LKPD Sejarah Kelas 11: Menerapkan Keterampilan Berpikir Sinkronis dalam Menganalisis Kondisi Politik dan Dinamika Antargolongan Sekitar Proklamasi Kemerdekaan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sejarah kelas 11 dengan topik "Menerapkan Keterampilan Berpikir Sinkronis dalam Menganalisis Kondisi Politik dan Dinamika Antargolongan Sekitar Proklamasi Kemerdekaan".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Sejarah Kelas 11: Menerapkan Keterampilan Berpikir Sinkronis dalam Menganalisis Kondisi Politik dan Dinamika Antargolongan Sekitar Proklamasi Kemerdekaan
Sejarah - Kelas 11
Bab 4 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Sejarah — Kelas 11 (Fase F) Topik: Menerapkan Keterampilan Berpikir Sinkronis dalam Menganalisis Kondisi Politik dan Dinamika Antargolongan Sekitar Proklamasi Kemerdekaan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aktivitas 1: Menerapkan Keterampilan Berpikir Diakronis (Rekonstruksi Kronologis)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Susunlah urutan kronologis yang tepat dari kelima peristiwa acak di atas (gunakan kode huruf A-B-C-D-E) dan jelaskan secara singkat hubungan kausalitas (sebab-akibat) yang menghubungkan peristiwa pertama hingga peristiwa terakhir. Format uraian: 1) Urutan huruf kronologis: [tuliskan urutan huruf]; 2) Penjelasan hubungan kausalitas sebab-akibat antartahap peristiwa: [tuliskan analisis alur sebab-akibat minimal 4-5 kalimat]. Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menerapkan Keterampilan Berpikir Sinkronis (Analisis Matriks Dinamika 15–16 Agustus 1945)Estimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel matriks analisis sinkronis untuk membedah dinamika politik pada kurun waktu 15-16 Agustus 1945 berdasarkan 3 entitas: Golongan Muda, Golongan Tua, dan Pihak Militer Jepang. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan analisis sinkronis pada tabel di atas, simpulkan inti persilangan dinamika politik antargolongan pada 15-16 Agustus 1945 tersebut! Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Entitas: Golongan Muda, Golongan Tua, Militer Jepang), Kolom 2 (Tokoh/Aktor Kunci), Kolom 3 (Sikap, Argumen, dan Tindakan pada 15-16 Agustus 1945); dilanjutkan kolom uraian kesimpulan di bawah tabel. Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menerapkan Komparasi Diakronis dan Sinkronis dalam Isu Sekitar ProklamasiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Terapkan analisis diakronis dan sinkronis untuk membuktikan bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 adalah murni hasil perjuangan dan inisiatif bangsa Indonesia, bukan pemberian Jepang! Format uraian terstruktur: Bagian A (Bukti Diakronis/Kronologis alur peristiwa penolakan janji Jepang), Bagian B (Bukti Sinkronis/Kondisi tekanan politik serentak pada Agustus 1945), Bagian C (Kesimpulan akhir pembuktian). REFLEKSI1. Bagaimana penerapan cara berpikir diakronis dan sinkronis membantu saya memahami peristiwa proklamasi kemerdekaan secara lebih utuh dibandingkan sekadar menghafal tanggal? 2. Saat menghadapi perbedaan pendapat dalam kelompok atau kehidupan sehari-hari, bagaimana analisis multi-sudut pandang (seperti cara berpikir sinkronis pada Golongan Muda dan Tua) dapat membantu saya mengambil keputusan yang tepat? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.