LKPDPertemuan 2Bab 3Fase FSemester 2

LKPD Sejarah Kelas 11: Menjelaskan Transformasi Sistem Pemerintahan Militer Jepang di Tiga Wilayah Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sejarah kelas 11 dengan topik "Menjelaskan Transformasi Sistem Pemerintahan Militer Jepang di Tiga Wilayah Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sejarah Kelas 11: Menjelaskan Transformasi Sistem Pemerintahan Militer Jepang di Tiga Wilayah Indonesia

Sejarah - Kelas 11

Bab 3 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sejarah — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menjelaskan Transformasi Sistem Pemerintahan Militer Jepang di Tiga Wilayah Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenjelaskan Transformasi Sistem Pemerintahan Militer Jepang di Tiga Wilayah Indonesia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan sejarah pada masa Pendudukan Jepang mencakup keterkaitan Perang Pasifik serta transformasi sistem pemerintahan militer di Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan secara saksama sebelum mulai menjawab.
  • Gunakan sumber bacaan Buku Siswa Sejarah Kelas XI Bab 3 dan catatan materi yang telah dipelajari bersama guru.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau berkelompok sesuai arahan guru pada lembar kerja yang disediakan.
  • Fokuskan jawaban pada kata kerja 'menjelaskan' latar belakang peristiwa dan struktur pemerintahan militer Jepang di Indonesia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelaskan Keterkaitan Perang Pasifik dengan Masuknya Jepang ke Indonesia

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Sejarah Kelas XI Kemendikbudristek
  • Alat tulis/buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ingat kembali materi tentang latar belakang pecahnya Perang Pasifik pada akhir tahun 1941.
  2. Jelaskan keterkaitan antara serangan Pearl Harbor, embargo minyak oleh Sekutu, dan alasan mendesak Jepang menguasai wilayah Hindia Belanda (Indonesia).
  3. Tuliskan penjelasan kalian secara runtut pada format isian naratif yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagaimana keterkaitan antara meletusnya Perang Pasifik (Perang Asia Timur Raya) dengan motif Jepang menduduki kepulauan Indonesia pada tahun 1942!

Tuliskan penjelasan dalam bentuk paragraf (minimal 4-6 kalimat) pada kolom uraian yang menjelaskan: (1) Peristiwa pemicu Perang Pasifik, (2) Masalah embargo sumber daya oleh Sekutu, dan (3) Arti strategis sumber daya alam Indonesia bagi perang Jepang.

Kegiatan 2: Menjelaskan Pembagian dan Transformasi Tiga Wilayah Pemerintahan Militer

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Sejarah Kelas XI
  • Peta wilayah kepulauan Indonesia masa pendudukan Jepang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati pembagian wilayah kekuasaan militer Jepang di Indonesia yang dibagi ke dalam tiga komando militer.
  2. Lengkapi tabel perbandingan mengenai wilayah kekuasaan, kesatuan militer yang berkuasa, pusat kedudukan, serta karakteristik fokus pemerintahannya.
  3. Jelaskan alasan mengapa Jepang membagi Indonesia menjadi tiga wilayah pemerintahan militer yang terpisah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel transformasi tiga wilayah militer Jepang di Indonesia berikut:

  1. Wilayah Jawa dan Madura,
  2. Wilayah Sumatra, dan
  3. Wilayah Indonesia Timur (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua)!
Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan alasan utama kebijakan pemerintah pendudukan Jepang membagi wilayah Indonesia menjadi tiga zona pemerintahan militer yang terpisah dan tidak menjadikannya satu kesatuan pemerintahan tunggal!

Untuk pertanyaan 1: Isilah tabel 4 kolom (Wilayah, Kesatuan Penguasa Militer, Pusat Kedudukan, Karakteristik Utama). Untuk pertanyaan 2: Tuliskan uraian penjelasan 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Menjelaskan Transformasi Birokrasi Sipil di Bawah Kendali Militer

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Sejarah Kelas XI
  • Bagan struktur birokrasi Jepang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah konteks bagaimana Jepang merestrukturisasi sistem birokrasi pemerintahan daerah warisan kolonial Belanda menjadi sistem berjenjang ala militer Jepang (seperti Shu, Ken, Gun, Son, Ku, hingga Tonarigumi/RT).
  2. Diskusikan bersama teman sebangku mengenai struktur hierarki birokrasi ini dan fungsinya dalam mobilisasi masyarakat.
  3. Jelaskan bagaimana transformasi struktur pemerintahan tersebut bekerja dalam mengontrol masyarakat Indonesia hingga ke tingkat paling bawah.

Pertanyaan:

1. Jelaskan susunan tingkatan birokrasi lokal bentukan Jepang (dari Shu/Karesidenan hingga tingkatan Tonarigumi/Rukun Tetangga) beserta fungsi penerapannya bagi kepentingan pengawasan dan mobilisasi rakyat!

Tuliskan dalam format deskripsi hierarki dan penjelasan fungsi operasional pengawasan militer ke tingkat masyarakat sipil (panjang 5-7 kalimat). Waktu kegiatan ini sudah termasuk penyelesaian tugas, refleksi murid, dan penutupan kelas.

REFLEKSI

1. Dari pembelajaran hari ini, hal penting apa yang kamu pahami mengenai keterkaitan antara kondisi krisis sumber daya perang di Pasifik dengan nasib rakyat Indonesia di bawah pendudukan militer?

2. Bagaimana pemahamanmu mengenai sistem Tonarigumi bentukan militer Jepang membantu kamu memahami asal-usul sistem Rukun Tetangga (RT) yang masih kita gunakan dalam lingkungan masyarakat masa kini?

3. Bagian mana dari transformasi pembagian tiga wilayah militer Jepang yang menurutmu paling menunjukkan strategi militeristik Jepang di Indonesia?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.