LKPDPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Membuktikan Keberadaan Prinsip Ritme pada Objek

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 5 dengan topik "Membuktikan Keberadaan Prinsip Ritme pada Objek". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 5: Membuktikan Keberadaan Prinsip Ritme pada Objek

Seni Rupa - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membuktikan Keberadaan Prinsip Ritme pada Objek

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembuktikan Keberadaan Prinsip Ritme pada Objek
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuktikan keberadaan prinsip ritme pada objek dengan menunjukkan pola pengulangan unsur seni rupa.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara urut dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Pada kegiatan pengamatan, gunakan mata dan pikiranmu dengan teliti — tidak ada jawaban yang salah selama kamu mengamati sungguh-sungguh!
  • Boleh berdiskusi dengan teman satu kelompok, tetapi tuliskan jawabanmu dengan kata-katamu sendiri.
  • Jaga kebersihan dan ketertiban selama bekerja, terutama saat menggunakan alat gambar.
  • Jika ada yang kurang jelas, angkat tangan dan tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Ritme — Aku Amati, Aku Temukan!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD bergambar (4 gambar objek telah tercetak)
  • Pensil warna atau spidol tipis untuk menandai pola pengulangan pada gambar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kotak 'Tahukah Kamu?' di bawah ini terlebih dahulu.
  2. Kotak Tahukah Kamu?: Ritme dalam seni rupa adalah pengulangan satu atau lebih unsur seni rupa (bentuk, warna, garis, atau tekstur) yang menciptakan kesan gerak dan irama. Contoh: ubin lantai yang berulang, jendela yang berjejer, atau daun-daun yang tersusun teratur.
  3. Setelah membaca, perhatikan 4 gambar objek yang tersedia di lembar ini (gambar jendela sekolah, lantai keramik, deretan pohon, dan kain batik).
  4. Untuk setiap gambar, identifikasi: unsur seni rupa apa yang berulang, bagaimana pola pengulangannya, dan apakah objek itu mengandung prinsip ritme.
  5. Isi tabel pengamatan pada kolom jawaban yang tersedia.
  6. Lingkari atau tandai bagian yang menunjukkan pengulangan langsung pada gambar menggunakan pensil warna.

Pertanyaan:

1. Perhatikan gambar jendela sekolah. Unsur seni rupa apa yang kamu lihat berulang pada jendela tersebut? Jelaskan polanya!

2. Lengkapi tabel pengamatan berikut untuk keempat objek yang kamu amati!

Ruang tabel jawaban

3. Dari keempat objek di atas, objek mana yang menurutmu paling jelas menunjukkan prinsip ritme? Mengapa?

Tabel 4 baris × 4 kolom: (kolom) Nama Objek | Unsur Seni Rupa yang Berulang | Bagaimana Pola Pengulangannya | Apakah Ada Ritme? (Ya/Tidak). Sediakan juga ruang uraian bebas untuk soal nomor 1 dan 3 (minimal 4 baris garis tulis).

Kegiatan 2: Berburu Ritme di Lingkungan Sekolah

Estimasi: 30 menit (15 menit observasi lapangan + 15 menit melengkapi laporan di kelas)

Alat & Bahan:

  • Pensil (untuk sketsa lapangan)
  • Penghapus
  • Pensil warna (opsional, untuk mewarnai sketsa)
  • Clipboard atau buku alas menulis (saat di luar kelas)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompokmu (3–4 orang), keluarlah ke area sekitar kelas atau sekolah yang sudah ditentukan gurumu.
  2. Tugasmu adalah menemukan minimal 3 objek nyata (benda alam atau buatan manusia) yang mengandung prinsip ritme.
  3. Untuk setiap objek yang kamu temukan, lakukan langkah berikut: (a) Catat nama/lokasi objek, (b) Gambar sketsa sederhana objek tersebut di kotak sketsa yang tersedia, (c) Tandai bagian mana yang menunjukkan pengulangan unsur seni rupa.
  4. Kamu punya waktu 15 menit untuk berburu dan menggambar. Gunakan waktu sebaik-baiknya!
  5. Setelah kembali ke kelas, lengkapi tabel laporan temuanmu.

