LKPD Seni Rupa Kelas 5: Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Rupa Kelas 5: Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni
Seni Rupa - Kelas 5
Bab 6 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Memilah dan Menyeleksi Limbah untuk Karya Seni INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Kenali Limbahmu! — Mengamati dan Mengelompokkan LimbahEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan limbah yang kamu amati! (Nama Limbah | Jenis: Organik/Anorganik | Bahan Utama | Bentuk Dasar: misalnya silinder, kotak, pipih, tidak beraturan) Ruang tabel jawaban 2. Dari semua limbah yang kamu amati, manakah jenis yang paling banyak — organik atau anorganik? Menurutmu, mengapa itu bisa terjadi? 3. Gambarlah salah satu limbah yang paling menarik perhatianmu, lalu tulis namanya dan sebutkan bentuk dasarnya di bawah gambar! Ruang gambar Tabel 4 kolom (Nama Limbah | Jenis | Bahan Utama | Bentuk Dasar) dengan 7 baris kosong; di bawahnya tersedia ruang uraian 5–6 baris untuk pertanyaan no. 2, dan kotak kosong berukuran 8x8 cm untuk menggambar pada pertanyaan no. 3. Kegiatan 2: Layak atau Tidak? — Menyeleksi Limbah untuk Karya SeniEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isi tabel seleksi limbah berikut! (Nama Limbah | Layak ✓ / Tidak Layak ✗ | Alasan Singkat) Ruang tabel jawaban 2. DISKUSI — Bayangkan kamu ingin membuat hiasan dinding dari limbah. Dari hasil seleksimu, pilih 3 limbah yang PALING LAYAK digunakan. Tuliskan alasanmu mengapa ketiga limbah itu menurutmu paling baik untuk dijadikan karya seni! 3. Menurutmu, apa yang bisa terjadi jika kita menggunakan limbah yang TIDAK LAYAK untuk membuat karya seni? Tuliskan minimal 2 akibatnya! Tabel 3 kolom (Nama Limbah | Layak/Tidak Layak | Alasan) dengan 8 baris kosong; di bawahnya tersedia kotak diskusi berwarna berbeda dengan ruang 6 baris untuk pertanyaan no. 2, dan ruang uraian 4 baris untuk pertanyaan no. 3. Kegiatan 3: Rencanakan Karyamu! — Merancang Ide dari Limbah PilihanEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan nama karya seni yang ingin kamu buat dan limbah apa saja yang akan kamu gunakan! (Nama Karya | Limbah yang Digunakan | Mengapa kamu memilih limbah tersebut?) Ruang tabel jawaban 2. Gambar sketsa rancangan karyamu di kotak yang tersedia! Beri keterangan pada bagian-bagian penting (misalnya: bagian ini pakai kardus, bagian ini pakai ranting). Ruang gambar 3. Masukan apa yang diberikan temanmu tentang rancangan karyamu? Apakah kamu setuju dengan masukan tersebut? Jelaskan! Tabel 3 kolom (Nama Karya | Limbah yang Digunakan | Alasan Memilih) dengan 3 baris kosong; di bawahnya kotak sketsa besar berukuran 10x12 cm; di bawah kotak tersedia ruang uraian 5 baris untuk pertanyaan no. 3. REFLEKSI1. Dari kegiatan hari ini, limbah apa yang paling mengejutkan kamu karena ternyata bisa digunakan untuk karya seni? Mengapa itu membuatmu terkejut? 2. Apakah kamu merasa lebih peduli terhadap sampah di sekitarmu setelah belajar memilah dan menyeleksi limbah? Ceritakan perubahan cara pandangmu! 3. Satu hal apa yang ingin kamu coba lakukan di rumah setelah pelajaran ini berkaitan dengan limbah dan seni? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.