LKPDPertemuan 9Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membuat Miniatur Bangunan Impian (Pertemuan 2)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 4 dengan topik "Membuat Miniatur Bangunan Impian (Pertemuan 2)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membuat Miniatur Bangunan Impian (Pertemuan 2)

Seni Rupa - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Membuat Miniatur Bangunan Impian (Pertemuan 2)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMembuat Miniatur Bangunan Impian (Pertemuan 2)
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyelesaikan miniatur bangunan impian dengan penempelan yang kuat dan rapi.

PETUNJUK UMUM

  • Selamat datang di pertemuan ke-2 membuat miniatur bangunan impianmu!
  • Hari ini kamu akan menyelesaikan miniatur bangunan yang sudah kamu mulai minggu lalu.
  • Pastikan semua bahan dan alat yang kamu bawa sudah lengkap.
  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai bekerja.
  • Bekerjalah dengan hati-hati dan nikmati setiap prosesnya!
  • Ingat: kekuatan dan kerapian penempelan adalah kunci miniatur yang kokoh dan indah.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Melanjutkan Penyusunan dan Penempelan Bangunan Impian

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Miniatur bangunan yang sudah dimulai
  • Benda-benda bekas (organik/anorganik) yang sudah dikumpulkan
  • Lem (lem tembak/lem putih/lem UHU)
  • Gunting (jika perlu memotong)
  • Kain lap (untuk membersihkan lem berlebih)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan miniatur bangunan impianmu yang sudah dimulai pada pertemuan sebelumnya.
  2. Periksa kembali benda-benda yang sudah ditempel. Apakah ada yang kurang kuat? Tambahkan lem jika perlu.
  3. Lanjutkan menyusun dan menempelkan benda-benda yang belum terpasang.
  4. Perhatikan keseimbangan bangunanmu! Pastikan dapat berdiri kokoh tanpa roboh.
  5. Gunakan lem secukupnya (tidak terlalu banyak agar tidak berantakan, tidak terlalu sedikit agar kuat).
  6. Tekan setiap benda yang ditempel selama 10-15 detik agar menempel sempurna.
  7. Susun dari bagian bawah (fondasi) ke atas (atap) agar lebih kokoh.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 bagian utama dari bangunan impianmu dan bahan apa yang kamu gunakan untuk setiap bagian!

Ruang tabel jawaban

2. Apa tantangan yang kamu hadapi saat menempelkan benda-benda menjadi bangunan? Bagaimana kamu mengatasinya?

Jawaban nomor 1 ditulis dalam tabel dengan 3 kolom: Bagian Bangunan | Bahan yang Digunakan | Alasan Memilih Bahan. Jawaban nomor 2 ditulis dalam bentuk paragraf minimal 3 kalimat.

Kegiatan 2: Mengeringkan dan Memperkuat Konstruksi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Miniatur bangunan yang sudah selesai ditempel
  • Lem tambahan (jika diperlukan)
  • Kain lap
  • Pensil dan pensil warna untuk menggambar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah semua benda selesai ditempel, letakkan miniatur bangunanmu di tempat yang aman dan datar.
  2. Biarkan lem mengering sempurna (sekitar 10-15 menit).
  3. Sambil menunggu, periksa bagian-bagian yang mungkin masih kurang kuat.
  4. Jika ada bagian yang goyang atau lepas, tambahkan lem dan perkuat dengan menekan kembali.
  5. Pastikan bangunanmu dapat berdiri sendiri tanpa bantuan.
  6. Bersihkan lem yang menetes atau berantakan dengan kain lap.

Pertanyaan:

1. Bagaimana cara kamu memastikan miniatur bangunanmu dapat berdiri kokoh?

2. Gambarlah miniatur bangunan impianmu yang sudah selesai! Beri label pada setiap bagian pentingnya.

Ruang gambar

Jawaban nomor 1 ditulis dalam bentuk paragraf minimal 4 kalimat yang menjelaskan teknik dan caramu. Jawaban nomor 2 digambar di kotak yang disediakan (ukuran ±10x10 cm) dengan pensil atau pensil warna, lengkap dengan label pada setiap bagian.

Kegiatan 3: Presentasi dan Apresiasi Karya

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Miniatur bangunan yang sudah selesai
  • Buku catatan untuk mencatat apresiasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Saatnya memamerkan miniatur bangunan impianmu!
  2. Letakkan miniatur bangunanmu di meja kelompokmu.
  3. Bersiaplah untuk menceritakan tentang bangunan impianmu kepada teman-teman.
  4. Saat presentasi, jelaskan: (1) Bangunan apa yang kamu buat, (2) Bahan apa saja yang kamu gunakan, (3) Bagian mana yang paling sulit dibuat, (4) Mengapa ini adalah bangunan impianmu.
  5. Dengarkan presentasi teman-temanmu dengan baik dan berikan apresiasi.
  6. Amati karya teman-temanmu dan catat hal menarik yang kamu lihat.

Pertanyaan:

1. Ceritakan tentang miniatur bangunan impianmu! Mengapa kamu memilih bentuk bangunan ini?

2. Tuliskan 2 hal menarik yang kamu lihat dari karya teman-temanmu!

Ruang tabel jawaban

3. Diskusikan dengan kelompokmu: Apa yang membuat sebuah bangunan miniatur terlihat kuat dan rapi?

Jawaban nomor 1 ditulis dalam bentuk paragraf minimal 5 kalimat. Jawaban nomor 2 ditulis dalam tabel dengan 2 kolom: Nama Teman & Karya | Hal Menarik yang Diamati. Jawaban nomor 3 ditulis dalam bentuk poin-poin hasil diskusi kelompok (minimal 4 poin).

REFLEKSI

1. Apa perasaanmu setelah berhasil menyelesaikan miniatur bangunan impianmu? Apakah kamu bangga dengan hasil karyamu?

2. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari kegiatan membuat miniatur bangunan ini?

3. Jika kamu membuat miniatur lagi di lain waktu, apa yang akan kamu lakukan dengan cara berbeda untuk hasil yang lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.