LKPD Seni Rupa Kelas 5: Bahan dan Alat untuk Menganyam
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Bahan dan Alat untuk Menganyam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Rupa Kelas 5: Bahan dan Alat untuk Menganyam
Seni Rupa - Kelas 5
Bab 5 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C) Topik: Bahan dan Alat untuk Menganyam INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Bahan Anyaman: Alam vs BuatanEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kelompokkan bahan-bahan berikut ke dalam tabel: bambu, pita, daun pandan, serat plastik, rotan, kertas, eceng gondok, kain lanel, jerami, daun kelapa. Tuliskan pada tabel dua kolom: Bahan Alami dan Bahan Buatan. Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, apa perbedaan utama antara bahan alami dan bahan buatan untuk menganyam? Tuliskan minimal 2 perbedaan. 3. Dari bahan-bahan yang kamu tulis di tabel, bahan apa yang paling mudah ditemukan di sekitar rumah atau sekolahmu? Mengapa kamu memilih bahan tersebut? Buat tabel 2 kolom dengan judul kolom 'Bahan Alami' dan 'Bahan Buatan (Sintetis)'. Isi minimal 5 bahan di setiap kolom. Di bawah tabel, sediakan ruang 3–4 baris untuk menjawab pertanyaan uraian nomor 2 dan 3. Kegiatan 2: Pasangkan Alat dengan Bahannya!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan daftar alat berikut: gunting, cutter, pisau. Lengkapi tabel di bawah ini! Tabel: Kolom 1 = Nama Alat | Kolom 2 = Fungsi Alat | Kolom 3 = Cocok untuk Bahan Apa? Isi untuk masing-masing alat: gunting, cutter, pisau. Ruang tabel jawaban 2. Mengapa kita tidak bisa menggunakan semua alat untuk semua jenis bahan? Tuliskan alasanmu dalam 2–3 kalimat. 3. Kamu mendapat tugas membuat anyaman dari daun pandan dan juga dari kertas origami. Tuliskan alat yang akan kamu pilih untuk masing-masing bahan tersebut, dan jelaskan alasanmu memilih alat itu! Buat tabel 3 kolom dengan judul: 'Nama Alat', 'Fungsi Alat', dan 'Cocok untuk Bahan Apa?'. Isi 3 baris untuk tiga alat (gunting, cutter, pisau). Di bawah tabel, sediakan ruang 4–5 baris untuk menjawab pertanyaan uraian nomor 2 dan 3. Kegiatan 3: Rancang Karya Anyamanku!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel perencanaan karya anyaman kelompokmu! Tabel 4 kolom:
Ruang tabel jawaban 2. Buatlah sketsa sederhana karya anyaman yang akan kelompokmu buat! Gambar tidak perlu sempurna — yang penting menggambarkan bentuk dan pola anyaman yang direncanakan. Beri label pada bagian-bagian penting dalam sketsamu. Ruang gambar 3. Diskusikan dalam kelompok: apakah ada bahan anyaman khas dari daerahmu yang belum disebutkan di pelajaran ini? Tuliskan bahan tersebut dan jelaskan dari mana bahan itu berasal! Sediakan tabel 4 kolom untuk perencanaan karya (pertanyaan 1). Di bawah tabel, sediakan kotak kosong berukuran minimal 10x10 cm untuk sketsa karya (pertanyaan 2). Tambahkan ruang 3–4 baris untuk jawaban diskusi pertanyaan 3. REFLEKSI1. Setelah belajar hari ini, bahan anyaman apa yang paling ingin kamu coba gunakan? Mengapa bahan itu menarik bagimu? 2. Apakah kamu pernah melihat atau memegang benda anyaman di rumah, di pasar, atau di sekitarmu? Bahan dan alat apa yang menurutmu digunakan untuk membuat benda itu? 3. Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya tentang anyaman? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.