LKPDPertemuan 3Bab 5Fase BSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Menerapkan Tekstur pada Karya Dua Dimensi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 3 dengan topik "Menerapkan Tekstur pada Karya Dua Dimensi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Menerapkan Tekstur pada Karya Dua Dimensi

Seni Rupa - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menerapkan Tekstur pada Karya Dua Dimensi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenerapkan Tekstur pada Karya Dua Dimensi
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe AktivitasCampuran (eksplorasi, praktik, refleksi)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Siswa mampu membuat gambar bawah tanah imajinatif yang memiliki beberapa lapisan/ruang dengan menerapkan tekstur gosok pada bagian tertentu.
  2. Siswa mampu menjelaskan peran tekstur dalam menciptakan kesan ruang/lapisan pada karyanya menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum memulai kegiatan.
  • Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan di meja kerjamu.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan rapi dan penuh imajinasi.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru sebelum melanjutkan.
  • Nikmati proses berkarya dan jangan takut mencoba hal baru!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Dunia Bawah Tanah

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar ilustrasi dunia bawah tanah (disediakan guru atau dari buku siswa)
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar ilustrasi dunia bawah tanah yang ditunjukkan guru (atau yang ada di buku siswa).
  2. Amati bagaimana gambar tersebut dibagi menjadi beberapa lapisan atau ruang (misalnya: lapisan tanah, akar pohon, sarang semut, gua batu, dll).
  3. Perhatikan bagaimana garis dan tekstur membantu membedakan satu lapisan dengan lapisan lainnya.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: apa yang membuat setiap lapisan terlihat berbeda?

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 lapisan atau ruang yang kamu lihat pada gambar dunia bawah tanah!

2. Bagaimana tekstur membantu membedakan satu lapisan dengan lapisan lainnya? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

3. Menurutmu, apa yang akan kamu temukan jika kamu bisa menggali lubang sangat dalam di bawah tanah? Tuliskan 3 hal imajinatifmu!

Tuliskan jawabanmu pada kolom yang tersedia di bawah setiap pertanyaan. Untuk pertanyaan nomor 3, kamu boleh menambahkan gambar kecil di samping tulisanmu.

Kegiatan 2: Mengumpulkan Tekstur dengan Teknik Gosok

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS tipis atau kertas putih (ukuran A4, dipotong menjadi 4 bagian)
  • Krayon atau pensil warna
  • Gunting
  • Lem kertas
  • Berbagai benda bertekstur di sekitar kelas (uang koin, daun, sisir, kain, kayu, dll)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan kertas HVS tipis atau kertas putih biasa dan krayon/pensil warna.
  2. Cari 4 benda di sekitarmu yang memiliki tekstur permukaan berbeda-beda (misalnya: uang koin, daun, sisir, kain, kayu meja, dinding, dll).
  3. Letakkan kertas di atas permukaan benda tersebut.
  4. Gosok kertas dengan krayon atau pensil warna secara perlahan dan merata. Tekstur benda akan muncul di kertasmu!
  5. Gunting tekstur yang sudah kamu dapatkan dengan rapi.
  6. Tempelkan hasil tekstur gosokmu di tabel yang tersedia, lalu beri nama bendanya.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel di bawah ini dengan hasil tekstur gosokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Tekstur mana yang paling menarik bagimu? Mengapa?

Tempelkan hasil tekstur gosokmu pada kolom 'Tempel Tekstur Gosok' di tabel. Isi nama benda dan kesan tekstur pada kolom yang tersedia. Untuk pertanyaan nomor 2, tuliskan jawabanmu minimal 2 kalimat.

Kegiatan 3: Membuat Gambar Dunia Bawah Tanah Imajinatifku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar A4
  • Pensil dan penghapus
  • Krayon atau pensil warna
  • Hasil tekstur gosok dari Kegiatan 2 (minimal 2 tekstur)
  • Lem kertas
  • Spidol hitam (opsional, untuk memperjelas garis)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu membuat gambar dunia bawah tanahmu sendiri!
  2. Ambil kertas gambar ukuran A4. Buat sketsa dengan pensil terlebih dahulu.
  3. Buatlah minimal 3 lapisan atau ruang yang berbeda di bawah tanah. Contoh: lapisan tanah dengan rumput, sarang binatang, gua, aliran air, harta karun, atau apa pun yang kamu bayangkan!
  4. Setelah sketsa selesai, warnai gambarmu dengan krayon atau pensil warna.
  5. Pilih minimal 2 tekstur gosok yang sudah kamu buat di Kegiatan 2, lalu tempelkan pada bagian tertentu di gambarmu untuk membuat tekstur nyata. Misalnya tekstur batu untuk lapisan batu, tekstur daun untuk akar pohon, dll.
  6. Pastikan tekstur yang kamu tempel sesuai dan membantu membedakan setiap lapisan.
  7. Beri judul karyamu di bagian bawah gambar.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 lapisan atau ruang yang ada di gambar dunia bawah tanahmu!

2. Di bagian mana kamu menempelkan tekstur gosok? Mengapa kamu memilih bagian tersebut?

3. Bagaimana tekstur yang kamu tempel membantu membuat karyamu lebih menarik? Jelaskan!

Untuk pertanyaan nomor 1, tuliskan dalam bentuk daftar bernomor. Untuk pertanyaan nomor 2 dan 3, tuliskan jawabanmu dengan minimal 3 kalimat lengkap menggunakan kosakata seni rupa seperti: tekstur, lapisan, ruang, kasar, halus, kesan.

REFLEKSI

1. Apa bagian paling seru saat membuat gambar dunia bawah tanah imajinatifmu?

2. Apakah kamu menemukan kesulitan saat menggunakan teknik gosok untuk mendapatkan tekstur? Bagaimana kamu mengatasinya?

3. Jika kamu bisa benar-benar masuk ke dalam dunia bawah tanah yang kamu gambar, apa yang ingin kamu jelajahi pertama kali? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.