LKPDPertemuan 4Bab 4Fase ASemester 1

LKPD Seni Rupa Kelas 2: Menguji Coba Bentuk Dasar Bahan Lunak yang Dimiliki untuk Karya Tiga Dimensi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Menguji Coba Bentuk Dasar Bahan Lunak yang Dimiliki untuk Karya Tiga Dimensi".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Rupa Kelas 2: Menguji Coba Bentuk Dasar Bahan Lunak yang Dimiliki untuk Karya Tiga Dimensi

Seni Rupa - Kelas 2

Bab 4 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menguji Coba Bentuk Dasar Bahan Lunak yang Dimiliki untuk Karya Tiga Dimensi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Rupa
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenguji Coba Bentuk Dasar Bahan Lunak yang Dimiliki untuk Karya Tiga Dimensi
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menguji coba bahan lunak yang dimiliki untuk membuat karya tiga dimensi

PETUNJUK UMUM

  • Dengarkan petunjuk dari Bapak/Ibu Guru dengan saksama.
  • Siapkan alas plastik di atas mejamu agar meja tetap bersih.
  • Gunakan bahan lunak (plastisin, tanah liat, atau playdough) yang kamu miliki dengan hati-hati.
  • Lakukan uji coba pembentukan bahan lunak langkah demi langkah dengan gembira!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Sifat dan Kelenturan Bahan Lunak

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bahan lunak (plastisin / playdough / tanah liat)
  • Alas kerja plastik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pegang dan remas segumpal bahan lunak yang kamu miliki.
  2. Cobalah menekan bahan lunak tersebut dengan jari-jarimu.
  3. Cobalah menarik bahan lunak secara perlahan hingga terpisah atau meregang.
  4. Berikan tanda centang (V) pada tabel uji coba sifat bahan sesuai hasil pengalamanmu memegang dan menguji bahan tersebut.

Pertanyaan:

1. Bahan lunak apa yang kamu gunakan hari ini? Tuliskan namanya!

2. Lengkapi tabel pengujian sifat bahan lunak berikut dengan memberi tanda centang (V) pada kolom 'Ya' atau 'Tidak' sesuai hasil remasan dan tarikan tanganmu:

  1. Apakah bahan terasa kenyal dan mudah ditekan? [Ya / Tidak]
  2. Apakah bahan bisa ditarik tanpa langsung hancur seperti tepung kering? [Ya / Tidak]
  3. Apakah bahan bisa disatukan kembali setelah terbelah? [Ya / Tidak]
Ruang tabel jawaban

Format jawaban: 1. Baris isian singkat nama bahan. 2. Tabel 3 baris berisi pernyataan sifat bahan lunak dengan kolom centang [Ya] dan [Tidak].

Kegiatan 2: Uji Coba Membuat 3 Bentuk Dasar Tiga Dimensi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Bahan lunak (plastisin / playdough / tanah liat)
  • Alas kerja plastik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bagi bahan lunakmu menjadi 3 bagian kecil seukuran bola bekel.
  2. Uji coba 1: Gulung bagian pertama di antara kedua telapak tanganmu hingga menjadi bentuk bola (bulat). Letakkan di atas alas dan amati apakah bisa berdiri tegap.
  3. Uji coba 2: Gulung dan pilin bagian kedua maju-mundur di atas alas kerja hingga membentuk tabung panjang seperti cacing atau sosis.
  4. Uji coba 3: Tekan dan ratakan sisi-sisi bagian ketiga hingga membentuk balok atau kubus kecil yang memiliki permukaan datar.
  5. Letakkan ketiga bentuk dasar tiga dimensi yang berhasil kamu buat di atas mejamu, lalu jawab pertanyaan pengamatan berikut.

Pertanyaan:

1. Dari hasil uji coba, bentuk dasar tiga dimensi apa saja yang berhasil kamu bentuk dari bahan lunakmu? Beri tanda centang (V) pada bentuk yang berhasil dibuat: [ ] Bola / Bulat, [ ] Tabung / Pilinan Panjang, [ ] Balok / Kubus.

2. Ketika kamu menguji coba meletakkan ketiga bentuk tersebut di atas meja, bentuk manakah yang paling mudah menggelinding dan bentuk manakah yang paling kokoh berdiri diam? Tuliskan penjelasan singkatmu!

Format jawaban: 1. Kotak centang pilihan bentuk dasar yang berhasil diuji. 2. Kolom isian 2 baris untuk menjelaskan bentuk yang menggelinding dan bentuk yang kokoh berdiri.

Kegiatan 3: Menguji Penggabungan Bentuk Dasar Tiga Dimensi

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Bahan lunak yang telah dibentuk
  • Alas kerja plastik
  • Pensil / krayon untuk menggambar sketsa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil bentuk-bentuk dasar yang sudah kamu uji coba pada Kegiatan 2 (kamu boleh membuat tambahan bola atau pilinan kecil baru).
  2. Cobalah menguji cara menyambung atau menempelkan dua bentuk dasar yang berbeda (misalnya menempelkan bola di atas tabung, atau menempelkan pilinan pada balok) dengan menekan sambungannya secara lembut.
  3. Amati apakah kedua bentuk tersebut bisa menempel kuat menjadi satu wujud tiga dimensi yang utuh tanpa mudah lepas.
  4. Gambarkan bentuk gabungan tiga dimensi hasil uji cobamu pada kotak yang disediakan!
  5. Tunjukkan hasil uji coba penggabunganmu kepada guru untuk diamati kelenturan dan kekuatan sambungannya.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa sederhana bentuk gabungan tiga dimensi yang berhasil kamu susun dari uji coba menempelkan bentuk-bentuk dasar tadi!

Ruang gambar

2. Bagaimana cara terbaik agar sambungan dua bagian bahan lunakmu menempel kuat dan tidak lepas saat diangkat? Diskusikan dengan teman sebangkumu lalu tuliskan caranya!

Format jawaban: 1. Kotak gambar ukuran 10x10 cm untuk menggambar sketsa gabungan tiga dimensi. 2. Garis isian 2 baris untuk menuliskan cara merekatkan sambungan bahan lunak.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari kegiatan menguji coba bahan lunak hari ini yang paling kamu sukai?

2. Apakah kamu merasa kesulitan saat membentuk atau menyatukan bahan lunak tadi? Apa yang kamu lakukan agar berhasil?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.