LKPDPertemuan 1Bab 7Fase ASemester 2

LKPD Seni Rupa Kelas 2: Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 2: Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni

Seni Rupa - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenali Pengalaman dan Perasaan dalam Berkarya Seni
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi pengalaman pribadi saat membuat karya seni rupa.
  2. Menyebutkan perasaan yang muncul selama proses berkarya seni rupa.

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan namamu di sudut kanan atas lembar ini sebelum mulai.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan urut dari Kegiatan 1, 2, lalu 3.
  • Bacalah petunjuk di setiap kegiatan dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Tidak ada jawaban yang salah — setiap pengalaman dan perasaanmu itu unik dan berharga!
  • Jika ada yang kurang jelas, angkat tangan dan tanyakan kepada Bapak/Ibu guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aku Ingat Saat Membuat Karya! 🎨

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat-ingat kembali satu karya seni yang pernah kamu buat — bisa gambar, lukisan, kolase, atau prakarya apa saja.
  2. Perhatikan tiga gambar langkah berkarya yang ada di bawah (gambar ikon: kepala berkilat = punya ide, tangan menggambar = membuat, bintang = karya jadi).
  3. Ceritakan pengalamanmu mengikuti tiga langkah itu dengan mengisi kotak-kotak yang tersedia.
  4. Gunakan kalimat pendek, boleh 1–2 kalimat untuk setiap kotak.

Pertanyaan:

1. Karya apa yang kamu ingat pernah kamu buat? Tuliskan nama karyanya!

2. Dari mana kamu mendapat ide untuk membuat karya itu? (Contoh: dari mimpi, dari alam, dari buku, dari teman)

3. Ceritakan langkah-langkahmu saat membuat karya itu! Isi tabel di bawah ini.

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom dengan header: '🌟 Langkah 1 – Punya Ide', '✏️ Langkah 2 – Membuat', '🎉 Langkah 3 – Karya Jadi'. Masing-masing kolom menyediakan kotak kosong sekitar 4–5 baris untuk ditulis murid.

Kegiatan 2: Bagaimana Perasaanku? 😊😤😰

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil atau krayon (untuk melingkari ekspresi)
  • Lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Saat membuat karya seni, kita bisa merasakan banyak macam perasaan — senang, bersemangat, bingung, atau bahkan kesal.
  2. Perhatikan gambar 6 ekspresi wajah yang tersedia di lembar ini (senang, bersemangat, bangga, bingung, takut salah, kesal).
  3. Pikirkan kembali karya yang kamu ceritakan di Kegiatan 1.
  4. Lingkari gambar ekspresi yang sesuai dengan perasaanmu, lalu jawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
  5. Boleh memilih lebih dari satu ekspresi!

Pertanyaan:

1. Ekspresi mana yang kamu lingkari? Tuliskan nama perasaan itu di sini!

2. Kapan kamu merasakan perasaan itu? Apakah saat mulai membuat, saat sedang membuat, atau saat karya sudah jadi? Ceritakan!

3. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Apakah perasaan kalian saat berkarya sama atau berbeda? Tuliskan hasilnya!

Bagian atas: 6 ilustrasi ikon wajah ekspresi dengan label nama perasaan di bawahnya (senang, bersemangat, bangga, bingung, takut salah, kesal) — murid melingkari pilihan. Bagian bawah: kotak uraian bernomor untuk menjawab pertanyaan 1, 2, dan 3, masing-masing sekitar 3–4 baris.

Kegiatan 3: Buku Kecil Pengalamanku Berkarya 📖✨

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 1 lembar kertas HVS kosong per murid
  • Pensil
  • Pensil warna atau krayon
  • Penggaris (opsional untuk melipat rapi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kamu akan membuat 'Buku Kecil' pengalamanmu berkarya — cukup 1 lembar kertas yang dilipat menjadi 4 bagian (buku mini 4 halaman).
  2. Ikuti petunjuk pengisian setiap halaman seperti di bawah ini.
  3. Gunakan gambar dan tulisan — tidak perlu sempurna, yang penting ceritanya tersampaikan!
  4. Setelah selesai, tunjukkan buku kecilmu kepada teman dan ceritakan isinya dalam 2–3 kalimat.

Pertanyaan:

1. Halaman 1 (sampul): Tuliskan judul buku kecilmu dan gambar karya yang pernah kamu buat. Contoh judul: 'Kisahku Membuat Gambar Kucing'.

Ruang gambar

2. Halaman 2 (Ideku): Gambar atau tuliskan dari mana idemu berasal dan apa rencanamu waktu itu.

Ruang gambar

3. Halaman 3 (Saat Berkarya): Gambar ekspresi wajahmu saat sedang membuat karya, dan tuliskan 1 kalimat tentang perasaanmu waktu itu.

Ruang gambar

4. Halaman 4 (Karya Jadi & Perasaanku): Gambar bintang sebanyak perasaan banggamu (1–5 bintang) dan tuliskan mengapa kamu merasa seperti itu setelah karya selesai.

Satu lembar kertas HVS kosong (disediakan guru) yang dilipat menjadi 4 bagian — setiap bagian menjadi satu halaman buku mini. Murid mengisi setiap halaman sesuai instruksi pertanyaan 1–4 di atas menggunakan pensil, pensil warna, atau krayon.

REFLEKSI

1. Dari semua kegiatan hari ini, pengalaman berkarya mana yang paling kamu ingat? Mengapa pengalaman itu berkesan bagimu?

2. Perasaan apa yang paling sering kamu rasakan saat berkarya seni — senang, bingung, atau bangga? Menurutmu, mengapa kamu merasakan perasaan itu?

3. Apa yang ingin kamu coba buat selanjutnya setelah belajar hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.