LKPDPertemuan 6Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 1: Perakitan Komponen Dasar)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 1: Perakitan Komponen Dasar)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 1: Perakitan Komponen Dasar)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Produksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 1: Perakitan Komponen Dasar)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProduksi Alat Penyiram Tanaman Otomatis (Tahap 1: Perakitan Komponen Dasar)
Alokasi Waktu90 Menit (2 Jam Pelajaran)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu melakukan perakitan komponen dasar alat penyiram tanaman otomatis (instalasi pipa, selang, dan keran) sesuai prosedur dan memperhatikan keselamatan kerja.
  2. Murid mampu menerapkan prosedur keamanan dan keselamatan kerja saat menggunakan alat dalam proses produksi alat penyiram tanaman otomatis.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah setiap instruksi pada LKPD dengan teliti dan saksama.
  • Utamakan Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3). Gunakan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan saat memotong atau mengelem pipa.
  • Bekerjalah secara kolaboratif dalam kelompokmu, bagilah tugas dengan adil.
  • Tanyakan kepada guru jika ada instruksi atau penggunaan alat yang belum dipahami.
  • Jaga kebersihan area kerja selama dan setelah proses perakitan selesai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi 1: Kenali Medan dan Siapkan Perisaimu! (Persiapan & Analisis K3)

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Gergaji pipa / cutter
  • Lem PVC
  • Sarung tangan kerja
  • Masker
  • Kacamata pelindung (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati alat dan bahan yang telah disiapkan di meja kelompokmu (pipa, selang, keran, gergaji, lem, dll).
  2. Diskusikan dengan teman sekelompokmu mengenai potensi bahaya dari setiap alat/bahan tersebut.
  3. Tentukan prosedur Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) yang wajib diterapkan sebelum mulai merakit.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan alat dan bahan yang akan digunakan (misal: gergaji pipa, lem PVC, cutter), identifikasi potensi bahaya dan tuliskan tindakan pencegahan (K3) yang harus kalian lakukan!

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa penerapan K3 sangat penting dalam tahapan produksi rekayasa alat penyiram tanaman otomatis ini?

Untuk soal no 1, buatlah tabel dengan 3 kolom: 'Nama Alat/Bahan', 'Potensi Bahaya', dan 'Tindakan Pencegahan (K3)'. Untuk soal no 2, tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf singkat di bawah tabel.

Kegiatan 2: Misi 2: Engineer Beraksi! (Praktik Perakitan Komponen)

Estimasi: 50 Menit

Alat & Bahan:

  • Pipa PVC ukuran sesuai desain
  • Sambungan pipa (fitting T, L, dll)
  • Selang air
  • Keran air (valve)
  • Alat ukur (meteran/penggaris)
  • Amplas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pastikan semua anggota kelompok telah memakai APD (minimal sarung tangan).
  2. Lakukan pengukuran dan pemotongan pipa PVC/selang sesuai dengan desain yang telah kalian buat pada pertemuan sebelumnya.
  3. Rakitlah komponen dasar (pipa, selang, dan keran/valve) secara presisi. Gunakan lem PVC pada sambungan permanen dan pastikan rapat.
  4. Dokumentasikan (foto/sketsa) setiap langkah penting yang kalian lakukan.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa sederhana hasil rakitan komponen dasar (pipa, selang, keran) yang baru saja kelompokmu buat, dan beri keterangan nama komponen pada sketsa tersebut!

Ruang gambar

2. Selama proses pemotongan dan penyambungan, kendala teknis apa yang kalian temui dan bagaimana kelompokmu menyelesaikannya?

Sediakan kotak kosong berukuran sedang untuk menggambar sketsa pada soal no 1. Sediakan beberapa baris kosong untuk menuliskan hasil diskusi pemecahan masalah pada soal no 2.

Kegiatan 3: Misi 3: Quality Control (Inspeksi Hasil Rakitan)

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Hasil rakitan komponen dasar
  • Kain lap untuk membersihkan sisa lem/kotoran

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah lem mengering, lakukan inspeksi visual pada hasil rakitan kelompokmu.
  2. Periksa kekokohan setiap titik sambungan antara pipa, selang, dan keran.
  3. Diskusikan kelayakan rakitan dasar ini sebelum nantinya dihubungkan dengan komponen elektronik/sensor di pertemuan berikutnya.

Pertanyaan:

1. Sebutkan titik-titik sambungan mana saja yang paling rawan mengalami kebocoran air nantinya? Jelaskan alasanmu!

2. Apakah kelompokmu sudah menerapkan seluruh prosedur K3 selama perakitan tadi? Tuliskan bukti penerapannya!

Tuliskan jawaban pada baris yang telah disediakan. Gunakan kalimat yang jelas dan deskriptif.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat berhasil merakit komponen dasar alat penyiram tanaman ini dengan tanganmu sendiri?

2. Menurutmu, karakter atau sikap apa (misal: ketelitian, kesabaran, kerja sama) yang paling dibutuhkan untuk menjadi seorang inovator/engineer yang baik?

3. Bayangkan jika alat penyiram otomatis ini sudah jadi seutuhnya, apa dampak positif terbesarnya bagi lingkungan atau masyarakat di sekitarmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.