LKPDPertemuan 2Bab 5Fase CSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Menguji Coba Variasi Teknik Penggunaan Alat dan Bahan Anyaman Tunggal serta Ganda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Menguji Coba Variasi Teknik Penggunaan Alat dan Bahan Anyaman Tunggal serta Ganda".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Menguji Coba Variasi Teknik Penggunaan Alat dan Bahan Anyaman Tunggal serta Ganda

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 5 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menguji Coba Variasi Teknik Penggunaan Alat dan Bahan Anyaman Tunggal serta Ganda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenguji Coba Variasi Teknik Penggunaan Alat dan Bahan Anyaman Tunggal serta Ganda
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguji coba variasi teknik penggunaan alat dan bahan anyaman

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap langkah uji coba dengan saksama dan teliti.
  • Gunakan alat pemotong (gunting/cutter) secara hati-hati dengan bimbingan guru.
  • Lakukan pengujian teknik anyaman tunggal dan ganda pada bahan yang telah disiapkan secara jujur dan cermat.
  • Tuliskan hasil pengamatan uji coba pada tabel dan ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Uji Coba Teknik Anyaman Tunggal pada Bahan Kertas

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/asturo (sebagai lungsi)
  • Pita kertas warna-warni selebar 1 cm (sebagai pakan)
  • Gunting atau cutter
  • Penggaris
  • Penjepit kertas/pinset kecil (alat bantu susup)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 1 lembar kertas asturo/gambar sebagai bidang lungsi dan pita kertas warna berbeda sebagai pakan.
  2. Potong kertas lungsi membentuk celah sejajar dengan jarak 1 cm (gunakan penggaris dan gunting/cutter secara rapi).
  3. Lakukan uji coba teknik anyaman tunggal: susupkan pita pakan secara berselang-seling satu per satu lungsi (pola 1 angkat, 1 tindih).
  4. Uji kemudahan memasukkan pakan menggunakan tangan langsung dibandingkan dengan bantuan alat bantu (penjepit/ujung penggaris).
  5. Catat hasil uji coba pada tabel pengamatan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hasil uji coba teknik anyaman tunggal berikut berdasarkan kelancaran proses dan kerapian anyaman:

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengujianmu, bagaimana perbedaan teknik menyusupkan pakan menggunakan tangan langsung dibandingkan dengan memakai alat bantu pada anyaman tunggal?

Tabel 3 baris: Kolom 1 (Teknik Penggunaan Alat/Tangan), Kolom 2 (Kemudahan Proses/Kendala), Kolom 3 (Kerapian Silangan 1-1). Di bawah tabel tersedia 4 baris kosong untuk uraian perbandingan.

Kegiatan 2: Uji Coba Teknik Anyaman Ganda pada Variasi Bahan (Kertas vs Daun/Pita Sintetis)

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Pita kertas dan kertas dasar
  • Pita plastik atau daun pandan/pisang kering yang sudah dipotong rapi
  • Penggaris mika/besi (alat penekan/perapat)
  • Gunting

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan dua set lungsi: Set A menggunakan kertas dan Set B menggunakan bahan lentur alternatif (pita plastik/daun pisang kering/daun pandan imitasi).
  2. Lakukan uji coba teknik anyaman ganda dua: susupkan pakan dengan pola 2 lungsi diangkat dan 2 lungsi ditindih secara konsisten.
  3. Uji teknik merapatkan anyaman: coba dorong pakan menggunakan jari tangan, lalu bandingkan dengan merapatkan menggunakan tepi penggaris.
  4. Amati perbedaan kelenturan dan ketahanan bahan saat ditarik dan diselipkan secara ganda.
  5. Catat temuan hasil pengujian ke dalam format laporan uji coba.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel uji perbandingan teknik anyaman ganda (pola silangan 2-2) pada dua bahan berbeda berikut:

Ruang tabel jawaban

2. Apa pengaruh penggunaan penggaris sebagai alat penekan/perapat terhadap kerapian motif anyaman ganda dibandingkan hanya ditekan dengan jari?

Tabel perbandingan 2 baris bahan: Kolom 1 (Jenis Bahan), Kolom 2 (Respon Bahan saat Diselipkan Ganda), Kolom 3 (Hasil Kerapian dengan Alat Bantu Penggaris). Di bawahnya tersedia 4 baris kosong untuk uraian.

Kegiatan 3: Uji Eksplorasi Variasi Tarikan dan Kerapatan Anyaman Tunggal vs Ganda

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Pita pakan berbagai ukuran lebar (0,5 cm dan 1,5 cm)
  • Kertas dasar lungsi
  • Gunting dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil satu lembar dasar lungsi uji coba yang dibagi menjadi 2 bidang (Sisi Kiri: anyaman tunggal, Sisi Kanan: anyaman ganda).
  2. Uji variasi teknik kekuatan tarikan pakan: lakukan tarikan longgar pada 3 baris pertama, dan tarikan kencang pada 3 baris berikutnya.
  3. Uji coba variasi pemotongan pakan (lebar 0,5 cm vs lebar 1,5 cm) menggunakan gunting untuk melihat kemudahan saat disilangkan.
  4. Tuliskan kesimpulan hasil pengujian variasi teknik penggunaan alat dan bahan anyaman.
  5. Lakukan perapian meja kerja dan bersiap untuk refleksi serta penutup.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan pengujian tarikan pakan (longgar vs kencang), teknik tarikan manakah yang menghasilkan anyaman tunggal dan ganda paling kokoh dan rata? Jelaskan buktinya!

2. Bagaimana pengaruh variasi ukuran lebar pakan (sempit vs lebar) terhadap teknik penyusupan pakan pada anyaman tunggal dan ganda?

Dua kotak uraian bergaris (masing-masing 4 baris) untuk menjawab pertanyaan nomor 1 dan nomor 2.

REFLEKSI

1. Teknik dan alat bantu mana yang paling memudahkanmu saat menyusupkan pakan pada anyaman tunggal maupun ganda?

2. Apa kesulitan yang kamu temui saat menguji coba bahan yang berbeda kelenturannya, dan bagaimana caramu mengatasinya?

3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil menyelesaikan uji coba variasi anyaman tunggal dan ganda hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.