LKPDPertemuan 2Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 6: Menjelaskan Prinsip Desain (Keseimbangan dan Penekanan) dalam Benda-Benda di Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Rupa kelas 6 dengan topik "Menjelaskan Prinsip Desain (Keseimbangan dan Penekanan) dalam Benda-Benda di Sekitar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 6: Menjelaskan Prinsip Desain (Keseimbangan dan Penekanan) dalam Benda-Benda di Sekitar

Seni Rupa - Kelas 6

Bab 1 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Prinsip Desain (Keseimbangan dan Penekanan) dalam Benda-Benda di Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenjelaskan Prinsip Desain (Keseimbangan dan Penekanan) dalam Benda-Benda di Sekitar
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap petunjuk pengamatan dan langkah kegiatan dengan cermat.
  • Gunakan benda-benda nyata yang ada di ruang kelas atau lingkungan sekolah sebagai objek pengamatan.
  • Tuliskan penjelasanmu secara jelas pada kolom atau ruang jawaban yang telah disediakan.
  • Bekerjasamalah dengan tertib saat berdiskusi dan saling menghargai pendapat teman.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mendeteksi Keseimbangan pada Benda Sekitar

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Benda-benda di sekitar kelas (daun, buku, jendela, meja)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua benda berikut di sekitarmu: (1) Daun atau jendela berdaun ganda, dan (2) Pohon bercabang alami atau susunan tumpukan buku yang berbeda ukuran.
  2. Perhatikan bagaimana susunan bagian kiri dan kanan pada masing-masing benda tersebut.
  3. Jelaskan jenis keseimbangan (keseimbangan simetris atau asimetris) yang tampak pada benda tersebut beserta alasannya pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Amati sebuah daun utuh atau jendela dua daun. Jelaskan bagaimana prinsip keseimbangan simetris tampak pada benda tersebut!

2. Amati pohon bercabang tidak beraturan atau susunan meja guru. Jelaskan bagaimana prinsip keseimbangan asimetris tampak pada susunan benda tersebut!

Tuliskan penjelasan dalam format tabel 2 baris: Baris 1 untuk Benda Keseimbangan Simetris (Nama Benda, Bentuk Kiri-Kanan, Penjelasan Prinsip Keseimbangan); Baris 2 untuk Benda Keseimbangan Asimetris (Nama Benda, Bentuk Kiri-Kanan, Penjelasan Prinsip Keseimbangan).

Kegiatan 2: Menemukan Titik Fokus (Penekanan) pada Objek Visual

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Poster kelas, sampul buku, jam dinding, atau tanaman di halaman sekolah
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah 2 benda buatan manusia atau alami di sekitar kelas yang memiliki bagian paling mencolok (misalnya: sampul buku bergambar besar di tengah, jam dinding dengan jarum berwarna kontras, atau bunga berwarna cerah di antara dedaunan hijau).
  2. Amati bagian mana dari benda tersebut yang pertama kali menarik perhatian pandangan matamu (pusat perhatian/point of interest).
  3. Jelaskan prinsip penekanan (emphasis) yang ada pada benda tersebut berdasarkan unsur rupa yang membuatnya menonjol (warna, ukuran, atau bentuk).

Pertanyaan:

1. Pilih satu benda di kelasmu (misalnya jam dinding atau poster kelas). Bagian manakah yang menjadi pusat perhatian (titik fokus), dan jelaskan prinsip penekanannya berdasarkan warna atau ukuran!

2. Pilih satu benda alam (misalnya setangkai bunga atau daun berurat jelas). Jelaskan bagaimana prinsip penekanan terbentuk pada benda tersebut melalui unsur bentuk atau teksturnya!

Tuliskan dalam format paragraf uraian singkat (3-4 kalimat per benda) yang mencakup: Nama benda, bagian yang menjadi titik fokus, dan penjelasan mengapa bagian tersebut menjadi penekanan (faktor warna/ukuran/bentuk kontras).

Kegiatan 3: Menganalisis Keseimbangan dan Penekanan dalam Komposisi Benda

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Susunan objek visual nyata di kelas (mading/rak/meja display)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjasamalah dengan teman sebangkumu.
  2. Pilihlah satu susunan benda lengkap di lingkungan kelas (misalnya papan pajangan kelas, susunan perlengkapan di meja piket, atau rak buku).
  3. Amati perpaduan antara prinsip keseimbangan dan penekanan pada susunan benda tersebut secara menyeluruh.
  4. Jelaskan bagaimana kedua prinsip desain tersebut bekerja bersama-sama dalam susunan benda yang kalian amati, lalu diskusikan temuan kalian.

Pertanyaan:

1. Bagaimanakah susunan benda tersebut menunjukkan prinsip keseimbangan (simetris atau asimetris)? Jelaskan penataan letak bagian-bagiannya!

2. Bagaimanakah prinsip penekanan ditunjukkan pada susunan benda yang sama tersebut? Jelaskan unsur apa yang menjadikannya pusat perhatian utama!

Isi pada lembar bagan laporan analisis kelompok: 1) Objek yang diamati, 2) Penjelasan Keseimbangan (letak dan bobot visual), 3) Penjelasan Penekanan (bagian paling menonjol dan penyebabnya). Diakhiri dengan waktu refleksi dan penutupan kelas.

REFLEKSI

1. Benda apa di sekitarmu yang menurutmu memiliki keseimbangan paling rapi atau penekanan paling menarik perhatian saat diamati hari ini?

2. Bagian mana dari menjelaskan prinsip keseimbangan atau penekanan yang paling mudah dan paling menantang bagimu?

3. Setelah mempelajari materi ini, bagaimana caramu melihat susunan benda atau pajangan di rumahmu secara lebih teliti?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.