LKPDPertemuan 1Bab 4Fase ESemester 2

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Pengenalan Alat Pakan Otomatis dan Observasi Kebutuhan Pakan Hewan Ternak

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Pengenalan Alat Pakan Otomatis dan Observasi Kebutuhan Pakan Hewan Ternak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Pengenalan Alat Pakan Otomatis dan Observasi Kebutuhan Pakan Hewan Ternak

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Pengenalan Alat Pakan Otomatis dan Observasi Kebutuhan Pakan Hewan Ternak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPengenalan Alat Pakan Otomatis dan Observasi Kebutuhan Pakan Hewan Ternak
Alokasi Waktu90 menit (2 Jam Pelajaran)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengamati dan mengidentifikasi jenis hewan ternak, jenis pakan, serta cara pemberian pakan di lingkungan sekitar atau melalui media video/gambar sebagai dasar pemahaman kebutuhan alat pakan otomatis.
  2. Murid mampu menjelaskan permasalahan pemberian pakan manual dan urgensi penggunaan alat pakan otomatis dalam kegiatan peternakan atau budi daya hewan.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang untuk berkolaborasi.
  • Bacalah setiap instruksi dengan saksama dan teliti.
  • Gunakan berbagai sumber belajar (pengamatan langsung, video, internet, atau buku) untuk memperkaya wawasanmu.
  • Diskusikan setiap pertanyaan dengan anggota kelompokmu dan hargai setiap pendapat yang ada.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Peternakan: Mengamati Praktik Pemberian Pakan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan dan alat tulis
  • Gawai/Smartphone (untuk merekam atau mengakses video)
  • Video peternakan (jika observasi tidak dilakukan secara langsung)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pengamatan pada peternakan atau tempat budi daya hewan di sekitar lingkunganmu. Jika tidak memungkinkan, amati video peternakan yang telah disediakan oleh guru.
  2. Fokuskan perhatianmu pada jenis hewan, jenis pakan yang diberikan, alat yang digunakan, dan waktu/frekuensi pemberian pakan.
  3. Diskusikan temuanmu bersama kelompok.
  4. Catat hasil pengamatan kelompokmu ke dalam tabel yang telah disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil pengamatanmu, identifikasilah kebutuhan pakan hewan ternak tersebut!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 5 kolom: No, Jenis Hewan Ternak, Jenis Pakan, Waktu/Frekuensi Pemberian Pakan, dan Alat/Cara Pemberian Pakan Manual. Sediakan minimal 3 baris untuk mengisi data.

Kegiatan 2: Analisis Kritis: Mengapa Harus Beralih ke Otomatis?

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan kembali data yang telah kamu kumpulkan pada Kegiatan 1.
  2. Bayangkan sebuah situasi: Peternak memiliki ribuan ekor hewan, atau peternak tersebut harus pergi ke luar kota selama beberapa hari dan tidak ada yang menggantikan tugasnya.
  3. Diskusikan dalam kelompok mengenai permasalahan apa saja yang akan timbul jika pemberian pakan tetap mengandalkan cara manual.
  4. Analisislah mengapa penggunaan alat pakan otomatis menjadi sebuah solusi yang sangat penting (urgen) untuk diterapkan.

Pertanyaan:

1. Jelaskan minimal 3 permasalahan utama yang sering dihadapi peternak saat memberikan pakan secara manual (konvensional)!

2. Menurut kelompokmu, apa urgensi (kepentingan mendesak) dari penggunaan alat pakan otomatis bagi sebuah usaha peternakan?

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk paragraf uraian yang jelas, logis, dan terstruktur pada kotak bergaris yang disediakan.

Kegiatan 3: Eksplorasi Ide: Menjelajah Inovasi Teknologi Terapan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Gawai/Smartphone dengan akses internet
  • Alat tulis (pensil, penghapus, pulpen)
  • Kertas HVS atau Buku gambar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan gawai atau buku referensi untuk mencari informasi mengenai berbagai jenis produk rekayasa alat pakan otomatis yang sudah ada.
  2. Pilih satu jenis alat pakan otomatis yang menurut kelompokmu paling menarik, sederhana, dan cocok diterapkan untuk hewan ternak yang kamu amati di Kegiatan 1.
  3. Gambarkan sketsa sederhana dari alat tersebut, berikan label/keterangan pada bagian-bagian utamanya.
  4. Jelaskan secara singkat bagaimana prinsip kerja alat tersebut.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa ide alat pakan otomatis yang kamu temukan dan berikan keterangan pada bagian-bagian utamanya!

Ruang gambar

2. Jelaskan secara singkat bagaimana prinsip kerja alat pakan otomatis yang telah kamu gambar tersebut!

Sediakan area kosong (kotak besar tak bergaris) di bagian atas untuk menggambar sketsa, dan beberapa baris kosong di bagian bawah untuk menuliskan penjelasan prinsip kerjanya.

REFLEKSI

1. Apa satu fakta baru yang paling mengejutkan atau menarik yang kamu pelajari tentang manajemen pakan hewan hari ini?

2. Bagaimana perasaanmu setelah menyadari bahwa inovasi teknologi sederhana dapat memecahkan masalah besar bagi para peternak?

3. Jika kamu diminta untuk merancang dan membuat alat pakan otomatis pada pertemuan berikutnya, tantangan terbesar apa yang menurutmu akan kamu hadapi dan bagaimana kamu akan mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.