LKPDPertemuan 7Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Sejarah Kelas 11: Mengevaluasi Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sejarah Pergerakan Kebangsaan Indonesia untuk Dikontekstualisasikan dalam Kehidupan Masa Sekarang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sejarah kelas 11 dengan topik "Mengevaluasi Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sejarah Pergerakan Kebangsaan Indonesia untuk Dikontekstualisasikan dalam Kehidupan Masa Sekarang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sejarah Kelas 11: Mengevaluasi Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sejarah Pergerakan Kebangsaan Indonesia untuk Dikontekstualisasikan dalam Kehidupan Masa Sekarang

Sejarah - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sejarah — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengevaluasi Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sejarah Pergerakan Kebangsaan Indonesia untuk Dikontekstualisasikan dalam Kehidupan Masa Sekarang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengevaluasi Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sejarah Pergerakan Kebangsaan Indonesia untuk Dikontekstualisasikan dalam Kehidupan Masa Sekarang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi nilai-nilai yang terkandung dalam sejarah Pergerakan Kebangsaan Indonesia untuk dikontekstualisasikan dalam kehidupan masa sekarang

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap aktivitas LKPD dengan cermat.
  • Gunakan pemikiran kritis dan evaluatif dalam menelaah keterkaitan antara nilai sejarah pergerakan kebangsaan dengan realitas masa kini.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau kelompok sesuai instruksi guru dan catat hasil evaluasi pada ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aktivitas 1: Telaah Kritis Nilai Sejarah Pergerakan Kebangsaan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Sejarah Kelas 11 Bab 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati ringkasan peristiwa sejarah pergerakan kebangsaan yang disajikan pada stimulus singkat.
  2. Identifikasi nilai utama yang melandasi peristiwa tersebut (misal: persatuan lintas primordial, kesetaraan/emansipasi, diplomasi kritis, atau kemandirian).
  3. Evaluasilah mengapa nilai tersebut krusial dalam mendorong perjuangan bangsa pada masa kolonial.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan peristiwa Kongres Pemuda II (1928) yang melahirkan Sumpah Pemuda, evaluasilah bagaimana nilai persatuan melampaui sekat-sekat kesukuan (Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Celebes) menjadi titik balik paling mendasar dalam strategi perjuangan kebangsaan!

2. Perhatikan perjuangan tokoh-tokoh pers bumiputera (seperti Tirto Adhi Soerjo melalui Medan Prijaji). Evaluasilah nilai literasi kritis dan kebebasan berpikir yang mereka perjuangkan dalam membongkar ketidakadilan kolonial saat itu!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf analisis evaluatif (minimal 3-4 kalimat padat per nomor pada lembar kerja uraian yang disediakan).

Kegiatan 2: Aktivitas 2: Matriks Evaluasi Relevansi Nilai Masa Lalu ke Masa Kini

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Matriks
  • Buku referensi Sejarah Kelas 11

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok (3-4 orang) mengenai relevansi nilai-nilai pergerakan nasional dalam menjawab tantangan bangsa hari ini.
  2. Evaluasi efektivitas dan kesesuaian penerapan nilai tersebut dalam menghadapi isu kontemporer (seperti polarisasi sosial di media digital, tantangan integrasi ekonomi, dan krisis integritas).
  3. Lengkapi tabel evaluasi nilai dengan argumentasi kontekstual yang objektif.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel evaluasi kontekstual berikut: analisis 3 nilai pergerakan kebangsaan, tantangan kontekstual masa kini yang relevan, serta penilaian kritis mengenai bagaimana nilai tersebut dapat menyelesaikan tantangan tersebut!

Ruang tabel jawaban

Isilah format tabel 4 kolom berikut:
| No | Nilai Pergerakan Kebangsaan | Isu/Tantangan Masa Kini | Penilaian Kritis Kontekstualisasi (Relevansi & Solusi) |
| 1 | [Isi Nilai] | [Isi Isu Masa Kini] | [Isi Evaluasi Kritis] |
| 2 | [Isi Nilai] | [Isi Isu Masa Kini] | [Isi Evaluasi Kritis] |
| 3 | [Isi Nilai] | [Isi Isu Masa Kini] | [Isi Evaluasi Kritis] |

Kegiatan 3: Aktivitas 3: Sidang Evaluasi dan Pengambilan Keputusan Nilai

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Teks studi kasus lembar kerja
  • Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu dilema kebangsaan masa kini yang disajikan dalam skenario studi kasus singkat.
  2. Lakukan penilaian kritis (evaluasi) berbasis pertimbangan nilai pergerakan kebangsaan.
  3. Rumuskan simpulan sikap evaluatif kelompok yang logis dan berdasar kesadaran sejarah.

Pertanyaan:

1. Studi Kasus: Di era digital saat ini, marak fenomena individualisme dan pengabaian kepentingan kolektif demi popularitas/keuntungan pribadi di ruang publik virtual. Berdasarkan telaahmu terhadap nilai kerelaan berkorban dan soliditas pergerakan nasional 1908-1928, evaluasilah sejauh mana pergeseran nilai ini mengancam ketahanan bangsa dan apa penilaian evaluatifmu terhadap komitmen generasi muda saat ini dalam merawat nilai-nilai kebangsaan tersebut?

Tuliskan hasil evaluasi kritis kelompok dalam 1-2 paragraf argumentatif pada lembar tanggapan studi kasus.

REFLEKSI

1. Nilai pergerakan kebangsaan mana yang menurutmu paling mendesak untuk kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar di lingkungan sekolah atau media sosial?

2. Bagaimana caramu membuktikan bahwa nilai sejarah pergerakan kebangsaan bukan sekadar hafalan masa lalu, melainkan pedoman berpikir kritis dalam menghadapi persoalan bangsa saat ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.