LKPDPertemuan 7Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Merancang Miniatur Bangunan Impian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 4 dengan topik "Merancang Miniatur Bangunan Impian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Merancang Miniatur Bangunan Impian

Seni Rupa - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Merancang Miniatur Bangunan Impian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMerancang Miniatur Bangunan Impian
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merancang miniatur bangunan impian dengan mempertimbangkan keseimbangan dan komposisi.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan urut, jangan dilewati.
  • Gunakan imajinasimu untuk merancang bangunan impian yang menarik.
  • Perhatikan prinsip keseimbangan agar bangunanmu bisa berdiri kokoh.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru atau teman sebelahmu.
  • Selamat berkarya dan bersenang-senang!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati dan Menggali Ide Bangunan Impian

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Kertas atau buku tulis
  • Pensil warna atau krayon (untuk mewarnai sketsa)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pejamkan matamu sejenak dan bayangkan bangunan impianmu. Bangunan apa yang ingin kamu buat? Istana? Rumah pohon? Stasiun antariksa? Atau bentuk lainnya?
  2. Buka matamu dan tuliskan ide bangunan impianmu di kolom yang tersedia.
  3. Amati benda-benda di sekitarmu (kotak, botol, kardus, tabung, dll). Benda mana saja yang bisa kamu gunakan untuk membuat miniatur bangunanmu?
  4. Gambar sketsa sederhana bangunan impianmu. Tidak perlu bagus, yang penting idenya jelas!
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang ada untuk membantu merancang bangunanmu.

Pertanyaan:

1. Bangunan impian apa yang ingin kamu buat? Ceritakan mengapa kamu memilih bangunan tersebut.

2. Gambarkan sketsa sederhana bangunan impianmu di kotak ini. Beri label pada bagian-bagian pentingnya (atap, pintu, jendela, dll).

Ruang gambar

3. Benda-benda apa saja yang akan kamu gunakan untuk membuat miniatur bangunanmu? Tuliskan minimal 5 benda.

Sediakan kotak kosong untuk sketsa gambar ukuran 10x10 cm, dan garis-garis untuk jawaban uraian dan isian.

Kegiatan 2: Merancang Susunan dengan Prinsip Keseimbangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Benda-benda yang sudah disiapkan (untuk diamati)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya merencanakan bagaimana kamu menyusun benda-bendamu agar seimbang!
  2. Ingat, keseimbangan artinya miniatur bangunanmu bisa berdiri kokoh dan tidak mudah roboh.
  3. Amati gambar contoh keseimbangan yang ditunjukkan guru atau yang ada di buku.
  4. Rencanakan: bagian mana yang menjadi dasar (paling bawah), bagian tengah, dan bagian atas bangunanmu.
  5. Isi tabel perencanaan untuk membantumu menyusun dengan baik.
  6. Diskusikan rencanamu dengan teman sebangku. Apakah rencanamu sudah seimbang?

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perencanaan susunan bangunanmu berdasarkan prinsip keseimbangan.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa bagian bawah bangunan harus lebih kuat atau lebih besar daripada bagian atas?

3. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Apa yang bisa terjadi jika kamu meletakkan benda berat di bagian paling atas bangunan? Tuliskan hasil diskusimu.

Sediakan tabel 3 kolom (Bagian Bangunan | Benda yang Digunakan | Alasan) dengan 3 baris (Bagian Bawah/Dasar, Bagian Tengah, Bagian Atas). Sediakan garis-garis untuk jawaban uraian dan diskusi.

Kegiatan 3: Membuat dan Mengevaluasi Miniatur Bangunan Impian

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Semua benda yang sudah dipilih (kotak, botol, kardus, dll)
  • Lem putih atau lem tembak (dibantu guru)
  • Gunting
  • Kertas warna, kertas kado, atau bahan hias lainnya
  • Spidol atau pensil warna untuk menghias

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang waktunya mewujudkan rancanganmu menjadi miniatur bangunan yang nyata!
  2. Siapkan semua alat dan bahan yang sudah kamu rencanakan.
  3. Mulai menyusun dan menempelkan benda-benda sesuai rencana tabel keseimbangan yang sudah kamu buat.
  4. Susun dari bagian bawah (dasar) terlebih dahulu, lalu bagian tengah, dan terakhir bagian atas.
  5. Gunakan lem untuk menempelkan benda-benda agar kuat menempel.
  6. Setelah selesai, periksa apakah bangunanmu sudah seimbang dengan mencoba meletakkannya di meja. Apakah bangunanmu bisa berdiri kokoh?
  7. Hias bangunanmu dengan kertas warna atau bahan lain agar lebih menarik.
  8. Jawab pertanyaan evaluasi untuk merefleksikan hasil karyamu.

Pertanyaan:

1. Apakah miniatur bangunanmu bisa berdiri kokoh dan seimbang? Jika tidak, bagian mana yang perlu diperbaiki?

2. Apa tantangan atau kesulitan yang kamu hadapi saat membuat miniatur bangunan impianmu? Bagaimana kamu mengatasinya?

3. Beri nama untuk bangunan impianmu dan ceritakan apa fungsi atau keistimewaan bangunan tersebut.

Sediakan garis-garis untuk setiap jawaban uraian (minimal 3-4 baris per pertanyaan).

REFLEKSI

1. Apa yang paling kamu sukai dari proses membuat miniatur bangunan impianmu? Mengapa?

2. Bagaimana perasaanmu ketika miniatur bangunanmu berhasil berdiri kokoh dan seimbang?

3. Jika kamu bisa membuat miniatur bangunan lagi, apa yang akan kamu ubah atau tambahkan agar lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.