LKPDPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Menguji Coba Variasi Teknik Simpul Kepala, Simpul Tunggal, dan Simpul Ganda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Menguji Coba Variasi Teknik Simpul Kepala, Simpul Tunggal, dan Simpul Ganda".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Menguji Coba Variasi Teknik Simpul Kepala, Simpul Tunggal, dan Simpul Ganda

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menguji Coba Variasi Teknik Simpul Kepala, Simpul Tunggal, dan Simpul Ganda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenguji Coba Variasi Teknik Simpul Kepala, Simpul Tunggal, dan Simpul Ganda
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguji coba variasi teknik penggunaan bahan tali dalam merangkai simpul makrame

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan bahan tali (tali kur atau katun) dan sebatang kayu pensil/ranting kecil sebagai tempat mengikat simpul awal.
  • Lakukan uji coba langkah demi langkah sesuai panduan pada tiap kegiatan.
  • Catat hasil uji coba variasi simpul dengan jujur dan cermat pada lembar kerja yang tersedia.
  • Bekerjasamalah dengan tertib dan rapikan kembali sisa bahan setelah selesai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Uji Coba 1: Variasi Simpul Kepala pada Bahan Tali

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 1 batang pensil/kayu kecil
  • 1 utas tali kur atau katun panjang 50 cm
  • Gunting

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil sebatang pensil/kayu kecil dan seutas tali sepanjang 50 cm.
  2. Lipat tali menjadi dua bagian sama panjang sehingga membentuk lengkungan di tengah.
  3. Lakukan Uji A (Arah Depan): Letakkan lengkungan tali dari depan kayu melingkari ke belakang, lalu tarik kedua ujung tali melewati rongga lengkungan ke arah depan hingga mengunci.
  4. Lakukan Uji B (Arah Belakang): Letakkan lengkungan tali dari belakang kayu melingkari ke depan, lalu tarik kedua ujung tali melewati rongga lengkungan ke arah belakang hingga mengunci.
  5. Amati bentuk kuncian simpul kepala dari kedua uji coba tersebut, lalu lengkapi tabel hasil uji coba.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan uji coba merangkai simpul kepala, bandingkan hasil visual garis simpul pengunci antara Uji A (dari depan) dan Uji B (dari belakang) pada tabel yang disediakan!

Ruang tabel jawaban

Tabel 2 baris:
- Baris 1: Uji A (Arah Depan) -> Posisi tonjolan simpul pengunci: [ ... ]
- Baris 2: Uji B (Arah Belakang) -> Posisi tonjolan simpul pengunci: [ ... ]

Kegiatan 2: Uji Coba 2: Variasi Arah pada Simpul Tunggal

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • 1 batang pensil/kayu kecil
  • 2 utas tali kur/katun panjang 80 cm
  • Selotip kertas untuk menahan pensil di meja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan 2 utas tali (masing-masing 80 cm) yang sudah dipasang dengan simpul kepala pada kayu, sehingga menghasilkan 4 helai tali (2 tali inti di tengah, 2 tali pengikat di tepi kanan dan kiri).
  2. Lakukan Uji Variasi 1 (Arah Kiri Terus-Menerus): Buat simpul tunggal sebanyak 6 kali berturut-turut HANYA diawali dengan menekuk tali tepi kiri membentuk angka 4 melintasi tali tengah, lalu tali kanan diselipkan ke belakang dan ditarik keluar.
  3. Lakukan Uji Variasi 2 (Arah Kanan Terus-Menerus): Pada untaian baru, buat simpul tunggal sebanyak 6 kali berturut-turut HANYA diawali dari tali tepi kanan membentuk huruf D terbalik, lalu tali kiri diselipkan dan ditarik keluar.
  4. Amati arah pilinan/putaran bentuk untaian simpul pada kedua hasil uji coba.

Pertanyaan:

1. Bagaimana perubahan bentuk jalinan tali yang terjadi ketika kamu menguji simpul tunggal searah secara berulang-ulang?

2. Apa perbedaan arah pilinan spiral antara Uji Variasi 1 (tali kiri) dan Uji Variasi 2 (tali kanan)?

Kolom isian singkat bergaris untuk pertanyaan nomor 1 dan nomor 2.

Kegiatan 3: Uji Coba 3: Menguji Variasi Pergantian Arah pada Simpul Ganda

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • 1 batang pensil/kayu kecil
  • 2 utas tali kur/katun panjang 80 cm

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan rangkaian 4 helai tali yang tergantung pada kayu seperti kegiatan sebelumnya.
  2. Langkah 1: Bentuk simpul pertama dari arah kiri (tali kiri ditekuk melintasi depan tali tengah, tali kanan diselipkan ke belakang dan ditarik kencang).
  3. Langkah 2: Bentuk simpul kedua bergantian dari arah kanan (tali kanan ditekuk melintasi depan tali tengah, tali kiri diselipkan ke belakang dan ditarik kencang). Kedua langkah ini membentuk 1 simpul ganda utuh.
  4. Ulangi sebanyak 4 pasang simpul ganda secara bergantian teratur (kiri-kanan, kiri-kanan).
  5. Bandingkan bentuk rangkaian simpul ganda ini dengan bentuk rangkaian simpul tunggal dari Kegiatan 2.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil uji coba merangkai simpul ganda (kiri dan kanan bergantian), bagaimana bentuk penampang untaian tali yang terbentuk?

2. Bandingkan variasi teknik simpul tunggal dan simpul ganda: Mengapa simpul ganda menghasilkan bentuk yang lurus dan rata, sedangkan simpul tunggal menghasilkan pilinan spiral?

Kolom isian singkat untuk pertanyaan nomor 1, dan kotak uraian 3-4 baris untuk pertanyaan nomor 2.

REFLEKSI

1. Saat melakukan uji coba menyimpul tadi, variasi simpul mana yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu kendalikan kerapiannya?

2. Bagaimana caramu menjaga tarikan tali agar simpul makrame yang kamu uji coba menghasilkan jarak yang seragam dan tidak longgar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.