LKPDPertemuan 5Bab 7Fase BSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Kreasi Stempel Jari dan Penggabungan Pola

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 3 dengan topik "Kreasi Stempel Jari dan Penggabungan Pola". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Kreasi Stempel Jari dan Penggabungan Pola

Seni Rupa - Kelas 3

Bab 7 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Kreasi Stempel Jari dan Penggabungan Pola

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikKreasi Stempel Jari dan Penggabungan Pola
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuat karya cetak menggunakan jari sebagai stempel dan menambahkan detail dengan pensil/spidol.
  2. Menggabungkan beberapa stempel (kardus, jari, dll) untuk membentuk pola yang lebih kompleks.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan semua alat dan bahan di meja masing-masing.
  • Gunakan celemek atau kain lap agar tangan dan baju tetap bersih.
  • Ikuti setiap langkah dengan hati-hati dan bekerjalah dengan gembira.
  • Jika ada kesulitan, angkat tangan dan tanyakan pada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Jari Ajaibku – Membuat Cetakan Jari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Cat air atau pewarna basah (bisa cat poster, cat akrilik, atau pewarna makanan)
  • Kertas HVS atau kertas gambar
  • Pensil
  • Spidol hitam atau warna
  • Celemek atau kain lap
  • Wadah kecil untuk cat
  • Tisu basah untuk membersihkan jari

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Celupkan ujung jari telunjuk atau jari lainnya ke dalam cat air atau pewarna basah.
  2. 2. Tempelkan jari yang sudah dicelup cat ke atas kertas. Buat beberapa cetakan jari dengan posisi berbeda (miring, lurus, jarak rapat, jarak renggang).
  3. 3. Biarkan cat mengering sebentar (sekitar 1-2 menit).
  4. 4. Ambil pensil atau spidol, lalu tambahkan detail pada setiap cetakan jari. Contoh: gambar mata, mulut, kaki, antena, atau garis-garis sehingga cetakan jari berubah menjadi binatang, tokoh, atau benda.
  5. 5. Amati hasilmu: bentuk apa saja yang bisa kamu buat dari satu cetakan jari?

Pertanyaan:

1. Apa yang kamu rasakan saat menempelkan jari yang sudah dicat ke kertas? Tuliskan dalam 2-3 kalimat.

2. Dari cetakan jari yang sudah kamu beri detail, ubah menjadi gambar apa benda/ hewan/ tokoh tersebut? Sebutkan minimal 2.

Tulis jawaban di kotak yang disediakan pada lembar kerja. Untuk nomor 1, tersedia 3 baris kosong. Untuk nomor 2, tulis dalam 2 baris.

Kegiatan 2: Kombinasi Stempel – Membuat Pola Kompleks

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar ukuran A4 atau folio
  • Cat air atau pewarna basah (beberapa warna)
  • Stempel dari kardus bekas potongan bentuk sederhana
  • Stempel tambahan (gabus, spon, atau potongan karet)
  • Jari tangan (sebagai stempel alami)
  • Piring plastik atau palet untuk cat
  • Tisu basah / lap
  • Celemek

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Siapkan stempel dari kardus bekas yang sudah dipotong bentuk geometris (lingkaran, segitiga, persegi) dan stempel jari seperti kegiatan 1.
  2. 2. Coba atur beberapa stempel di kertas kosong untuk membuat pola berulang. Misalnya: cetak kardus segitiga, lalu di dalamnya tambah cetakan jari, dan seterusnya.
  3. 3. Gunakan kombinasi minimal 3 jenis stempel (jari, kardus, dan satu stempel lain misalnya dari gabus/spon/bentuk jari berbeda).
  4. 4. Lanjutkan sampai membentuk pola yang rapi dan menarik. Boleh juga membuat satu gambar besar (misal pohon, rumah, atau pemandangan) dengan teknik cetak campuran.
  5. 5. Setelah selesai, biarkan kering, lalu tulis nama pada sudut kertas.

Pertanyaan:

1. Stempel apa saja yang kamu gunakan? Tuliskan dalam tabel berikut: No | Nama Stempel | Bentuk Cetakan | Jumlah Cetakan.

Ruang tabel jawaban

2. Pola apa yang paling menarik menurutmu dari hasil karyamu? Jelaskan dengan 2-3 kalimat.

Nomor 1: tabel 4 kolom dengan 3 baris kosong untuk diisi. Nomor 2: 3 baris kosong untuk menulis penjelasan.

Kegiatan 3: Pameran Mini dan Cerita Karya

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil karya cetak dari kegiatan 1 dan 2
  • Papan pajangan atau selotip untuk menempelkan karya
  • Lembar kerja untuk menulis pengamatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Setelah kedua kegiatan selesai, tempelkan karyamu di papan pajangan atau di meja kelompok.
  2. 2. Berjalanlah mengelilingi kelas untuk melihat karya teman-temanmu. Perhatikan pola dan detail yang mereka buat.
  3. 3. Pilih satu karya teman yang paling kamu suka. Cari tahu: stempel apa saja yang digunakan? Polanya seperti apa?
  4. 4. Kembalilah ke tempat duduk dan tuliskan pengamatanmu pada lembar kerja.
  5. 5. Secara bergiliran, ceritakan secara lisan tentang proses pembuatan karyamu: dari ide awal, stempel yang digunakan, hingga bagian yang paling menyenangkan.

Pertanyaan:

1. Siapa pemilik karya yang kamu pilih? Stempel apa saja yang ia gunakan?

2. Apa perbedaan paling jelas antara karyamu dan karya teman yang kamu amati? (Misal: warna, pola, kerapian, atau jenis stempel)

3. Bagaimana perasaanmu setelah melihat hasil karya teman-teman? Apa yang ingin kamu coba lain kali?

Nomor 1: 1 baris kosong. Nomor 2: 3 baris kosong. Nomor 3: diskusi lisan, tetapi catat jawaban di buku catatan kecil jika diperlukan.

REFLEKSI

1. 1. Bagian mana dari kegiatan membuat stempel jari dan menggabungkan pola yang paling menyenangkan? Mengapa?

2. 2. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang pola dan cetakan hari ini?

3. 3. Jika kamu boleh mengulang, apa yang akan kamu lakukan berbeda? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.