LKPDPertemuan 9Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Seni Musik Kelas 6: Eksplorasi Bunyi Alat Musik dari Lingkungan Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 6 dengan topik "Eksplorasi Bunyi Alat Musik dari Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Musik Kelas 6: Eksplorasi Bunyi Alat Musik dari Lingkungan Sekitar

Seni Musik - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 9

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Musik — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Eksplorasi Bunyi Alat Musik dari Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikEksplorasi Bunyi Alat Musik dari Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menemukan alternatif alat musik sederhana dari bahan bekas di lingkungan sekitar.
  2. Murid mampu membuat pola irama sederhana menggunakan alat musik buatan sendiri.

PETUNJUK UMUM

  • Selamat datang di petualangan bunyi! Hari ini kamu akan menjadi pencipta alat musik dari benda-benda di sekitarmu.
  • Siapkan mata dan telingamu untuk mengeksplorasi berbagai bahan bekas yang bisa menghasilkan bunyi menarik.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan seksama, tuliskan hasil pengamatanmu, dan siapkan diri untuk berkreasi membuat musik sederhana!
  • Kamu boleh bekerja sendiri atau berpasangan, sesuai petunjuk guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Pemburu Bunyi: Menemukan Alat Musik dari Bahan Bekas

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Berbagai bahan bekas: botol plastik, kaleng, kardus, tutup botol, ember, sendok, sedotan, karet gelang, dll.
  • Bahan pengisi bunyi: kerikil, pasir, biji-bijian, kancing
  • Alat pemukul sederhana: sendok kayu, stik, pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan sekitarmu (kelas, halaman sekolah, atau barang yang kamu bawa).
  2. Carilah minimal 5 bahan bekas atau benda sederhana yang bisa mengeluarkan bunyi ketika dipukul, digoyangkan, atau digesek.
  3. Cobalah membunyikan setiap benda dengan cara yang berbeda-beda.
  4. Dengarkan dengan seksama: apakah bunyinya tinggi atau rendah? keras atau lembut? nyaring atau tumpul?
  5. Catat temuanmu di tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil eksplorasi bahan bekasmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari kelima benda yang kamu temukan, mana yang paling menarik bunyinya? Mengapa?

3. Menurutmu, apa yang membuat sebuah bahan bekas bisa menghasilkan bunyi yang bagus untuk musik? Jelaskan pendapatmu!

Sediakan tabel dengan 5 kolom: No. | Nama Benda Bekas | Cara Membunyikan | Karakter Bunyi (tinggi/rendah, keras/lembut) | Potensi Sebagai Alat Musik. Untuk pertanyaan 2 dan 3 sediakan 5-7 baris kosong untuk uraian.

Kegiatan 2: Pencipta Musik: Membuat Alat Musik Sendiri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bahan bekas pilihan dari kegiatan 1
  • Alat bantu: gunting, lakban, lem, tali/karet gelang
  • Bahan tambahan: cat/spidol untuk dekorasi (opsional)
  • Kertas atau kain untuk melapisi bagian tertentu (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih 2-3 bahan bekas terbaikmu dari kegiatan 1.
  2. Rancang dan buat alat musik sederhana dari bahan tersebut. Kamu boleh menggabungkan beberapa bahan atau menambahkan elemen untuk memperkuat bunyi.
  3. Pastikan alat musikmu aman dimainkan (tidak tajam, tidak mudah pecah).
  4. Beri nama kreatif untuk alat musikmu!
  5. Uji coba alat musikmu: mainkan dengan berbagai cara (pelan, cepat, keras, lembut).
  6. Gambar alat musikmu dan jelaskan bagian-bagiannya.

Pertanyaan:

1. Gambar alat musik ciptaanmu dan beri label pada setiap bagiannya!

Ruang gambar

2. Lengkapi kartu identitas alat musikmu di bawah ini: Nama alat musik, Bahan utama, Cara memainkan, Jenis bunyi yang dihasilkan, Inspirasi pembuatan

3. Apa tantangan yang kamu hadapi saat membuat alat musik ini? Bagaimana kamu mengatasinya?

Sediakan kotak besar untuk gambar (setengah halaman). Untuk kartu identitas sediakan 5 baris dengan format: 'Nama alat musik: ___', 'Bahan utama: ___', dst. Untuk pertanyaan 3 sediakan 5-7 baris kosong.

Kegiatan 3: Komposer Cilik: Menciptakan Pola Irama Sederhana

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat musik buatan sendiri dari kegiatan 2
  • Kertas untuk menulis notasi sederhana
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya membuat musik! Gunakan alat musik buatanmu untuk menciptakan pola irama.
  2. Pola irama adalah ketukan yang berulang dengan aturan tertentu. Contoh: prok-prok-pes, prok-prok-pes (prok=tepuk tangan, pes=hentakan kaki).
  3. Buatlah 2 pola irama berbeda menggunakan alat musikmu. Setiap pola terdiri dari 4-8 ketukan yang bisa diulang.
  4. Tuliskan pola iramamu menggunakan simbol atau kata sederhana.
  5. Mainkan pola iramamu dan minta temanmu mendengarkan!
  6. Coba gabungkan pola iramamu dengan teman sebangku untuk membuat musik kelompok.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 2 pola irama ciptaanmu menggunakan simbol atau kata! (Contoh: O = bunyi keras, o = bunyi pelan, - = diam/istirahat)

2. Bagaimana rasanya saat memainkan pola irama ciptaanmu sendiri? Apakah ada kesulitan?

3. Ketika kamu menggabungkan pola iramamu dengan teman, apa yang terjadi? Apakah musiknya menjadi lebih menarik? Mengapa?

Untuk pertanyaan 1, sediakan 2 kotak (masing-masing 3 baris) dengan label 'Pola Irama 1:' dan 'Pola Irama 2:'. Sertakan panduan simbol di atas kotak. Untuk pertanyaan 2 dan 3 sediakan 5-7 baris kosong untuk uraian.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang musik dan bunyi?

2. Setelah kegiatan ini, apakah kamu melihat benda-benda di sekitarmu dengan cara berbeda? Jelaskan!

3. Bagaimana kamu bisa menggunakan pengetahuan tentang membuat alat musik sederhana ini dalam kehidupan sehari-hari atau di masa depan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.