LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membedakan Bahan Lunak dan Bahan Keras
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 4 dengan topik "Membedakan Bahan Lunak dan Bahan Keras". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Rupa Kelas 4: Membedakan Bahan Lunak dan Bahan Keras
Seni Rupa - Kelas 4
Bab 2 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Rupa — Kelas 4 (Fase B) Topik: Membedakan Bahan Lunak dan Bahan Keras INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Raba dan Rasakan! — Mengenal Bahan dengan InderamuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengamatan berikut! Rasakan setiap bahan, lalu centang (✓) kolom yang sesuai dan tuliskan kata sifat yang menggambarkan bahan tersebut. Ruang tabel jawaban 2. Dari hasil perabaanmu, bahan mana yang paling mudah dibentuk hanya dengan jari tanganmu? Sebutkan minimal 2 bahan! 3. Bahan mana yang terasa paling keras dan tidak bisa kamu bentuk hanya dengan tangan? Mengapa? Tabel 6 baris × 5 kolom: (1) Nama Bahan, (2) Kata Sifat saat Diraba, (3) Mudah Dibentuk Tangan? (Ya/Tidak), (4) Permukaan (Halus/Kasar/Lainnya), (5) Menurutmu: Lunak atau Keras?. Di bawah tabel, sediakan 4 baris kosong untuk jawaban pertanyaan 2 dan 3. Kegiatan 2: Detektif Bahan — Amati, Kelompokkan, Simpulkan!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kelompokkan bahan-bahan berikut ke dalam tabel! Bahan: plastisin, batu, kayu, tanah liat, kawat, kain flanel, besi, lilin mainan (malam), bambu, kertas karton tebal. Ruang tabel jawaban 2. Diskusikan bersama temanmu: Apa perbedaan utama antara bahan lunak dan bahan keras? Tuliskan minimal 2 perbedaan! 3. Menurutmu, mengapa seorang seniman perlu tahu apakah bahan yang dipakainya lunak atau keras sebelum mulai berkarya? Jelaskan dengan bahasamu sendiri! 4. Tuliskan kesimpulanmu: Bahan lunak adalah... sedangkan bahan keras adalah... Tabel 2 kolom (Bahan Lunak | Bahan Keras), masing-masing kolom memuat 6 baris kosong untuk diisi nama bahan. Di bawah tabel, sediakan kotak diskusi (6 baris) untuk perbedaan, kotak uraian (5 baris) untuk pertanyaan 3, dan kotak 'Kesimpulanku' bergaris dua (untuk mengisi 'Bahan lunak adalah... sedangkan bahan keras adalah...'). Kegiatan 3: Aku Seniman Kecil — Eksplorasi Membentuk!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan bentuk yang kamu buat dari plastisin di kotak di bawah ini! Beri nama/judul karyamu. Ruang gambar 2. Bagaimana rasanya membentuk plastisin? Bandingkan dengan saat kamu mencoba menekan karton/kayu. Isi tabel perbandingan berikut! Ruang tabel jawaban 3. Jika kamu ingin membuat patung hewan dari bahan keras seperti kayu, alat apa yang kira-kira perlu kamu gunakan? Tuliskan 2 alat dan alasannya! Kotak gambar kosong berukuran 8×8 cm dengan garis tepi dan label 'Judul Karyaku: ___'. Di bawah kotak gambar, tabel perbandingan 3 baris × 3 kolom: (Aspek | Plastisin (Bahan Lunak) | Karton/Kayu (Bahan Keras)) dengan baris aspek: 'Kemudahan dibentuk', 'Rasa saat diraba/ditekan', 'Perlu alat tambahan?'. Di bawah tabel, sediakan 6 baris kosong untuk jawaban uraian pertanyaan 3. REFLEKSI1. Hari ini kamu sudah meraba dan mencoba berbagai bahan. Bahan mana yang paling menarik bagimu? Mengapa bahan itu membuatmu penasaran? 2. Di rumahmu, coba perhatikan benda-benda di sekitarmu. Sebutkan 1 benda yang terbuat dari bahan lunak dan 1 benda yang terbuat dari bahan keras yang bisa dijadikan bahan berkarya seni! 3. Setelah kegiatan hari ini, hal baru apa yang kamu pelajari tentang bahan lunak dan bahan keras yang belum pernah kamu pikirkan sebelumnya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.