LKPD Seni Rupa Kelas 2: Menggali Gagasan untuk Karya Tiga Dimensi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Rupa kelas 2 dengan topik "Menggali Gagasan untuk Karya Tiga Dimensi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Seni Rupa Kelas 2: Menggali Gagasan untuk Karya Tiga Dimensi
Seni Rupa - Kelas 2
Bab 3 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Seni Rupa — Kelas 2 (Fase A) Topik: Menggali Gagasan untuk Karya Tiga Dimensi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Kenal Karya Tiga Dimensi!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari gambar-gambar berikut (patung hewan, lukisan bunga, mainan mobil-mobilan, poster, mangkuk tanah liat, foto keluarga), lingkari mana yang merupakan karya TIGA DIMENSI! Ruang gambar 2. Tuliskan nama benda tiga dimensi yang kamu lingkari ke dalam tabel berikut! Ruang tabel jawaban 3. Menurutmu, apa perbedaan karya dua dimensi dan tiga dimensi? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri! Nomor 1: lingkari gambar langsung di lembar LKPD. Nomor 2: isi tabel 3 kolom (Nama Benda | Bisa Dipegang dari Semua Sisi? | Ada di Mana?), isi 3 baris. Nomor 3: tulis 2-3 kalimat di kotak uraian. Kegiatan 2: Dari Pengalamanku, Lahirlah Ide!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan sebanyak-banyaknya ide yang muncul di pikiranmu! Isi 'Kotak Ide' dengan minimal 3 ide (boleh nama hewan, benda, tempat, atau apa saja yang kamu suka). 2. Dari semua idenya, pilih SATU yang paling kamu suka! Tulis dan gambar ide pilihanmu di kotak berikut. Lengkapi kalimat ini: Aku ingin membuat ______ karena ______. 3. Diskusi kelompok: Ceritakan idemu kepada teman kelompok. Tulis nama teman dan ide mereka di tabel berikut! Ruang tabel jawaban 4. Setelah mendengar ide teman-temanmu, apakah idemu berubah atau tetap sama? Mengapa? Nomor 1: tulis ide di 'Kotak Ide' berupa kolom daftar dengan minimal 3 baris. Nomor 2: tulis di kotak isian + kotak gambar kecil (ukuran 6x6 cm) untuk mencoret-coret gambaran ide. Nomor 3: isi tabel 2 kolom (Nama Teman | Ide Karya), 4-5 baris. Nomor 4: tulis 1-2 kalimat di kotak uraian. Kegiatan 3: Aku Bisa Membuat Sketsa!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambar sketsa karya tiga dimensimu di kotak yang tersedia! Beri judul sketsamu dan tuliskan nama bagian-bagiannya. Ruang gambar 2. Lengkapi rencana karyamu dengan mengisi tabel berikut: Nama karya | Bahan yang akan dipakai | Warna yang akan digunakan | Ukuran kira-kira (kecil/sedang/besar) Ruang tabel jawaban 3. Bagian mana dari sketsamu yang menurutmu paling sulit dibuat nanti? Mengapa? 4. Tunjukkan sketsamu kepada teman sebangkumu. Minta satu saran dari temanmu untuk membuat karyamu lebih bagus. Tulis sarannya di sini! Nomor 1: kotak gambar besar (minimal 10x12 cm) dengan ruang judul di atas dan ruang keterangan di samping/bawah. Nomor 2: tabel 4 kolom (Nama Karya | Bahan | Warna | Ukuran), 1 baris isian. Nomor 3: tulis 2-3 kalimat di kotak uraian. Nomor 4: tulis 1-2 kalimat saran teman di kotak isian. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang karya tiga dimensi? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri! 2. Dari mana datangnya ide untuk karyamu? Apakah dari pengalaman, dari lingkungan sekitar, atau dari khayalanmu? 3. Bagaimana perasaanmu saat menggambar sketsa tadi? Apakah ada bagian yang terasa sulit atau menyenangkan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.