LKPDPertemuan 2Bab 2Fase BSemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Eksperimen Mencampur Warna

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 3 dengan topik "Eksperimen Mencampur Warna". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 3: Eksperimen Mencampur Warna

Seni Rupa - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Eksperimen Mencampur Warna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikEksperimen Mencampur Warna
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Siswa mampu melakukan eksperimen mencampur warna secara sistematis dan mencatat hasilnya.
  2. Siswa mampu membuat kolase dari potongan kertas berwarna hasil campuran warna sendiri.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan teliti sebelum memulai kegiatan.
  • Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan di meja kerjamu.
  • Kenakan celemek atau kaos bekas agar seragammu tetap bersih.
  • Bekerjalah dengan rapi dan hati-hati saat mencampur warna.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru sebelum melanjutkan.
  • Nikmati prosesmu berkarya dan bereksperimen dengan warna!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Laboratorium Warna: Eksperimen Pencampuran Warna Primer

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar atau buku gambar
  • Cat air/cat tempera/pewarna makanan (merah, kuning, biru)
  • Kuas ukuran sedang
  • Palet atau wadah kecil untuk mencampur
  • Wadah air untuk mencuci kuas
  • Celemek atau kaos bekas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali 3 warna ajaib yang sudah kamu pelajari: Merah, Kuning, dan Biru (warna primer).
  2. Siapkan kertas gambar, cat/pewarna, kuas, palet, dan wadah air.
  3. Ambil sedikit cat merah dan kuning di palet. Campurkan kedua warna tersebut. Amati hasilnya!
  4. Tuangkan sedikit campuran warna itu ke kotak percobaan pertama di tabel (Merah + Kuning).
  5. Lakukan hal yang sama untuk campuran: Kuning + Biru, dan Biru + Merah.
  6. Cuci kuas setiap kali mencampur warna baru agar warnanya tidak kotor.
  7. Isi tabel percobaan dengan memberi contoh cat di kotak hasil dan tulis nama warna yang kamu dapatkan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil eksperimen pencampuran warnamu!

Ruang tabel jawaban

2. Warna apa yang paling kamu sukai dari hasil campuranmu? Mengapa?

3. Apa yang terjadi jika kamu menambahkan lebih banyak warna merah daripada kuning saat mencampur? Coba dan ceritakan hasilnya!

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Warna 1 + Warna 2), Kolom 2 (Kotak contoh hasil cat), Kolom 3 (Nama warna baru). Untuk pertanyaan uraian: sediakan 3-4 baris kosong untuk menulis jawaban.

Kegiatan 2: Pabrik Kertas Warna: Membuat Kertas Berwarna Sendiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas putih polos (bisa kertas bekas/HVS)
  • Cat hasil campuran dari kegiatan 1
  • Kuas
  • Gunting
  • Wadah atau amplop kecil untuk menyimpan potongan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya membuat kertas warna dari hasil campuranmu sendiri!
  2. Ambil kertas putih polos (bisa kertas bekas atau kertas gambar).
  3. Gunakan campuran warna yang sudah kamu buat tadi (oranye, hijau, ungu).
  4. Cat seluruh permukaan kertas dengan satu warna campuran. Buat 3 lembar dengan warna berbeda: 1 lembar oranye, 1 lembar hijau, 1 lembar ungu.
  5. Biarkan kertas mengering (bisa dijemur sebentar atau diangin-anginkan).
  6. Setelah kering, gunting kertas berwarna menjadi potongan-potongan kecil berbagai bentuk (kotak, segitiga, lingkaran, atau bentuk bebas).
  7. Simpan potongan kertas warna ini dalam wadah atau amplop kecil untuk kegiatan berikutnya.

Pertanyaan:

1. Berapa lembar kertas berwarna yang berhasil kamu buat? Sebutkan warnanya!

2. Bentuk apa saja yang kamu gunting dari kertas warnamu? Gambarkan 3 bentuk favoritmu!

Ruang gambar

3. Menurutmu, mengapa penting untuk membuat warna sendiri daripada langsung membeli kertas warna jadi?

Pertanyaan 1: 1 baris isian. Pertanyaan 2: kotak kosong ukuran 10x10 cm untuk menggambar 3 bentuk. Pertanyaan 3: 4-5 baris untuk menulis hasil diskusi kelompok atau individu.

Kegiatan 3: Karya Kolase Pelangi: Ciptakan Gambar dari Kertas Warnamu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Potongan kertas warna hasil kegiatan 2
  • Kertas dasar (kertas gambar) untuk alas kolase
  • Lem kertas/lem stick
  • Spidol atau pensil warna (opsional untuk detail)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya berkarya! Kamu akan membuat kolase (gambar dari tempelan) menggunakan potongan kertas warna buatanmu.
  2. Pikirkan tema sederhana yang ingin kamu buat. Contoh: bunga, kupu-kupu, pohon, rumah, matahari, atau bentuk abstrak yang indah.
  3. Ambil kertas dasar (kertas gambar putih atau berwarna) sebagai alas kolasemu.
  4. Susun dan tempel potongan kertas warna dengan lem hingga membentuk gambar yang kamu inginkan.
  5. Kamu boleh menambahkan garis atau detail kecil dengan spidol atau pensil warna jika perlu.
  6. Beri judul pada karyamu dan tuliskan namamu di pojok kertas.
  7. Siap-siap untuk memamerkan karyamu!

Pertanyaan:

1. Apa judul karya kolase yang kamu buat? Ceritakan mengapa kamu memilih tema tersebut!

2. Warna apa yang paling banyak kamu gunakan dalam kolasemu? Bagaimana perasaanmu saat melihat karya yang sudah jadi?

3. Jika temanmu melihat karyamu, pesan atau perasaan apa yang ingin kamu sampaikan melalui kolase ini?

Pertanyaan 1-2: masing-masing 4-5 baris kosong untuk menulis cerita. Pertanyaan 3: 3-4 baris untuk menulis refleksi atau hasil diskusi pasangan/kelompok kecil.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menyenangkan yang kamu rasakan saat bereksperimen dan mencampur warna hari ini?

2. Dari kegiatan hari ini, pengetahuan baru apa yang kamu dapatkan tentang warna?

3. Di mana lagi kamu bisa menggunakan pengetahuan tentang mencampur warna dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.