama dan hargai setiap jawaban.
  • Tidak ada jawaban yang salah selama kamu mengamati dengan sungguh-sungguh dan menuliskan pendapatmu sendiri.
  • Jika ada kata yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Visual: Apa yang Tersembunyi dalam Sebuah Karya?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/reproduksi karya seni rupa (disediakan guru atau ditempel di LKPD)
  • Pensil
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar karya seni rupa yang sudah disediakan oleh gurumu (atau yang tertempel di lembar ini) selama 2 menit tanpa menulis apa pun — cukup lihat dan rasakan.
  2. Setelah mengamati, pikirkan: apa yang pertama kali menarik perhatianmu? Apa yang kamu rasakan saat melihat karya itu?
  3. Sekarang, jadilah 'Detektif Visual'! Telusuri karya tersebut untuk menemukan unsur-unsur rupa yang bersembunyi di dalamnya.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan hasil pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Judul karya yang kamu amati adalah ___________, dibuat oleh seniman bernama ___________.

2. Saat pertama kali melihat karya ini, apa yang paling menarik perhatianmu? Jelaskan dengan 2–3 kalimat.

3. Lengkapi tabel 'Perburuan Unsur Rupa' berikut berdasarkan pengamatanmu pada karya tersebut!

Ruang tabel jawaban

4. Dari semua unsur rupa yang kamu temukan, unsur mana yang paling dominan (paling banyak atau paling menonjol) dalam karya ini? Mengapa menurut pendapatmu unsur tersebut yang paling dominan?

Pertanyaan 1: dua titik-titik isian. Pertanyaan 2 & 4: kotak uraian kosong berukuran 5 baris. Pertanyaan 3: tabel 3 kolom (Unsur Rupa | Ditemukan di karya? ✓/✗ | Contohnya di mana dalam karya) dengan 5 baris untuk Garis, Bidang, Bentuk, Warna, dan Tekstur.

Kegiatan 2: Timbangan Seni: Seimbang atau Menonjol?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/reproduksi karya seni rupa yang sama dari Kegiatan 1
  • Pensil warna (untuk memberi tanda atau mewarnai sketsa di Pertanyaan 2)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kamu akan menyelidiki dua prinsip desain penting: Keseimbangan dan Penekanan.
  2. Baca kotak informasi berikut sebelum menjawab pertanyaan.
  3. --- KOTAK INFO --- | Keseimbangan adalah cara seniman mengatur elemen-elemen dalam karya agar terasa stabil dan tidak 'berat sebelah'. Ada dua jenis: (1) Keseimbangan Simetris — sisi kiri dan kanan karya terlihat sama atau serupa, seperti bayangan cermin. (2) Keseimbangan Asimetris — sisi kiri dan kanan berbeda, tetapi tetap terasa seimbang karena seniman mengatur ukuran, warna, atau posisi elemen dengan cerdas. | Penekanan adalah bagian dari karya yang sengaja dibuat paling menarik perhatian, misalnya dengan warna yang lebih terang, ukuran yang lebih besar, atau bentuk yang berbeda dari sekitarnya. ---
  4. Amati kembali karya yang sama dari Kegiatan 1, lalu jawab pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Perhatikan bagian kiri dan kanan karya ini (atau atas dan bawah). Menurut pendapatmu, karya ini menggunakan keseimbangan jenis apa? Lingkari atau beri tanda centang pada pilihanmu, lalu jelaskan alasannya!

[ ] Keseimbangan Simetris
[ ] Keseimbangan Asimetris

Alasanku: ...

2. Temukan satu bagian dalam karya yang paling menarik perhatianmu — itulah yang disebut PENEKANAN. Gambarlah atau deskripsikan bagian tersebut di kotak berikut, lalu jawab: bagaimana seniman membuat bagian itu menjadi 'pusat perhatian'? (Petunjuk: perhatikan warna, ukuran, atau bentuknya!)

Ruang gambar

3. Menurutmu, mengapa penting bagi seorang seniman untuk memperhatikan keseimbangan dan penekanan dalam karyanya? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat.

Pertanyaan 1: kotak pilihan dengan dua opsi simetris/asimetris, dilanjutkan kotak uraian 4 baris untuk alasan. Pertanyaan 2: kotak gambar kosong berukuran 6x6 cm di sisi kiri, kotak uraian 4 baris di sisi kanan. Pertanyaan 3: kotak uraian kosong 4 baris.

Kegiatan 3: Kritikus Cilik: Bandingkan Dua Karya!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/reproduksi Karya 1 (dari kegiatan sebelumnya)
  • Gambar/reproduksi Karya 2 (disediakan guru)
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kamu akan berperan sebagai 'Kritikus Seni Cilik'!
  2. Gurumu akan menunjukkan KARYA KEDUA yang berbeda dari Kegiatan 1 dan 2.
  3. Amati karya kedua selama 1–2 menit.
  4. Diskusikan bersama 1–2 teman sebangkumu sebelum menjawab pertanyaan di bawah ini.
  5. Tuliskan hasil diskusimu dengan menggunakan kata-kata seni rupa yang sudah kamu pelajari: garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, keseimbangan, dan penekanan.

Pertanyaan:

1. Bandingkan KARYA 1 dan KARYA 2 dengan melengkapi tabel perbandingan berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil perbandinganmu, karya mana yang lebih kamu sukai? Gunakan minimal 3 kosakata seni rupa (garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, keseimbangan, atau penekanan) dalam jawabanmu untuk menjelaskan alasannya.

3. Bayangkan kamu adalah senimannya. Jika kamu ingin mengubah SATU hal dari karya yang KURANG kamu sukai agar menjadi lebih menarik, apa yang akan kamu ubah? Jelaskan menggunakan kosakata seni rupa!

Pertanyaan 1: tabel 3 kolom (Aspek Perbandingan | Karya 1 | Karya 2) dengan 5 baris untuk aspek: Warna, Garis, Keseimbangan, Penekanan, dan Kesan Visual secara keseluruhan. Pertanyaan 2 & 3: kotak uraian 5 baris masing-masing.

REFLEKSI

1. Unsur rupa apa yang paling mudah kamu temukan dalam sebuah karya seni? Mengapa menurutmu unsur itu paling mudah ditemukan?

2. Setelah belajar tentang unsur rupa dan prinsip desain hari ini, coba perhatikan benda-benda di sekitarmu (tas, baju, dinding kelas, dll.). Unsur rupa dan prinsip desain apa yang kamu temukan di salah satu benda tersebut?

3. Hal baru apa yang paling membuatmu terkejut atau penasaran dari kegiatan mengamati karya seni hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.