LKPDPertemuan 1Bab 7Fase BSemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Mengenal Teknik Cetak dan Pola Geometris pada Kain Tradisional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 3 dengan topik "Mengenal Teknik Cetak dan Pola Geometris pada Kain Tradisional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Mengenal Teknik Cetak dan Pola Geometris pada Kain Tradisional

Seni Rupa - Kelas 3

Bab 7 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengenal Teknik Cetak dan Pola Geometris pada Kain Tradisional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengenal Teknik Cetak dan Pola Geometris pada Kain Tradisional
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi pola geometris pada kain tradisional daerah masing-masing.
  2. Menjelaskan prinsip dasar teknik cetak (stempel) dan bidang positif-negatif.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1, 2, lalu 3.
  • Boleh berdiskusi dengan teman sebangku, tetapi tuliskan jawaban dengan kata-katamu sendiri.
  • Jaga kebersihan meja kerjamu selama dan setelah menggunakan alat dan bahan.
  • Jika ada yang belum kamu mengerti, angkat tangan dan tanyakan kepada gurumu.
  • Berikan yang terbaik — tidak ada jawaban yang salah selama kamu mencoba dengan sungguh-sungguh!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Mengamati! — Berburu Pola Geometris di Kain Tradisional

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu gambar / foto kain tradisional (disiapkan guru)
  • Pensil
  • Penggaris
  • Krayon atau pensil warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar-gambar kain tradisional yang ditempel gurumu di papan tulis atau yang ada di buku/kartu gambar yang dibagikan.
  2. Amati dengan seksama setiap kain. Cari bentuk-bentuk geometris yang kamu kenali: segitiga, persegi, belah ketupat, lingkaran, garis lurus, garis zigzag, dll.
  3. Pilih DUA kain tradisional yang paling menarik perhatianmu.
  4. Untuk setiap kain, isi tabel pengamatanmu pada kolom yang tersedia.
  5. Setelah mengisi tabel, gambarkan ulang satu pola geometris favoritmu dari salah satu kain tersebut di kotak gambar yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan berikut untuk DUA kain tradisional pilihanmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari semua kain yang kamu amati, bentuk geometris apa yang paling sering muncul? Mengapa menurutmu bentuk itu banyak dipakai?

3. Gambarkan ulang satu pola geometris favoritmu dari kain yang kamu amati di kotak gambar di bawah ini! Tuliskan nama kain dan asal daerahnya.

Ruang gambar

Tabel 4 kolom: (1) Nama Kain & Asal Daerah, (2) Bentuk Geometris yang Ditemukan, (3) Warna Dominan, (4) Kesanmu (satu kata). Diisi untuk 2 kain pilihan. Kotak gambar berukuran ±8x8 cm untuk menggambar ulang pola favorit, dengan tempat menulis nama kain dan daerah asal di bawahnya.

Kegiatan 2: Ayo Berpikir! — Rahasia di Balik Teknik Stempel

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Teks 'Tahukah Kamu?' (tercetak di LKPD)
  • Gambar ilustrasi bidang positif-negatif (disiapkan guru)
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca teks pendek 'Tahukah Kamu?' yang ada di bawah ini dengan seksama.
  2. Setelah membaca, perhatikan dua gambar yang ditunjukkan gurumu: gambar permukaan stempel (BIDANG POSITIF & NEGATIF) dan hasil cetakannya di kertas.
  3. Diskusikan bersama teman sebangkumu: bagian mana yang naik (menonjol) dan bagian mana yang cekung (dibuang)?
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan teks dan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. 📖 TAHUKAH KAMU?
Teknik stempel sudah digunakan manusia sejak lebih dari 2.000 tahun lalu! Stempel dipakai sebagai tanda identitas diri yang sah — mirip seperti tanda tangan kita sekarang.

Dalam teknik stempel, ada dua bagian penting:

  • BIDANG POSITIF → bagian yang MENONJOL/TETAP pada stempel. Bagian ini yang dilumuri cat dan meninggalkan bekas di kertas.
  • BIDANG NEGATIF → bagian yang DIBUANG/DICEKUNGKAN pada stempel. Bagian ini tidak terkena cat, sehingga tidak meninggalkan bekas.

