LKPDPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Mengenal Unsur Rupa dan Prinsip Proporsi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Mengenal Unsur Rupa dan Prinsip Proporsi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Mengenal Unsur Rupa dan Prinsip Proporsi

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Unsur Rupa dan Prinsip Proporsi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Unsur Rupa dan Prinsip Proporsi
Alokasi Waktu70 menit (2 × 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi unsur rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna) pada objek di sekitar.
  2. Murid dapat menjelaskan pengertian proporsi sebagai perbandingan ukuran antar bagian objek.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku, tetapi tulislah jawabanmu sendiri dengan kata-katamu sendiri.
  • Gunakan pensil untuk menggambar dan bolpen atau pensil untuk menulis jawaban.
  • Jika ada kata atau istilah yang belum kamu pahami, tandai dan tanyakan kepada gurumu.
  • Jaga kebersihan lembar kerjamu — LKPD yang rapi mencerminkan karya seni yang indah!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Unsur Rupa — Aku Temukan, Aku Catat!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Benda di sekitar kelas atau milik pribadi (tas, sepatu, buku, dll.)
  • Pensil atau bolpen
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan benda-benda yang ada di sekitarmu sekarang: tas, sepatu, meja, jendela, atau pakaian yang kamu pakai.
  2. Pilih SATU benda yang paling menarik perhatianmu.
  3. Amati benda tersebut dengan seksama selama 1–2 menit. Bayangkan kamu adalah seorang detektif seni yang sedang mencari petunjuk!
  4. Temukan unsur rupa yang ada pada benda itu: titik, garis, bidang, bentuk, dan warna.
  5. Catat temuanmu di tabel pada kolom jawaban. Tuliskan nama unsur, deskripsi singkat (apa yang kamu lihat), dan lokasi/posisinya pada benda.
  6. Jika sudah selesai, bandingkan temuanmu dengan teman sebangkumu — apakah kalian menemukan hal yang sama atau berbeda?

Pertanyaan:

1. Benda apa yang kamu pilih untuk diamati? Mengapa benda itu yang kamu pilih?

2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil pengamatanmu terhadap benda yang kamu pilih!

Ruang tabel jawaban

3. Dari kelima unsur rupa (titik, garis, bidang, bentuk, warna), unsur mana yang paling mudah kamu temukan? Mengapa menurut pendapatmu?

4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: apakah kalian menemukan unsur rupa yang berbeda pada benda yang sama atau berbeda? Tuliskan satu hal menarik dari diskusi kalian!

Jawaban no.1 dan no.3: tulis uraian minimal 2 kalimat di kotak yang tersedia. Jawaban no.2: isi tabel 4 kolom — (1) Nama Unsur Rupa, (2) Apa yang Kamu Lihat, (3) Di Mana Letaknya pada Benda, (4) Sketsa Kecil Opsional — dengan 5 baris untuk 5 unsur. Jawaban no.4: tulis 1–2 kalimat hasil diskusi.

Kegiatan 2: Proporsi Itu Apa, Sih? — Mengukur dan Membandingkan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Ilustrasi Gambar A dan Gambar B yang disiapkan guru (dua gambar wajah atau figur manusia: satu proporsional, satu tidak proporsional)
  • Penggaris
  • Pensil atau bolpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca teks singkat berikut terlebih dahulu, lalu kerjakan pertanyaan-pertanyaan di bawahnya.
  2. TEKS: Pernahkah kamu melihat gambar kepala manusia yang kebesaran dibanding badannya, atau gambar pohon yang kelihatan aneh karena batangnya kurus tapi daunnya sangat besar? Nah, itulah contoh gambar yang tidak proporsional! Proporsi adalah perbandingan ukuran antara satu bagian dengan bagian lain dalam sebuah objek. Ketika proporsi tepat, gambar terlihat 'pas', enak dipandang, dan sesuai dengan bentuk aslinya.
  3. Perhatikan dua gambar ilustrasi wajah yang diberikan gurumu (Gambar A dan Gambar B).
  4. Amati perbandingan ukuran bagian-bagian wajah: mata, hidung, mulut, dan telinga terhadap ukuran keseluruhan wajah.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu.
  6. Untuk pertanyaan terakhir, gunakan penggaris untuk mengukur jika diperlukan.

