LKPDPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

LKPD Seni Musik Kelas 1: Mengenal Pulsa dan Ketukan Melalui Denyut Jantung dan Tepukan Tangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Seni Musik kelas 1 dengan topik "Mengenal Pulsa dan Ketukan Melalui Denyut Jantung dan Tepukan Tangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Seni Musik Kelas 1: Mengenal Pulsa dan Ketukan Melalui Denyut Jantung dan Tepukan Tangan

Seni Musik - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Seni Musik — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Pulsa dan Ketukan Melalui Denyut Jantung dan Tepukan Tangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSeni Musik
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Pulsa dan Ketukan Melalui Denyut Jantung dan Tepukan Tangan
Alokasi Waktu60 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali pulsa/denyut/ketukan sebagai unsur irama dengan cara merasakan denyut jantung sendiri dan memindahkannya ke dalam tepukan tangan secara berulang dan teratur.
  2. Murid dapat menunjukkan ekspresi senang saat melakukan aktivitas merasakan denyut jantung dan bertepuk tangan mengikuti pulsa.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan dirimu dengan duduk tegak dan nyaman di kursi.
  • Ikuti setiap langkah kegiatan dengan tertib dan penuh semangat.
  • Boleh bertanya kepada Bapak/Ibu Guru jika ada yang kurang jelas.
  • Kerjakan dengan jujur — tidak ada jawaban salah selama kamu mencoba dengan sungguh-sungguh!
  • Gunakan pensil atau krayon untuk mengisi dan mewarnai bagian yang diminta.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Denyut Jantungku! 💓

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Tangan sendiri (untuk merasakan denyut jantung)
  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Letakkan tangan kananmu di dada sebelah kiri (di tempat jantungmu berada).
  2. Diam sejenak... rasakan ada yang berdegup? Itu adalah denyut jantungmu!
  3. Hitunglah berapa kali jantungmu berdegup dalam waktu yang Bapak/Ibu Guru hitung (10 detik).
  4. Tuliskan angkanya di kotak yang tersedia.
  5. Sekarang lompat-lompat kecil 5 kali, lalu rasakan lagi denyut jantungmu.
  6. Tuliskan angkanya lagi. Apakah berubah?

Pertanyaan:

1. Ketika kamu diam, denyut jantungmu terasa... (pilih dengan melingkari): CEPAT / SEDANG / LAMBAT

2. Setelah lompat-lompat, denyut jantungmu terasa... (pilih dengan melingkari): CEPAT / SEDANG / LAMBAT

3. Gambarlah wajahmu saat merasakan denyut jantung! Apakah kamu merasa senang, kaget, atau penasaran? Gambar di kotak di bawah ini, lalu tuliskan perasaanmu dengan satu kata.

Ruang gambar

4. Denyut jantung yang berulang dan teratur disebut... isilah titik-titiknya: P _ _ _ A

Kotak isian kata, lingkaran pilihan, dan kotak gambar berukuran 6x6 cm tersedia di lembar kerja untuk setiap pertanyaan.

Kegiatan 2: Pindahkan Denyutmu ke Tepukan Tangan! 👏

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kedua tangan (untuk bertepuk)
  • Pensil
  • Krayon atau pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Letakkan kembali tanganmu di dada dan rasakan denyut jantungmu.
  2. Sekarang, ikuti denyut itu dengan tepukan tangan — satu denyut, satu tepukan. Lakukan 8 kali tepukan bersama teman-temanmu!
  3. Dengarkan Bapak/Ibu Guru mencontohkan tepukan lambat, sedang, dan cepat.
  4. Tirukan setiap contoh tepukan bersama-sama.
  5. Setelah mencoba, isi tabel di bawah ini berdasarkan pengalamanmu.

Pertanyaan:

1. Isi tabel pengalamanmu bertepuk tangan berikut ini! Kolom 1: Jenis Tepukan | Kolom 2: Rasanya Bagaimana? | Kolom 3: Mudah atau Susah?
Baris 1: Tepukan Lambat
Baris 2: Tepukan Sedang
Baris 3: Tepukan Cepat

Ruang tabel jawaban

2. Tepukan mana yang paling mirip dengan denyut jantungmu saat istirahat? Lingkari jawabanmu: LAMBAT / SEDANG / CEPAT. Mengapa menurutmu begitu?

3. Saat kamu bertepuk tangan mengikuti denyut jantung, bagaimana perasaanmu? Warnai bintang sesuai perasaanmu: ⭐ (biasa saja) ⭐⭐ (senang) ⭐⭐⭐ (sangat senang dan seru!). Tulis satu kalimat tentang perasaanmu.

Tabel 3 kolom dan 3 baris untuk pertanyaan 1. Kotak uraian kecil (3 baris) untuk pertanyaan 2. Gambar tiga bintang yang bisa diwarnai dan baris kosong untuk kalimat di pertanyaan 3.

Kegiatan 3: Aku Bisa Membuat Pola Tepukku Sendiri! 🎵

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kedua tangan
  • Pensil atau krayon

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang waktunya berkreasi! Kamu akan membuat pola tepukan sendiri.
  2. Simbol tepukan: gambar tangan (👏) berarti TEPUK SEKALI. Simbol titik (•) berarti DIAM/TIDAK TEPUK.
  3. Bapak/Ibu Guru akan mencontohkan dulu: 👏 👏 • 👏 (tepuk, tepuk, diam, tepuk).
  4. Sekarang giliranmu! Isi 8 kotak di bawah ini dengan simbol 👏 atau • sesuai pola yang kamu inginkan.
  5. Latih pola tepukanmu 3 kali sampai lancar.
  6. Ajak satu teman untuk mendengarkan pola tepukanmu, lalu giliran temanmu mencoba polanya.

Pertanyaan:

1. Gambarlah pola tepukanmu di 8 kotak ini! Isi setiap kotak dengan gambar tangan (untuk TEPUK) atau titik besar (untuk DIAM):
[ ] [ ] [ ] [ ] [ ] [ ] [ ] [ ]

Ruang gambar

2. Setelah kamu dan temanmu saling mendengarkan pola tepukan masing-masing, ceritakan: Pola tepukan siapa yang menurutmu paling seru? Mengapa?

3. Menurut kamu, apakah tepukan tangan bisa menjadi musik? Lingkari jawabanmu: IYA / TIDAK. Jelaskan alasanmu dengan 1 kalimat pendek.

Delapan kotak besar (masing-masing 2x2 cm) berjejer untuk pertanyaan 1. Kotak uraian (3 baris) untuk pertanyaan 2 dan 3.

REFLEKSI

1. Hari ini kamu merasakan denyut jantungmu sendiri. Di mana lagi kamu bisa merasakan denyutan seperti itu di tubuhmu? (Misalnya: di leher atau di pergelangan tangan.)

2. Apa bagian yang paling menyenangkan dari kegiatan hari ini? Ceritakan kepada teman di sebelahmu!

3. Menurutmu, mengapa penting untuk bertepuk tangan bersama-sama dengan teratur saat bernyanyi atau bermain musik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.