LKPDPertemuan 7Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 2: Pemasangan Sistem Penggerak dan Mekanisme Otomatis)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 2: Pemasangan Sistem Penggerak dan Mekanisme Otomatis)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 2: Pemasangan Sistem Penggerak dan Mekanisme Otomatis)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Praktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 2: Pemasangan Sistem Penggerak dan Mekanisme Otomatis)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPraktik Pembuatan Alat Pakan Otomatis (Tahap 2: Pemasangan Sistem Penggerak dan Mekanisme Otomatis)
Alokasi Waktu90 menit (2 × 45 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu merakit sistem penggerak dan mekanisme otomatis pada alat pakan otomatis, termasuk pemasangan motor dan komponen pendukung lainnya sesuai prosedur.
  2. Murid mampu melakukan pengujian awal terhadap mekanisme penggerak alat pakan otomatis dan mengidentifikasi permasalahan teknis yang muncul selama proses perakitan.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara berkelompok (3-4 orang) sesuai kelompok praktik yang telah ditentukan.
  • Pastikan seluruh alat dan bahan sudah tersedia di meja kerja sebelum memulai kegiatan.
  • Gunakan Alat Pelindung Diri (APD): sarung tangan kerja dan kacamata pelindung selama proses perakitan.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum memulai langkah kerja.
  • Dokumentasikan setiap tahap perakitan dengan foto atau sketsa sebagai bukti proses.
  • Tanyakan kepada guru jika menemui kesulitan teknis yang tidak dapat diselesaikan dalam kelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Identifikasi dan Persiapan Komponen Sistem Penggerak

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Motor DC 12V atau motor servo
  • Set gear/roda gigi
  • Belt atau rantai penghubung
  • Poros dan bearing
  • Bracket/dudukan motor
  • Baut, mur, dan ring
  • Kabel penghubung
  • Adaptor/baterai 12V

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati seluruh komponen sistem penggerak yang tersedia di meja kerja kelompok kalian.
  2. Identifikasi setiap komponen: motor DC/servo, gear, belt/rantai, poros, bearing, bracket, dan komponen pendukung lainnya.
  3. Periksa kondisi fisik setiap komponen — pastikan tidak ada kerusakan atau cacat.
  4. Isi tabel identifikasi komponen pada bagian pertanyaan di bawah.
  5. Diskusikan dalam kelompok: bagaimana setiap komponen akan saling terhubung membentuk sistem penggerak yang fungsional.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel identifikasi komponen sistem penggerak berikut berdasarkan pengamatan langsung terhadap komponen yang tersedia.

Ruang tabel jawaban

2. Gambarkan skema sederhana (diagram blok) yang menunjukkan alur perpindahan gerak dari motor hingga ke mekanisme pengeluaran pakan. Beri tanda panah arah gerak dan nama setiap komponen.

Ruang gambar

3. Mengapa pemilihan rasio gear (perbandingan roda gigi) penting dalam sistem penggerak alat pakan otomatis? Hubungkan jawabanmu dengan kebutuhan kecepatan dan torsi pengeluaran pakan.

Tabel 5 kolom: No | Nama Komponen | Fungsi | Kondisi Fisik | Keterangan. Sediakan kotak kosong ukuran 10×8 cm untuk sketsa diagram blok. Ruang uraian 8-10 baris.

Kegiatan 2: Praktik Perakitan Sistem Penggerak dan Mekanisme Otomatis

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Rangka alat pakan otomatis (dari Tahap 1)
  • Obeng plus dan minus
  • Kunci pas dan kunci ring set
  • Tang kombinasi
  • Bor tangan (jika diperlukan)
  • Penggaris dan waterpass
  • Isolasi listrik
  • Multimeter (untuk cek sambungan kabel)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan rangka alat pakan otomatis yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya (Tahap 1).
  2. Pasang bracket/dudukan motor pada posisi yang telah ditentukan dalam desain. Pastikan posisi sejajar dan kokoh.
  3. Pasang motor pada bracket menggunakan baut pengikat. Kencangkan secara merata agar tidak terjadi getaran berlebih.
  4. Hubungkan gear pada poros motor, lalu pasang belt/rantai ke gear penerima pada mekanisme pengeluaran pakan.
  5. Pasang mekanisme otomatis (katup/auger/pengungkit) yang akan mengontrol pengeluaran pakan.
  6. Hubungkan kabel motor ke sumber daya (adaptor/baterai) — JANGAN nyalakan dulu sebelum pengecekan oleh guru.
  7. Periksa kembali seluruh sambungan: kekencangan baut, kelurusan poros, ketegangan belt, dan posisi kabel.
  8. Catat setiap langkah yang dilakukan pada lembar kerja di bawah.

