LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membuat Sketsa Karya Tiga Dimensi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 4 dengan topik "Membuat Sketsa Karya Tiga Dimensi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membuat Sketsa Karya Tiga Dimensi
Seni Rupa - Kelas 4
Bab 3 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B) Topik: Membuat Sketsa Karya Tiga Dimensi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Yuk, Amati dan Kenali Unsur Rupa!Estimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lihat gambar diorama rumah adat di bawah ini. Tuliskan 3 unsur rupa yang kamu temukan pada gambar tersebut, lalu berikan contohnya! Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, mengapa sebuah diorama rumah adat perlu dibuat dengan bagian kiri dan kanan yang seimbang? Tuliskan pendapatmu dalam 2–3 kalimat! 3. Dari pilihan berikut, berilah tanda centang (✓) pada unsur rupa yang menurutmu PALING PENTING saat membuat sketsa diorama, lalu jelaskan alasanmu! Jawab pertanyaan no. 1 pada tabel 3 kolom: No. | Unsur Rupa | Contoh yang Ditemukan. Jawab pertanyaan no. 2 dan 3 pada kotak uraian di bawah masing-masing soal. Kegiatan 2: Saatnya Membuat Sketsa Dioramaku!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tema yang aku pilih adalah: __________. Tuliskan alasanmu memilih tema tersebut dalam 1–2 kalimat! 2. Sebelum menggambar, tuliskan rencanamu: bagian-bagian apa saja yang akan ada dalam sketsamu? Tuliskan minimal 4 bagian! 3. Buatlah SKETSA diorama pilihanmu di kotak gambar di bawah ini! Beri keterangan (label) pada setiap bagian sketsa. Tunjukkan minimal 2 unsur rupa dalam sketsamu dengan menuliskan keterangannya di pinggir gambar. Ruang gambar 4. Setelah membuat sketsa, periksa kembali karyamu. Apakah sketsamu sudah seimbang? Beri tanda pada gambar bagian yang menurutmu masih perlu diperbaiki, lalu tuliskan apa yang ingin kamu perbaiki! Pertanyaan no. 1: isi titik-titik dan kotak uraian singkat. Pertanyaan no. 2: tulis daftar bagian dalam kotak perencanaan. Pertanyaan no. 3: gambar sketsa di kotak gambar berukuran 12x10 cm yang tersedia, lengkap dengan label. Pertanyaan no. 4: beri tanda lingkaran pada bagian sketsa yang perlu diperbaiki, lalu tulis penjelasan di kotak uraian. Kegiatan 3: Berbagi dan Belajar Bersama TemanEstimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Setelah melihat sketsa milik temanmu, tuliskan:
2. Diskusikan bersama temanmu: Apa perbedaan antara sketsa untuk karya DUA dimensi dan sketsa untuk karya TIGA dimensi? Tuliskan hasil diskusi kalian dalam tabel perbandingan! Ruang tabel jawaban 3. Setelah mendapat masukan dari temanmu, tuliskan 1 perbaikan yang akan kamu lakukan pada sketsamu sebelum membuat karya 3D sesungguhnya dari plastisin! Pertanyaan no. 1: tulis jawaban di kotak isian dua baris (a dan b). Pertanyaan no. 2: isi tabel 3 kolom — Aspek | Sketsa 2 Dimensi | Sketsa 3 Dimensi — dengan minimal 3 baris aspek. Pertanyaan no. 3: tulis di kotak uraian singkat. REFLEKSI1. Apa bagian yang paling menyenangkan saat membuat sketsa diorama hari ini? Mengapa bagian itu terasa menyenangkan bagimu? 2. Unsur rupa apa yang paling sulit kamu terapkan dalam sketsamu? Apa yang akan kamu coba lakukan agar lebih mudah memahaminya? 3. Bayangkan sketsamu sudah menjadi diorama 3D dari plastisin. Bagaimana perasaanmu jika karya itu dipajang dan dilihat oleh teman-teman dan keluargamu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.