LKPDPertemuan 4Bab 2Fase FSemester 1

LKPD Sejarah Kelas 11: Menganalisis Informasi dari Sumber Sejarah Mengenai Tokoh dan Pemikiran Pergerakan Kebangsaan Indonesia

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sejarah kelas 11 dengan topik "Menganalisis Informasi dari Sumber Sejarah Mengenai Tokoh dan Pemikiran Pergerakan Kebangsaan Indonesia".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sejarah Kelas 11: Menganalisis Informasi dari Sumber Sejarah Mengenai Tokoh dan Pemikiran Pergerakan Kebangsaan Indonesia

Sejarah - Kelas 11

Bab 2 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sejarah — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Informasi dari Sumber Sejarah Mengenai Tokoh dan Pemikiran Pergerakan Kebangsaan Indonesia

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Informasi dari Sumber Sejarah Mengenai Tokoh dan Pemikiran Pergerakan Kebangsaan Indonesia
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis informasi dari sumber sejarah mengenai organisasi dan tokoh Pergerakan Kebangsaan Indonesia

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah kutipan sumber sejarah dan instruksi kerja dengan cermat.
  • Diskusikan permasalahan dalam kelompok dengan mengedepankan sikap saling menghargai dan berpikir kritis.
  • Kerjakan tugas analisis pada ruang lembar kerja yang telah disediakan sesuai format.
  • Perhatikan alokasi waktu untuk setiap bagian kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ekstraksi Fakta dan Identifikasi Pemikiran Tokoh dari Sumber Primer

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks kutipan sumber sejarah (tersedia di LKPD)
  • Buku Teks Sejarah Kelas 11 Kemendikbudristek
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua kutipan sumber sejarah berikut dengan seksama.
  2. Sumber A: Kutipan tulisan R.M. Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara) tahun 1913 berjudul 'Als ik eens Nederlander was' (Seandainya Aku Seorang Belanda): 'Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta peringatan kemerdekaan di negeri yang telah kita rampas sendiri kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, melainkan juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu...'.
  3. Sumber B: Kutipan tulisan H.O.S. Tjokroaminoto dalam Kongres Sarekat Islam di Bandung tahun 1916: 'Tidak wajar lagi melihat Hindia sebagai sapi perahan yang hanya diberi makan karena susunya; tidak patut lagi melihat negeri ini sebagai tempat di mana orang-orang datang dengan maksud memetik hasilnya dan sekarang tidak lagi dapat dipertanggungjawabkan bahwa penduduknya, kaum bumiputera, tidak diberi hak bersuara dalam urusan pemerintahan yang mengatur nasib mereka...'.
  4. Analisislah kedua sumber tersebut dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan analisis di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Sumber A, informasi apakah yang disampaikan oleh R.M. Suwardi Suryaningrat mengenai kritik terhadap pemerintah kolonial Hindia Belanda?

2. Berdasarkan Sumber B, analisislah gagasan pokok yang diperjuangkan H.O.S. Tjokroaminoto terkait kedudukan bangsa Indonesia dan hak politiknya!

Tuliskan jawaban pada kolom uraian teks masing-masing nomor dengan uraian kalimat analitis (minimal 2-3 kalimat logis berbasis sumber).

Kegiatan 2: Analisis Perbandingan Karakteristik dan Corak Organisasi Pergerakan Kebangsaan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa Sejarah Kelas 11 Hal. 55-100
  • Tabel matriks analisis LKPD
  • Pena/pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan sumber bacaan Buku Siswa Sejarah Kelas 11 Bab 2 untuk menganalisis corak perjuangan dan pemikiran para tokoh organisasi pergerakan kebangsaan.
  2. Isilah tabel matriks analisis di bawah ini dengan mengidentifikasi tokoh kunci, asas/tujuan, bentuk strategi pergerakan (kooperatif/non-kooperatif, sosial-budaya/politik/keagamaan), serta analisis perannya dalam membangun kesadaran kebangsaan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel analisis 4 organisasi pergerakan nasional berikut:

  1. Budi Utomo,
  2. Sarekat Islam,
  3. Indische Partij, dan
  4. Perhimpunan Indonesia sesuai kolom yang tersedia!
Ruang tabel jawaban

Isilah pada format tabel 5 kolom berikut di lembar kerja:
Kolom 1: Nama Organisasi
Kolom 2: Tokoh Pemimpin/Pendiri
Kolom 3: Asas & Tujuan Organisasi
Kolom 4: Bentuk Strategi Pergerakan (Kooperatif/Non-Kooperatif & Bidang Gerak)
Kolom 5: Analisis Pengaruh terhadap Kebangkitan Nasional

Kegiatan 3: Diskusi Analisis Kritis Komparasi Pemikiran dan Strategi Pergerakan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil kerja kegiatan 1 dan 2
  • Buku catatan / lembar diskusi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok beranggotakan 4 orang mengenai perbedaan pendekatan strategi pergerakan kebangsaan.
  2. Analisis perbedaan pandangan dan strategi antara kaum radikal/non-kooperatif (contoh: Perhimpunan Indonesia/Indische Partij) dan kaum moderat/kooperatif (contoh: Budi Utomo/organisasi pergerakan yang memanfaatkan Volksraad).
  3. Tuliskan kesimpulan analisis kelompok, lalu ikuti sesi refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan informasi sumber-sumber sejarah yang telah kalian pelajari, analisislah mengapa terjadi perbedaan pilihan strategi (kooperatif vs non-kooperatif) di antara tokoh-tokoh pergerakan nasional dalam menghadapi kekuasaan kolonial Belanda! Jelaskan faktor penyebab dan dampaknya bagi perjuangan!

Tuliskan hasil diskusi kelompok dalam bentuk paragraf analisis terstruktur (minimal 2 paragraf: paragraf 1 memuat faktor penyebab perbedaan strategi, paragraf 2 memuat dampak terhadap dinamika pergerakan kebangsaan).

REFLEKSI

1. Dari analisis sumber sejarah tokoh dan organisasi tadi, pemikiran atau prinsip apa dari tokoh pergerakan yang paling bermakna bagi kesadaran pribadimu sebagai generasi bangsa saat ini?

2. Bagian mana dari kegiatan menganalisis sumber sejarah (kritik kutipan, perbandingan tabel, atau diskusi strategi) yang paling menantang bagimu, dan bagaimana kamu mengatasinya?

3. Sebutkan 1 komitmen nyata yang dapat kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah sebagai wujud meneruskan semangat persatuan para tokoh pergerakan!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.