LKPDPertemuan 4Bab 1Fase FSemester 1

LKPD Sejarah Kelas 11: Menganalisis Isi Sumber Sejarah Masa Penjajahan Melalui Kritik Internal

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Sejarah kelas 11 dengan topik "Menganalisis Isi Sumber Sejarah Masa Penjajahan Melalui Kritik Internal".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Sejarah Kelas 11: Menganalisis Isi Sumber Sejarah Masa Penjajahan Melalui Kritik Internal

Sejarah - Kelas 11

Bab 1 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Sejarah — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Menganalisis Isi Sumber Sejarah Masa Penjajahan Melalui Kritik Internal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranSejarah
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMenganalisis Isi Sumber Sejarah Masa Penjajahan Melalui Kritik Internal
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis informasi dari sumber sejarah mengenai masa penjajahan bangsa Barat melalui kritik sumber

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah penggalan dokumen sumber sejarah masa kolonial yang disediakan dengan saksama dan kritis.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok untuk membedah kredibilitas isi dokumen melalui kritik internal.
  • Tuliskan hasil analisis informasi dan kritik sumber pada format tabel serta kolom yang telah disediakan.
  • Gunakan bukti tekstual (kutipan kalimat atau data) langsung dari sumber untuk mendukung setiap simpulan analisis.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Dokumen Kolonial dan Uji Kredibilitas Isi (Kritik Internal)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Teks Sumber Sejarah 1 (Kutipan Laporan Van den Bosch 1831)
  • Alat tulis
  • Buku Siswa Sejarah Kelas 11

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati teks Sumber 1: Kutipan laporan pejabat kolonial J. van den Bosch (1831) mengenai pelaksanaan Cultuurstelsel di Jawa: 'Rakyat pribumi menyerahkan seperlima tanahnya dengan penuh kerelaan dan sukacita. Sistem tanam paksa ini tidak sedikit pun membebani mereka, melainkan mendatangkan kemakmuran dan mendidik kaum pribumi bekerja teratur tanpa ada paksaan fisik maupun kelaparan.'
  2. Lakukan kritik internal terhadap teks tersebut dengan meneliti kredibilitas pernyataan, keberpihakan (bias) penulis, serta kesesuaian klaim isi dokumen.
  3. Jawablah pertanyaan analisis pada format yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan Sumber 1, analisis klaim yang disampaikan oleh penulis dokumen mengenai kondisi rakyat pribumi. Identifikasi bias atau kepentingan apa yang melatarbelakangi klaim tersebut melalui kritik internal!

2. Analisis apakah isi informasi dalam laporan Van den Bosch tersebut dapat langsung dipercaya sepenuhnya sebagai kebenaran fakta sejarah tunggal? Berikan alasan berdasarkan kaidah kritik internal terhadap isi sumber!

Tuliskan jawaban pada lembar kerja uraian terstruktur (masing-masing 3-5 kalimat analitis yang menyertakan bukti klaim teks dan penalaran kritik internal).

Kegiatan 2: Analisis Perbandingan Isi Sumber Melalui Kritik Sumber Silang (Koroborasi)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks Sumber 1 dan Teks Sumber 2
  • Format tabel perbandingan kritik sumber

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah Sumber 2 berikut: Kutipan tulisan E. Douwes Dekker (Multatuli) dalam Max Havelaar (1860): 'Sawah-sawah milik petani terbengkalai karena mereka dipaksa bekerja tanpa henti di perkebunan nila dan tebu pemerintah. Banyak keluarga memakan akar-akaran dan kelaparan melanda distrik-distrik di Lebak, sementara para penguasa terus melaporkan bahwa keadaan aman dan makmur.'
  2. Bandingkan informasi antara Sumber 1 (Laporan Pejabat Kolonial) dan Sumber 2 (Kritik Multatuli) untuk menguji keandalan isi informasi sejarah.
  3. Isilah tabel analisis kritik sumber pada kolom yang telah disiapkan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perbandingan kritik internal terhadap isi informasi dari kedua sumber sejarah kolonial tersebut!

Ruang tabel jawaban

Isilah tabel 4 kolom: [Aspek Analisis Sumber], [Sumber 1: Laporan Kolonial 1831], [Sumber 2: Max Havelaar 1860], [Simpulan Kritik Internal atas Kredibilitas Informasi].

Kegiatan 3: Sintesis Analisis Kritis Informasi Sejarah dan Refleksi Metodologis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar sintesis kelompok
  • Kertas plano/catatan diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok simpulan akhir mengenai cara memilah fakta dan bias dalam narasi sejarah masa kolonial.
  2. Tuliskan sintesis hasil analisis informasi sumber sejarah dalam bentuk uraian argumentatif singkat.
  3. Selesaikan kegiatan dengan menjawab butir refleksi diri yang mencakup transisi penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil kritik internal terhadap sumber kolonial di atas, analisislah mengapa seorang peneliti atau murid sejarah tidak boleh menerima isi sebuah dokumen sejarah masa penjajahan secara mentah-mentah!

2. Rumuskan simpulan langkah operasional yang harus dilakukan saat menganalisis informasi dari sumber sejarah primer agar diperoleh rekonstruksi peristiwa masa penjajahan yang objektif!

Tuliskan hasil diskusi pada kolom sintesis argumentatif (panjang 1-2 paragraf padat per nomor pertanyaan).

REFLEKSI

1. Setelah menganalisis isi sumber kolonial melalui kritik internal hari ini, apa kesadaran baru yang kamu dapatkan mengenai sifat kebenaran dalam narasi sejarah tertulis?

2. Bagaimana keterampilan mengkritisi bias informasi dalam sumber sejarah ini dapat membantumu menyikapi berita atau klaim informasi di media sosial saat ini?

3. Bagian mana dari langkah kritik internal (menilai motif penulis, menemukan pertentangan isi, atau membandingkan antar-sumber) yang dirasa paling menantang, dan bagaimana kamu mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.