LKPDPertemuan 7Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Sejarah Kelas 11: Mengevaluasi Nilai Ketangguhan dan Resiliensi Masa Pendudukan Jepang untuk Kehidupan Masa Sekarang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sejarah kelas 11 dengan topik "Mengevaluasi Nilai Ketangguhan dan Resiliensi Masa Pendudukan Jepang untuk Kehidupan Masa Sekarang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sejarah Kelas 11: Mengevaluasi Nilai Ketangguhan dan Resiliensi Masa Pendudukan Jepang untuk Kehidupan Masa Sekarang

Sejarah - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sejarah — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengevaluasi Nilai Ketangguhan dan Resiliensi Masa Pendudukan Jepang untuk Kehidupan Masa Sekarang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengevaluasi Nilai Ketangguhan dan Resiliensi Masa Pendudukan Jepang untuk Kehidupan Masa Sekarang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah masa pendudukan Jepang untuk dikontekstualisasikan dalam kehidupan masa sekarang

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah ringkasan konteks sejarah dan setiap instruksi kerja dengan cermat.
  • Bekerjalah secara mandiri dan kolaboratif sesuai petunjuk pada tiap nomor kegiatan.
  • Gunakan kemampuan evaluasi kritis untuk menghubungkan nilai sejarah masa pendudukan Jepang dengan realitas kehidupan saat ini.
  • Tuliskan hasil pertimbangan dan penilaianmu secara jelas pada format ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Evaluasi Nilai Resiliensi Kolektif dan Disiplin Masa Jepang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Sejarah Kelas XI Bab 3
  • Alat tulis
  • Kertas LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks konteks sejarah berikut: 'Pada masa pendudukan Jepang (1942–1945), rakyat Indonesia menghadapi tekanan ekonomi luar biasa, kerja paksa (romusha), serta pengawasan ketat melalui sistem rukun tetangga (tonarigumi) dan mobilisasi semi-militer. Di balik kekejaman tirani tersebut, masyarakat Indonesia memperlihatkan daya tahan hidup (resiliensi), gotong royong bertahan hidup di tingkat akar rumput, serta penyerapan disiplin organisasi yang kemudian berbalik menjadi modal perjuangan mempertahankan kemerdekaan.'
  2. Evaluasi dua nilai utama dari peristiwa tersebut: gotong royong berbasis komunitas lokal (tonarigumi) dan daya tahan (resiliensi) menghadapi keterbatasan ekstrem.
  3. Tentukan relevansi dan nilai kegunaannya untuk menghadapi tantangan kehidupan masa sekarang (misal: penanganan krisis bencana atau tantangan ekonomi warga).

Pertanyaan:

1. Evaluasilah nilai gotong royong dan ketahanan komunitas dari sistem tonarigumi pada masa pendudukan Jepang: sejauh mana nilai tersebut relevan dan dapat dikontekstualisasikan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia masa kini?

2. Evaluasilah nilai resiliensi (ketangguhan mental dan fisik) para pendahulu saat menghadapi kelaparan dan tirani Jepang: apa nilai kebermaknaan yang paling bernilai untuk diterapkan seorang pelajar kelas 11 dalam menghadapi tekanan akademik maupun tantangan masa depan?

Format uraian terstruktur minimal 3–5 kalimat per butir pertanyaan yang memuat pertimbangan nilai sejarah, kekuatan/kelemahannya, dan bentuk relevansinya pada kehidupan masa kini.

Kegiatan 2: Tabel Evaluasi Kritis: Nilai Sejarah Pendudukan Jepang vs Konteks Masa Kini

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku panduan sejarah/sumber bacaan
  • Lembar kerja tabel evaluasi
  • Pena

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok diskusi beranggotakan 3–4 orang.
  2. Lakukan evaluasi terhadap 3 nilai penting masa pendudukan Jepang (kreativitas bertahan hidup dalam kelangkaan, disiplin militer/organisasi pemuda, dan solidaritas perjuangan bawah tanah).
  3. Isilah tabel matriks evaluasi secara runtut: jelaskan wujud nilai pada masa Jepang, evaluasi nilai (kelebihan dan batasannya), serta bentuk kontekstualisasi konkret dalam tantangan bangsa saat ini.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah matriks evaluasi 3 nilai sejarah masa Jepang dan kontekstualisasinya dalam tabel 4 kolom (Nilai Sejarah, Bentuk di Masa Pendudukan Jepang, Hasil Evaluasi Nilai, Kontekstualisasi Masa Kini).

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 kolom dengan 3 baris isi: Kolom 1 (Nilai Sejarah Masa Jepang), Kolom 2 (Praktik Masa Pendudukan Jepang 1942-1945), Kolom 3 (Evaluasi Kritis Nilai: Sisi Positif & Batasan), Kolom 4 (Kontekstualisasi di Masa Sekarang).

Kegiatan 3: Perumusan Putusan Nilai dan Refleksi Kontekstual

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja peserta didik
  • Papan tulis/lembar catatan refleksi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil evaluasi pada kegiatan 1 dan 2, susun sebuah pertimbangan evaluatif tertulis mengenai nilai apa dari masa pendudukan Jepang yang MUTLAK DIPERLUKAN oleh generasi muda saat ini dan nilai apa yang HARUS DITINGGALKAN.
  2. Sampaikan putusan evaluatif kelompok dalam sesi diskusi kelas singkat.
  3. Selesaikan butir refleksi diri dan transisi penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Buatlah putusan evaluatif: manakah nilai dari masa pendudukan Jepang yang paling penting dipertahankan untuk ketahanan bangsa masa kini, dan nilai/praktik apa yang harus dihindari/ditinggalkan? Berikan argumen penilaianmu.

Format esai evaluatif 1–2 paragraf ringkas berisi perbandingan nilai yang diadopsi vs nilai yang ditolak beserta alasan penilaian rasional.

REFLEKSI

1. Setelah mengevaluasi peristiwa berat pada masa pendudukan Jepang, nilai ketangguhan atau resiliensi apa yang paling mengubah cara pandangmu saat menghadapi kesulitan pribadi?

2. Bagaimana caramu membuktikan kontekstualisasi nilai gotong royong atau disiplin tersebut dalam tindakan nyata di sekolah atau lingkungan rumah mulai hari ini?

3. Apakah kamu merasa nilai-nilai sejarah masa lalu benar-benar bermakna sebagai kompas pemecahan masalah kehidupan zaman sekarang? Jelaskan alasannya.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.