Berdasarkan teks di atas, apa yang dimaksud dengan BIDANG POSITIF pada stempel? Tuliskan dengan kata-katamu sendiri!

2. Perhatikan gambar stempel dan hasil cetakannya. Pasangkan dengan menarik garis atau mengisi tabel berikut: manakah yang termasuk bidang positif dan mana yang termasuk bidang negatif?

Ruang tabel jawaban

3. Bayangkan kamu ingin membuat stempel berbentuk bintang ⭐. Bagian mana yang harus DIBUANG (bidang negatif) agar bentuk bintang tercetak di kertas? Lingkari jawaban yang benar!

  1. Bagian bentuk bintangnya
    1. Bagian di sekitar/luar bintang
    2. Semua bagian dibuang

4. Diskusikan bersama teman sebangkumu: Menurutmu, mengapa seniman dahulu menggunakan teknik stempel untuk membuat pola pada kain, bukan menggambar satu per satu dengan kuas? Tulis hasil diskusi kalian!

Pertanyaan 1 dan 4: kotak uraian ±4 baris. Pertanyaan 2: tabel 3 kolom (Nama Bagian, Ciri-cirinya, Fungsinya) diisi 2 baris. Pertanyaan 3: pilihan ganda dengan opsi a/b/c, murid melingkari jawaban.

Kegiatan 3: Ayo Berkreasi! — Merancang Stempelku Sendiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris
  • Krayon atau pensil warna untuk mengarsir

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu jadi perancang stempel! Kamu akan membuat RANCANGAN (desain) stempel geometris terinspirasi dari kain tradisional yang tadi kamu amati.
  2. Pada kotak rancangan pertama, gambarkan desain stempelmu (tampak permukaan stempel). Gunakan bentuk geometris: segitiga, kotak, lingkaran, zigzag, atau kombinasinya. Ukuran desain ±5x5 cm.
  3. Arsir atau warnai bagian yang MENONJOL (bidang positif) dengan pensil/krayon. Biarkan bagian yang DIBUANG (bidang negatif) tetap kosong/putih.
  4. Pada kotak rancangan kedua, gambarkan perkiraan hasil cetakannya di kertas — bayangkan seperti apa bentuk yang akan tercetak!
  5. Lengkapi keterangan di bawah kedua kotak gambar.
  6. Jika waktu masih ada, tunjukkan rancanganmu kepada teman dan minta pendapatnya.

Pertanyaan:

1. Gambarlah RANCANGAN STEMPELMU di kotak kiri. Arsir bagian yang menonjol (bidang positif). Lalu gambarlah PERKIRAAN HASIL CETAKANNYA di kotak kanan.

Ruang gambar

2. Lengkapi keterangan berikut untuk rancanganmu:

  • Nama stempelku: _______________
  • Bentuk geometris yang aku gunakan: _______________
  • Kain tradisional yang menginspirasi desainku: _______________
  • Satu hal yang membuat desainku istimewa: _______________

3. Tunjukkan rancanganmu kepada teman sebangkumu. Minta ia menebak: 'Kira-kira bentuk geometris apa yang akan tercetak?' Tuliskan tebakannya dan bandingkan dengan rencanamu!

Dua kotak gambar berdampingan berukuran ±6x6 cm masing-masing: kotak kiri berlabel 'Rancangan Stempelku (tampak atas)' dan kotak kanan berlabel 'Perkiraan Hasil Cetakannya'. Di bawah kedua kotak: 4 baris isian keterangan (Pertanyaan 2). Di bawahnya lagi: kotak kecil ±3 baris untuk mencatat tebakan teman (Pertanyaan 3).

REFLEKSI

1. Hari ini aku belajar tentang pola geometris dan teknik stempel. Satu hal baru yang paling membuatku kagum atau penasaran adalah... (tulis atau ceritakan kepada temanmu!)

2. Menurutmu, mengapa kain tradisional dari daerahmu itu istimewa? Apa hubungannya dengan pola-pola geometris yang ada di dalamnya?

3. Jika kamu bisa membuat stempel sungguhan, kamu ingin mencetak pola apa dan ingin kamu pakai untuk menghias benda apa? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.