LKPDPertemuan 3Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membedakan Pewarna Kering dan Pewarna Basah

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 4 dengan topik "Membedakan Pewarna Kering dan Pewarna Basah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membedakan Pewarna Kering dan Pewarna Basah

Seni Rupa - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Membedakan Pewarna Kering dan Pewarna Basah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMembedakan Pewarna Kering dan Pewarna Basah
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membedakan karakteristik pewarna kering dan pewarna basah melalui pengamatan hasil goresan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan!
  • Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk setiap kegiatan.
  • Kerjakan dengan hati-hati dan amati perbedaan dengan saksama.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan pada guru.
  • Selamat berkarya dan menemukan keunikan pewarna!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Pewarna Kering dan Basah

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Berbagai jenis pewarna kering (pensil warna, krayon, pastel)
  • Berbagai jenis pewarna basah (cat air, cat poster)
  • Kain lap untuk membersihkan tangan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati berbagai pewarna yang disediakan guru di meja kelompokmu.
  2. Sentuh dan rasakan tekstur masing-masing pewarna dengan hati-hati.
  3. Perhatikan bentuk, kemasan, dan cara penggunaannya.
  4. Kelompokkan pewarna tersebut menjadi dua jenis: pewarna kering dan pewarna basah.
  5. Tuliskan nama-nama pewarna pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama-nama pewarna kering yang kamu temukan!

2. Tuliskan nama-nama pewarna basah yang kamu temukan!

3. Apa perbedaan yang kamu rasakan saat menyentuh pewarna kering dan pewarna basah?

Tulis jawabanmu dalam bentuk daftar untuk nomor 1 dan 2. Untuk nomor 3, tulis dalam 2-3 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Mencoba Goresan Pewarna

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar A4
  • Pensil dan penggaris
  • Pewarna kering: pensil warna, krayon, pastel
  • Pewarna basah: cat air, kuas, cat poster, spidol
  • Wadah air
  • Kain lap

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil kertas gambar yang sudah disiapkan.
  2. Bagi kertas menjadi dua bagian dengan menarik garis di tengah menggunakan pensil dan penggaris.
  3. Di bagian kiri, buat goresan menggunakan pewarna kering (pilih 3 jenis, misalnya pensil warna, krayon, dan pastel).
  4. Di bagian kanan, buat goresan menggunakan pewarna basah (pilih 3 jenis, misalnya cat air dengan kuas, cat poster, dan spidol basah).
  5. Buat goresan berbentuk garis lurus, garis lengkung, dan lingkaran kecil untuk setiap pewarna.
  6. Amati hasil goresanmu dengan saksama dan tunggu hingga kering.
  7. Sentuh perlahan hasil goresan setelah kering dan rasakan perbedaannya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan hasil goresan pewarna berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apa yang terjadi jika kamu menyentuh goresan pewarna basah sebelum kering? Apakah hal yang sama terjadi pada pewarna kering?

3. Menurutmu, pewarna mana yang lebih mudah dibersihkan dari tangan? Mengapa?

Untuk nomor 1, buat tabel dengan 5 kolom dan minimal 6 baris (3 pewarna kering + 3 pewarna basah). Untuk nomor 2 dan 3, tulis jawabanmu dalam 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Membuat Kartu Perbandingan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton atau manila
  • Pensil, penggaris, dan penghapus
  • Pewarna kering dan basah untuk hiasan
  • Lem (jika akan menempel contoh goresan)
  • Gunting (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buatlah kartu perbandingan pewarna kering dan pewarna basah di kertas yang tersedia.
  2. Lipat kertas menjadi dua bagian.
  3. Di bagian depan, tulis judul 'Pewarna Kering vs Pewarna Basah'.
  4. Di bagian dalam kiri, tuliskan karakteristik pewarna kering dan tempelkan atau gambar contoh goresannya.
  5. Di bagian dalam kanan, tuliskan karakteristik pewarna basah dan tempelkan atau gambar contoh goresannya.
  6. Hias kartu perbandinganmu dengan menarik!
  7. Presentasikan hasilmu di depan teman-teman kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Tuliskan minimal 4 karakteristik pewarna kering yang akan kamu tulis di kartu!

2. Tuliskan minimal 4 karakteristik pewarna basah yang akan kamu tulis di kartu!

3. Kapan sebaiknya kamu menggunakan pewarna kering dan kapan sebaiknya menggunakan pewarna basah dalam berkarya seni rupa?

Tulis karakteristik dalam bentuk poin-poin. Untuk nomor 3, diskusikan dengan kelompokmu dan tuliskan kesimpulan dalam 4-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu temukan tentang perbedaan pewarna kering dan pewarna basah hari ini?

2. Pewarna mana yang paling kamu sukai untuk berkarya? Jelaskan alasanmu!

3. Bagaimana pengetahuan tentang karakteristik pewarna ini bisa membantu kamu membuat karya seni yang lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.