Pertanyaan:

1. Dengan kata-katamu sendiri, apa yang dimaksud dengan proporsi dalam seni rupa?

2. Perhatikan Gambar A dan Gambar B yang diberikan gurumu. Manakah gambar yang proporsional dan manakah yang tidak proporsional? Jelaskan perbedaan yang kamu lihat dengan menyebutkan bagian-bagian yang terlihat tidak sesuai ukurannya!

3. Lengkapi kalimat-kalimat berikut berdasarkan pemahamanmu:

  1. Jika kepala manusia digambar terlalu besar dibanding badannya, gambar itu terlihat ___________.
    1. Proporsi yang tepat membuat sebuah gambar terlihat ___________.
    2. Contoh benda di sekitarku yang mudah terlihat proporsionalnya adalah ___________ karena ___________.

4. Perhatikan sebuah benda di sekitarmu (boleh benda yang berbeda dari Kegiatan 1). Coba deskripsikan proporsi benda tersebut: bagian mana yang lebih besar, bagian mana yang lebih kecil, dan apakah ukurannya terlihat 'pas' atau tidak? Tuliskan dalam 3–4 kalimat.

Jawaban no.1: tulis 1–2 kalimat definisi di kotak isian. Jawaban no.2: tulis uraian 3–5 kalimat dengan menyebut nama gambar (A atau B) dan bagian spesifik yang diamati. Jawaban no.3: isi langsung titik-titik pada tiga kalimat rumpang. Jawaban no.4: tulis paragraf singkat 3–4 kalimat.

Kegiatan 3: Aku Seniman Cilik — Menggambar dengan Mata dan Pikiran

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil 2B atau pensil biasa
  • Penghapus
  • Penggaris (opsional)
  • Objek nyata untuk diamati: buah, tempat pensil, atau benda lain yang disetujui guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini saatnya kamu menjadi seniman! Kamu akan menggambar sebuah objek sederhana dari pengamatanmu.
  2. Pilih salah satu objek berikut untuk digambar: (a) buah-buahan di atas meja, (b) tempat pensil dengan beberapa pensil di dalamnya, atau (c) benda lain yang ada di sekitarmu dan disetujui gurumu.
  3. Sebelum menggambar, amati objek pilihanmu selama 1 menit. Perhatikan: unsur rupa apa saja yang ada? Bagaimana proporsi bagian-bagiannya?
  4. Gambar objek tersebut di kotak yang tersedia. Usahakan proporsinya sesuai dengan objek aslinya — tidak perlu sempurna, yang penting kamu berusaha!
  5. Setelah selesai menggambar, beri label/keterangan pada gambarmu: tunjukkan minimal 3 unsur rupa yang bisa kamu temukan di gambarmu sendiri (misalnya: 'ini garis lurus', 'ini bidang segitiga', dll.).
  6. Terakhir, jawab pertanyaan refleksi di bawah gambarmu.

Pertanyaan:

1. Gambarlah objek pilihanmu di kotak yang tersedia! Beri judul gambarmu dan tambahkan label untuk menunjukkan minimal 3 unsur rupa yang kamu temukan dalam gambarmu.

Ruang gambar

2. Saat menggambar tadi, bagian mana yang paling sulit kamu buat agar proporsinya tepat? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya?

3. Setelah kamu menggambar dan memberi label unsur rupa, tuliskan: menurutmu, apakah gambarmu sudah proporsional? Apa buktinya? Jika belum, bagian mana yang perlu diperbaiki?

Pertanyaan no.1: kotak gambar kosong berukuran minimal 10×10 cm dengan baris judul di atas dan ruang label/keterangan di sekitar gambar. Pertanyaan no.2 dan no.3: masing-masing kotak isian uraian minimal 3 baris untuk menulis jawaban.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, unsur rupa mana yang paling sering kamu temukan di benda-benda sekitarmu? Mengapa menurutmu unsur itu begitu sering muncul?

2. Setelah belajar tentang proporsi, apakah kamu sekarang melihat benda-benda di sekitarmu dengan cara yang berbeda? Ceritakan satu contoh benda yang kamu perhatikan proporsinya setelah pelajaran ini!

3. Jika kamu bisa menggambar ulang gambarmu di Kegiatan 3, hal apa yang ingin kamu perbaiki? Apa yang sudah kamu anggap berhasil?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.