Pertanyaan:

1. Gambarlah sketsa 3 objek yang kamu temukan di kotak sketsa yang tersedia, lalu beri label unsur seni rupa apa yang berulang pada masing-masing objek!

Ruang gambar

2. Dari ketiga objek yang kamu temukan, isilah tabel laporan hasil buruanmu!

Ruang tabel jawaban

3. Diskusikan bersama kelompokmu: Apakah menurutmu ritme pada benda buatan manusia berbeda dengan ritme pada benda alam? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu!

3 kotak sketsa berukuran 7×7 cm (tersedia di lembar LKPD untuk menggambar objek). Tabel laporan 3 baris × 5 kolom: Nama Objek | Lokasi | Unsur yang Berulang | Jenis Pengulangan | Terbukti Ada Ritme? Serta ruang uraian diskusi kelompok minimal 5 baris.

Kegiatan 3: Aku Bisa Buktikan! — Presentasi Mini & Kartu Ritme

Estimasi: 20 menit (10 menit membuat Kartu Ritme + 10 menit presentasi & evaluasi individu)

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau karton putih ukuran A5 (untuk Kartu Ritme)
  • Pensil, pensil warna, atau krayon
  • Penggaris
  • Spidol hitam tipis (untuk outline dan tulisan judul)
  • Selotip atau perekat (untuk menempelkan di papan pajang)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan hasil temuan dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2 untuk kegiatan ini.
  2. Setiap kelompok akan membuat satu 'Kartu Ritme' — sebuah karya visual sederhana di kertas karton/HVS yang membuktikan prinsip ritme.
  3. Langkah membuat Kartu Ritme: (a) Pilih SATU objek terbaikmu dari hasil pengamatan, (b) Gambar objek tersebut dengan menunjukkan minimal 3 pengulangan unsur seni rupanya, (c) Beri judul kartu dan tuliskan 1 kalimat penjelas di bawah gambar.
  4. Setelah Kartu Ritme selesai, siapkan presentasi singkat (1–2 menit per kelompok) untuk menjawab pertanyaan: 'Objek apa yang kami pilih? Unsur apa yang berulang? Bagaimana hal itu membuktikan adanya prinsip ritme?'
  5. Tempelkan Kartu Ritme kelompokmu di papan pajang kelas.
  6. Setelah semua kelompok presentasi, jawab pertanyaan evaluasi secara individu di lembar ini.

Pertanyaan:

1. Tuliskan kalimat penjelas untuk Kartu Ritme kelompokmu! Kalimat tersebut harus menjelaskan: nama objek, unsur seni rupa yang berulang, dan mengapa objek itu membuktikan adanya prinsip ritme.

2. Setelah melihat kartu ritme milik kelompok lain, pilih satu kartu yang paling menarik perhatianmu. Tuliskan: (a) objek apa yang mereka pilih, (b) unsur apa yang berulang, dan (c) apa yang membuatmu tertarik.

3. Lengkapi kalimat pembuktian berikut dengan kata-katamu sendiri: 'Prinsip ritme terbukti ada pada objek _______ karena terdapat pengulangan unsur seni rupa berupa _______ yang berpola _______, sehingga menciptakan kesan _______.'

Satu kotak gambar besar (12×10 cm) untuk menggambar Kartu Ritme di lembar LKPD sebagai dokumentasi. Ruang uraian untuk soal nomor 1 dan 2 masing-masing minimal 4 baris. Satu baris isian untuk soal nomor 3 (kalimat rumpang dengan 4 titik-titik yang cukup panjang).

REFLEKSI

1. Sebelum hari ini, apakah kamu pernah memperhatikan adanya pola pengulangan pada benda-benda di sekitarmu? Sekarang setelah belajar tentang ritme, apa yang berubah dari cara kamu melihat benda-benda di sekitarmu?

2. Kegiatan mana yang paling membuatmu 'AHA!' atau paling berkesan hari ini — mengamati gambar, berburu ritme di lingkungan sekolah, atau membuat Kartu Ritme? Jelaskan mengapa!

3. Menurutmu, mengapa seniman dan desainer menggunakan prinsip ritme dalam karya atau benda yang mereka buat? Berikan satu contoh dari kehidupan sehari-harimu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.