LKPDPertemuan 1Bab 4Fase BSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Mengenal Bentuk dan Bangun Ruang di Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 4 dengan topik "Mengenal Bentuk dan Bangun Ruang di Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Mengenal Bentuk dan Bangun Ruang di Sekitar

Seni Rupa - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Bentuk dan Bangun Ruang di Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Bentuk dan Bangun Ruang di Sekitar
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi bentuk simetris dan asimetris pada benda di sekitar.
  2. Mengidentifikasi bangun ruang pada benda di sekitar (kubus, tabung, dll).

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan, mulai dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Gunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan dengan hati-hati.
  • Diskusikan dengan teman sekelompokmu jika ada kegiatan kelompok.
  • Tanyakan kepada guru jika ada yang kurang jelas.
  • Kerjakan dengan semangat dan nikmati proses belajarmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Berburu Bentuk di Sekitarku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati ruang kelasmu dengan saksama selama 5 menit.
  2. Cari benda-benda yang ada di dalam kelas (seperti meja, kursi, jam dinding, penghapus, tempat pensil, dll).
  3. Perhatikan bentuk benda tersebut. Apakah bentuknya bisa dibagi menjadi dua bagian yang sama persis jika dilipat? Jika ya, itu bentuk simetris. Jika tidak, itu bentuk asimetris.
  4. Catat temuanmu pada tabel yang disediakan.
  5. Jika sudah selesai, bandingkan temuanmu dengan teman sebangkumu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan mencari 5 benda di kelasmu, lalu tentukan apakah bentuknya simetris atau asimetris!

Ruang tabel jawaban

2. Gambar salah satu benda simetris yang kamu temukan, lalu beri garis lipat yang menunjukkan bagian yang sama!

Ruang gambar

3. Menurutmu, mengapa penting mengenali bentuk simetris dan asimetris pada benda di sekitar kita?

Untuk pertanyaan 1: Buat tabel dengan 3 kolom (No., Nama Benda, Simetris/Asimetris). Untuk pertanyaan 2: Sediakan kotak gambar ukuran 10x10 cm. Untuk pertanyaan 3: Tulis jawaban 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Detektif Bangun Ruang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Benda bekas (kardus, kaleng, kotak, dll)
  • Pensil
  • Penghapus
  • Pensil warna
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang, kamu akan menjadi detektif bangun ruang!
  2. Amati kembali benda-benda di sekitarmu, tetapi kali ini perhatikan bangun ruang apa yang membentuk benda tersebut.
  3. Ingat bangun ruang yang sudah kamu pelajari: kubus, balok, tabung, bola, kerucut, dan limas.
  4. Cari benda bekas yang tidak terpakai di sekitar kelas atau yang kamu bawa dari rumah (seperti kardus bekas, kaleng bekas, kotak pensil, dll).
  5. Kelompokkan benda-benda tersebut berdasarkan bangun ruangnya.
  6. Catat temuanmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan mencari minimal 6 benda di sekitarmu, lalu identifikasi bangun ruang apa yang membentuknya!

Ruang tabel jawaban

2. Pilih 3 benda bekas yang kamu temukan, lalu sketsa bentuknya di kotak yang disediakan. Beri nama benda dan bangun ruangnya!

Ruang gambar

3. Diskusikan dengan kelompokmu: Apakah satu benda bisa terdiri dari lebih dari satu jenis bangun ruang? Berikan contohnya!

Untuk pertanyaan 1: Buat tabel dengan 3 kolom (No., Nama Benda, Bangun Ruang). Untuk pertanyaan 2: Sediakan 3 kotak gambar masing-masing ukuran 8x8 cm. Untuk pertanyaan 3: Tulis hasil diskusi 4-6 kalimat.

Kegiatan 3: Galeri Bentuk dan Bangun Ruangku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 3 benda bekas (pilihan murid)
  • Lem (opsional, jika ingin direkatkan)
  • Pensil dan pensil warna
  • Kamera HP (opsional, untuk foto)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kini saatnya kamu membuat karya dari hasil penemuanmu!
  2. Pilih 3 benda bekas yang sudah kamu identifikasi tadi.
  3. Susun ketiga benda tersebut menjadi bentuk yang menarik (bisa seperti robot, bangunan sederhana, atau bentuk kreativimu sendiri).
  4. Perhatikan keseimbangan saat menyusun benda-benda tersebut agar tidak mudah roboh.
  5. Ambil foto atau gambar hasil susunanmu di lembar yang disediakan.
  6. Beri nama karya seni konstruksimu dan jelaskan bangun ruang apa saja yang kamu gunakan.

Pertanyaan:

1. Gambar atau tempelkan foto hasil susunan benda bekasmu di sini!

Ruang gambar

2. Beri nama karya seni konstruksimu dan jelaskan bangun ruang apa saja yang kamu gunakan!

3. Apakah bentuk benda-benda yang kamu gunakan termasuk simetris atau asimetris? Jelaskan!

4. Apa yang paling menyenangkan saat kamu membuat karya konstruksi ini?

Untuk pertanyaan 1: Sediakan kotak gambar/foto ukuran 12x15 cm. Untuk pertanyaan 2, 3, dan 4: Tulis jawaban masing-masing 3-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang bentuk dan bangun ruang?

2. Bagaimana perasaanmu saat mengamati dan mengidentifikasi bentuk serta bangun ruang pada benda di sekitarmu?

3. Apakah kamu akan lebih memperhatikan bentuk dan bangun ruang benda-benda di rumahmu setelah belajar hari ini? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.