Pertanyaan:

1. Dokumentasikan prosedur perakitan yang kelompok kalian lakukan dengan mengisi tabel langkah kerja. Sertakan kendala yang ditemui pada setiap tahap (jika ada).

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan teknik yang kalian gunakan untuk memastikan kelurusan (alignment) antara poros motor dengan poros mekanisme pakan. Mengapa kelurusan ini kritis untuk kinerja alat?

3. Diskusikan dalam kelompok: Apa saja faktor keselamatan kerja (K3) yang harus diperhatikan selama proses perakitan sistem penggerak bermotor? Sebutkan minimal 4 faktor beserta alasannya.

Tabel 4 kolom: No Langkah | Kegiatan yang Dilakukan | Kendala yang Ditemui | Solusi yang Diterapkan (minimal 6 baris). Ruang uraian 6-8 baris untuk pertanyaan kelurusan. Ruang diskusi berupa kolom 3 bagian: Faktor K3 | Alasan | Tindakan Pencegahan.

Kegiatan 3: Pengujian Awal dan Troubleshooting Mekanisme Penggerak

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat pakan otomatis yang telah dirakit
  • Sumber daya listrik (adaptor/baterai 12V)
  • Sampel pakan untuk pengujian
  • Multimeter
  • Pelumas (oli/grease)
  • Obeng dan kunci untuk penyetelan
  • Alat tulis dan kamera HP untuk dokumentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah mendapat persetujuan guru, nyalakan motor dengan menghubungkan sumber daya listrik.
  2. Amati pergerakan sistem penggerak selama 30 detik pertama: perhatikan arah putaran, kecepatan, suara, getaran, dan kelancaran mekanisme.
  3. Matikan motor. Evaluasi hasil pengamatan bersama kelompok.
  4. Jika ditemukan masalah, identifikasi penyebabnya dan lakukan perbaikan. Ulangi pengujian setelah perbaikan.
  5. Lakukan pengujian kedua: masukkan sedikit pakan ke wadah dan amati apakah pakan dapat keluar dengan lancar melalui mekanisme otomatis.
  6. Catat semua temuan pada lembar evaluasi di bawah.
  7. Buat kesimpulan tentang kesiapan sistem penggerak untuk tahap selanjutnya.

Pertanyaan:

1. Isi tabel hasil pengujian awal mekanisme penggerak berdasarkan parameter yang diamati.

Ruang tabel jawaban

2. Identifikasi minimal 2 permasalahan teknis yang muncul selama pengujian. Untuk setiap masalah, analisis penyebabnya dan tuliskan solusi perbaikan yang kalian lakukan.

3. Berdasarkan seluruh proses perakitan dan pengujian hari ini, berikan penilaian kesiapan alat kalian menggunakan skala 1-5 (1 = belum siap, 5 = sangat siap). Jelaskan alasan penilaian tersebut dan tuliskan rencana perbaikan untuk pertemuan selanjutnya.

Tabel 4 kolom: No | Parameter Pengujian | Hasil Pengamatan | Status (OK/Perlu Perbaikan) — minimal 5 baris. Ruang uraian troubleshooting: tabel 4 kolom (No | Masalah | Penyebab | Solusi) lalu narasi penjelasan 6-8 baris. Ruang penilaian kesiapan: skala visual 1-5 yang dilingkari + narasi 5-6 baris.

REFLEKSI

1. Apa tantangan terbesar yang kelompokmu hadapi saat merakit sistem penggerak, dan bagaimana cara kalian mengatasinya? Kaitkan dengan pengalaman memecahkan masalah teknis dalam kehidupan sehari-hari.

2. Jika kamu diminta merancang ulang sistem penggerak ini agar lebih efisien dan hemat energi, perubahan apa yang akan kamu lakukan? Berikan alasan berbasis pengetahuan yang kamu pelajari hari ini.

3. Bagaimana keterampilan merakit dan troubleshooting yang kamu praktikkan hari ini dapat bermanfaat untuk karier atau usaha di masa depan? Sebutkan contoh penerapannya secara konkret.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.