LKPDPertemuan 3Bab 4Fase FSemester 2

LKPD Sejarah Kelas 11: Menerapkan Keterampilan Berpikir Diakronis (Kronologis) dalam Menganalisis Rangkaian Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sejarah kelas 11 dengan topik "Menerapkan Keterampilan Berpikir Diakronis (Kronologis) dalam Menganalisis Rangkaian Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sejarah Kelas 11: Menerapkan Keterampilan Berpikir Diakronis (Kronologis) dalam Menganalisis Rangkaian Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan

Sejarah - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sejarah — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menerapkan Keterampilan Berpikir Diakronis (Kronologis) dalam Menganalisis Rangkaian Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenerapkan Keterampilan Berpikir Diakronis (Kronologis) dalam Menganalisis Rangkaian Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan keterampilan berpikir diakronis (kronologis) dan sinkronis dalam menganalisis informasi tentang peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap teks pengantar dan instruksi kerja dengan cermat secara mandiri maupun berkelompok.
  • Gunakan keterampilan berpikir diakronis (memanjang dalam waktu, mementingkan urutan kronologis peristiwa beserta hubungan sebab-akibatnya) dan sinkronis (meluas dalam ruang, menganalisis kondisi mendalam pada satu waktu tertentu) dalam mengolah informasi.
  • Tuliskan hasil kerja secara sistematis pada format tabel dan ruang analisis yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Rekonstruksi Garis Waktu Kronologis Peristiwa Proklamasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Sejarah Kelas 11 Bab 4
  • Alat tulis/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati lima peristiwa penting sekitar proklamasi berikut: (A) Perumusan Naskah Proklamasi di Rumah Laksamana Maeda, (B) Pembacaan Teks Proklamasi di Pegangsaan Timur 56, (C) Kekalahan Jepang/Menyerah tanpa syarat kepada Sekutu, (D) Rapat Pemuda di Lembaga Bakteriologi Pegangsaan Timur, (E) Peristiwa Rengasdengklok.
  2. Urutkan kelima peristiwa tersebut dari waktu paling awal hingga paling akhir secara kronologis.
  3. Tuliskan hasil urutan beserta penanggalan/waktu kejadian dan hubungan sebab-akibat langsung antarperistiwa pada format tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel rekonstruksi kronologis berikut dengan menyusun urutan peristiwa A, B, C, D, dan E secara diakronis, menyertakan waktu kejadian, serta menjelaskan keterkaitan sebab-akibat langsungnya!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 kolom: Kolom 1 (Urutan Kronologis 1-5), Kolom 2 (Kode & Nama Peristiwa), Kolom 3 (Waktu/Tanggal Kejadian), Kolom 4 (Hubungan Sebab-Akibat Antarperistiwa).

Kegiatan 2: Analisis Hubungan Diakronis (Kausalitas Antar-Waktu) Peristiwa Sekitar Proklamasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Sejarah Kelas 11
  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan cara berpikir diakronis untuk melihat bagaimana satu peristiwa pada waktu sebelumnya menjadi pemicu bagi peristiwa setelahnya.
  2. Jawablah pertanyaan analisis kausalitas berdasarkan data kronologis yang telah disusun pada Kegiatan 1.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip diakronis, analisislah mengapa berita kekalahan Jepang pada 15 Agustus 1945 secara langsung menyebabkan terjadinya dinamika antara golongan pemuda dan Sukarno-Hatta hingga berujung pada Peristiwa Rengasdengklok!

2. Jika ditarik garis kronologis kausalitas, analisislah peran peristiwa kesepakatan di Rengasdengklok (peran Achmad Soebardjo) terhadap pelaksanaan perumusan teks proklamasi di kediaman Laksamana Maeda!

Tuliskan jawaban dalam 1-2 paragraf analitis per nomor pada lembar garis berjarak yang disediakan.

Kegiatan 3: Penerapan Berpikir Sinkronis pada Titik Puncak 17 Agustus 1945

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Teks Sejarah Kelas 11 Bab 4
  • Lembar Kerja Siswa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Beralihlah ke sudut pandang berpikir sinkronis: fokus menganalisis situasi ruang dan keadaan menyeluruh pada satu titik waktu, yaitu hari Jumat, 17 Agustus 1945 sekitar pukul 10.00 WIB di Jl. Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta.
  2. Diskusikan dalam kelompok berpasangan untuk membedah beragam aspek keadaan yang melingkupi momen pembacaan proklamasi tersebut (sosial, politik, dan spasial/suasana).
  3. Setelah diskusi selesai, kerjakan 3 pertanyaan refleksi individu dan ikuti kesimpulan penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Terapkan pendekatan sinkronis untuk menganalisis aspek kondisi politik, spasial (lokasi), dan partisipasi sosial yang terjadi tepat pada waktu pembacaan teks proklamasi 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur 56!

Format tabel 3 baris sinkronis: Baris 1 (Kondisi Politik Jakarta 17 Agustus 1945), Baris 2 (Kondisi Spasial/Lokasi Pegangsaan Timur 56), Baris 3 (Partisipasi Tokoh & Sosial Masyarakat).

REFLEKSI

1. Setelah melacak urutan peristiwa sekitar proklamasi, mengapa ketepatan memahami urutan waktu (diakronis) sangat penting agar kita tidak salah menyimpulkan penyebab suatu peristiwa sejarah?

2. Bagaimana pemahaman tentang situasi serba terbatas dan menegangkan pada 17 Agustus 1945 (analisis sinkronis) membentuk kesadaranmu tentang arti perjuangan kemerdekaan bagi generasi masa kini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.