LKPD Seni Rupa Kelas 2: Mengidentifikasi Karya Seni Dua Dimensi dan Tiga Dimensi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Mengidentifikasi Karya Seni Dua Dimensi dan Tiga Dimensi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Rupa Kelas 2: Mengidentifikasi Karya Seni Dua Dimensi dan Tiga Dimensi
Seni Rupa - Kelas 2
Bab 5 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Mengidentifikasi Karya Seni Dua Dimensi dan Tiga Dimensi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Kenali Karya Seni di Sekitar Kita! 🎨Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lihat gambar berikut:
Ruang tabel jawaban 2. Menurutmu, apa perbedaan karya dua dimensi dan tiga dimensi? Tuliskan dengan kalimatmu sendiri! 3. Sebutkan 2 contoh karya dua dimensi dan 2 contoh karya tiga dimensi yang pernah kamu lihat di rumah atau sekolah! Pertanyaan 1: Tabel 2 kolom dengan judul 'Dua Dimensi (2D)' dan 'Tiga Dimensi (3D)', masing-masing kolom berisi 4 baris kosong. Pertanyaan 2: Kotak uraian 3 baris. Pertanyaan 3: Dua kolom isian masing-masing 2 baris (2D dan 3D). Kegiatan 2: Detektif Unsur Rupa 🔍Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Amati Karya A (lukisan pemandangan) dan Karya B (patung). Lengkapi tabel berikut dengan tanda ✓ atau ✗ untuk setiap unsur rupa yang kamu temukan pada masing-masing karya! Ruang tabel jawaban 2. Pada Karya A, temukan dan gambarkan salah satu contoh GARIS yang kamu lihat! (Contoh: garis lurus, garis lengkung, atau garis zigzag) Ruang gambar 3. 🗣️ Diskusikan bersama temanmu: Unsur rupa apa yang paling mudah kamu temukan pada karya seni? Mengapa? Ceritakan jawaban kelompokmu! 4. Warnai kotak-kotak di bawah ini sesuai warna yang kamu temukan pada Karya A! (Tersedia 5 kotak kosong untuk diwarnai) Ruang gambar Pertanyaan 1: Tabel 3 baris (Garis, Warna, Bidang) x 3 kolom (Unsur Rupa, Karya A, Karya B). Pertanyaan 2: Kotak gambar ukuran 6x4 cm. Pertanyaan 3: Kotak diskusi 4 baris untuk menulis hasil diskusi. Pertanyaan 4: Lima kotak warna ukuran 2x2 cm berjajar. Kegiatan 3: Galeri Karya Kelasku! 🖼️Estimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Setelah menempelkan gambar ke kertas galeri, lengkapi tabel laporan kelompokmu! Tuliskan: nama karya, jenisnya (2D/3D), dan satu unsur rupa yang kamu temukan. Ruang tabel jawaban 2. Dari semua karya yang sudah kelompokmu tempel, karya mana yang paling kamu sukai? Tuliskan namanya dan jelaskan alasanmu! 3. 🗣️ Diskusi kelas: Apakah setiap karya seni — baik 2D maupun 3D — selalu punya unsur GARIS, WARNA, dan BIDANG? Bagaimana pendapat kelompokmu? Pertanyaan 1: Tabel 5 baris x 3 kolom (Nama Karya | Jenis 2D/3D | Unsur Rupa yang Ditemukan) — dikerjakan di kertas galeri kelompok yang terpisah atau di LKPD masing-masing. Pertanyaan 2: Kotak uraian 3 baris. Pertanyaan 3: Kotak diskusi bersama, guru memfasilitasi diskusi kelas lisan. REFLEKSI1. Hari ini kamu belajar tentang karya seni dua dimensi dan tiga dimensi. Coba lihat sekeliling kelasmu sekarang — sebutkan 1 benda yang menurutmu termasuk karya 2D dan 1 benda yang termasuk karya 3D! 2. Unsur rupa apa yang paling menarik bagimu — garis, warna, atau bidang? Mengapa unsur itu yang paling menarik menurutmu? 3. Setelah belajar hari ini, hal baru apa yang kamu ketahui tentang karya seni yang belum kamu tahu sebelumnya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.