LKPD Seni Rupa Kelas 3: Mengenal Bentuk 3D dan Satwa Dilindungi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 3 dengan topik "Mengenal Bentuk 3D dan Satwa Dilindungi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Rupa Kelas 3: Mengenal Bentuk 3D dan Satwa Dilindungi
Seni Rupa - Kelas 3
Bab 9 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B) Topik: Mengenal Bentuk 3D dan Satwa Dilindungi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: 🔍 Ayo Kenali Bentuk 3D di Sekitar Kita!Estimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatanmu terhadap tiga bentuk 3D! Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga bentuk 3D tersebut (bola, silinder, kubus), manakah yang paling sering kamu temukan di rumahmu? Sebutkan satu contoh bendanya! 3. Apa perbedaan bentuk 3D dan bentuk 2D? Jelaskan dengan bahasamu sendiri! Untuk pertanyaan no.1: isi tabel 4 kolom (Nama Bentuk 3D | Ciri-ciri | Jumlah Sisi/Sudut | Contoh Benda di Sekitarku). Untuk pertanyaan no.2 dan no.3: tulis jawabanmu di baris yang tersedia di bawah setiap pertanyaan. Kegiatan 2: 🦁 Ayo Amati Satwa Dilindungi Indonesia!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pilih dua satwa dilindungi dari gambar yang tersedia. Tulis namanya, lalu lengkapi tabel pengamatan bentuk 3D pada tubuh satwa tersebut! Ruang tabel jawaban 2. 🗣️ DISKUSI: Ceritakan kepada teman sebangkumu — mengapa satwa yang kamu pilih termasuk satwa yang dilindungi? Apa yang akan terjadi jika satwa itu punah? Tuliskan hasil diskusimu! 3. Menurut kamu, apa yang bisa kamu lakukan sebagai anak SD untuk ikut menjaga kelestarian satwa dilindungi? Untuk pertanyaan no.1: isi tabel dengan 5 kolom (Nama Satwa | Bagian Tubuh | Bentuk 3D yang Mirip | Sketsa Kecil Bagian Tubuh | Catatan Unik). Buat dua tabel, satu untuk setiap satwa. Untuk pertanyaan no.2 dan no.3: tulis di kotak jawaban yang tersedia. Kegiatan 3: ✏️ Ayo Pilih dan Rencanakan Karya 3D-ku!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Satwa dilindungi apa yang kamu pilih untuk dibuat menjadi karya 3D? Mengapa kamu memilihnya? 2. Gambar rencana (sketsa) satwamu di kotak di bawah ini! Beri label/keterangan pada setiap bagian tubuh dengan nama bentuk 3D-nya (contoh: kepala = bola, badan = silinder). Ruang gambar 3. Lengkapi tabel rencana pembuatan karya 3D satwamu berikut ini! Ruang tabel jawaban 4. Tuliskan satu hal yang paling ingin kamu tunjukkan dari satwamu lewat karya 3D yang akan kamu buat! Untuk pertanyaan no.1: tulis di baris jawaban yang tersedia. Untuk pertanyaan no.2: gunakan kotak gambar berukuran minimal 10x10 cm yang tersedia, gambar dengan pensil dan beri label. Untuk pertanyaan no.3: isi tabel 5 kolom (Bagian Tubuh | Bentuk 3D | Bahan yang Digunakan | Jumlah yang Dibuat | Cara Membuatnya). Untuk pertanyaan no.4: tulis di kotak uraian yang tersedia. REFLEKSI1. Bentuk 3D apa yang paling sering kamu temukan pada tubuh satwa hari ini? Menurutmu, mengapa alam menciptakan bentuk-bentuk seperti itu pada tubuh hewan? 2. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa banyak satwa di Indonesia terancam punah? Apa satu hal yang ingin kamu lakukan setelah belajar hari ini? 3. Apakah rencana karya 3D yang kamu buat hari ini sudah cukup menggambarkan satwamu? Bagian mana yang menurutmu paling menantang untuk dibuat nanti? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.