LKPDPertemuan 8Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Uji Coba dan Evaluasi Fungsional Alat Pendeteksi Hujan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Uji Coba dan Evaluasi Fungsional Alat Pendeteksi Hujan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Uji Coba dan Evaluasi Fungsional Alat Pendeteksi Hujan

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Uji Coba dan Evaluasi Fungsional Alat Pendeteksi Hujan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikUji Coba dan Evaluasi Fungsional Alat Pendeteksi Hujan
Alokasi Waktu90 Menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu melakukan uji coba alat pendeteksi hujan di lingkungan yang relevan dan menganalisis apakah buzzer dan LED berfungsi sesuai dengan prinsip kerja yang diharapkan.
  2. Murid mampu mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan fungsi alat pendeteksi hujan (seperti baterai habis, rangkaian terbuka, atau komponen tidak berfungsi) dan menyusun solusi perbaikannya.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran hari ini.
  • Pastikan alat pendeteksi hujan yang telah dirakit oleh kelompokmu pada pertemuan sebelumnya sudah siap di atas meja.
  • Bekerjalah dalam kelompok dengan penuh tanggung jawab, saling menghargai pendapat, dan berkolaborasi dengan gembira.
  • Perhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), terutama saat berhadapan dengan komponen kelistrikan dan air.
  • Baca setiap instruksi misi dengan teliti. Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi 1: Uji Coba Lapangan (It's Raining Time!)

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat pendeteksi hujan hasil rakitan kelompok
  • Botol spray berisi air bersih
  • Lap kering atau tisu
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bawa alat pendeteksi hujan buatan kelompokmu ke area luar kelas atau tempat yang aman untuk bermain air.
  2. Siapkan botol spray berisi air sebagai simulasi rintik hujan.
  3. Pastikan sakelar alat dalam posisi ON (menyala).
  4. Semprotkan air secara perlahan ke bagian 'raindrop sensor' (sensor hujan).
  5. Amati dengan saksama apa yang terjadi pada lampu LED dan suara dari Buzzer.
  6. Keringkan kembali sensor menggunakan lap kering atau tisu, lalu amati perubahannya.
  7. Diskusikan hasil pengamatanmu bersama kelompok dan catat pada ruang jawaban.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan uji coba yang kalian lakukan, catatlah hasil pengamatan pada kondisi sensor kering dan basah!

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah mengapa LED bisa menyala dan Buzzer bisa berbunyi ketika sensor terkena air? Kaitkan dengan prinsip kerja rangkaian listrik yang telah kalian pelajari!

Untuk soal nomor 1, buatlah tabel 4 kolom (Kondisi Sensor, Status LED, Status Buzzer, Kesimpulan). Untuk soal nomor 2, tuliskan penjelasan analitismu dalam 3-5 kalimat yang jelas.

Kegiatan 2: Misi 2: Detektif Troubleshooting (Mencari Biang Kerok)

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Modul ajar/sumber literasi internet

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dalam dunia rekayasa, kegagalan adalah hal yang wajar dan menjadi peluang untuk belajar. Sekarang, posisikan diri kalian sebagai 'Detektif Elektronika'.
  2. Baca skenario permasalahan di bawah ini dengan saksama.
  3. Lakukan investigasi dan diskusi kelompok untuk mengidentifikasi kemungkinan penyebab dari masalah tersebut (troubleshooting).
  4. Beri tanda centang (√) atau tuliskan argumen kalian pada ruang yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Skenario A: Saat sensor disemprot air hingga basah kuyup, lampu LED tidak menyala dan Buzzer sama sekali tidak berbunyi. Berdasarkan pemahamanmu, apa saja faktor penyebab kegagalan fungsi ini? (Sebutkan minimal 3 kemungkinan)

2. Skenario B: Saat diuji coba, lampu LED menyala terang, tetapi suara Buzzer terdengar sangat pelan atau sember. Menurut kelompokmu, komponen mana yang bermasalah dan mengapa hal itu bisa terjadi?

Tuliskan jawaban Skenario A dalam bentuk poin-poin (bullet points). Untuk Skenario B, tuliskan hasil diskusi kelompokmu dalam bentuk paragraf singkat.

Kegiatan 3: Misi 3: Bengkel Solusi dan Inovasi

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/Buku gambar
  • Pensil dan penghapus
  • Spidol/pensil warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah berhasil mengidentifikasi berbagai penyebab kegagalan pada Misi 2, kini saatnya kalian merumuskan solusi.
  2. Pikirkan langkah-langkah perbaikan yang logis dan aman untuk mengatasi masalah tersebut.
  3. Selain perbaikan, pikirkan satu ide inovasi sederhana agar alat pendeteksi hujan buatan kalian lebih awet jika dipasang di luar ruangan (outdoor) sungguhan.

Pertanyaan:

1. Susunlah solusi perbaikan untuk masalah berikut: (a) Rangkaian terbuka karena kabel putus, (b) Baterai cepat habis, (c) Komponen tidak berfungsi/rusak.

Ruang tabel jawaban

2. Jika alat ini dipasang di atap rumah untuk membantu pengusaha kerupuk, bagaimana caramu melindungi rangkaian utama (baterai, buzzer, LED) agar tidak rusak terkena air hujan, namun sensor tetap bisa bekerja?

Ruang gambar

Untuk soal nomor 1, buat tabel 2 kolom (Masalah | Solusi Perbaikan). Untuk soal nomor 2, gambarkan sketsa sederhana kotak pelindung/casing alatmu dan berikan keterangan singkat di bawahnya.

REFLEKSI

1. Apa perasaanmu saat melihat alat pendeteksi hujan buatan kelompokmu berhasil (atau gagal) merespons air untuk pertama kalinya? Ceritakan momen tersebut!

2. Keterampilan atau pemahaman baru apa yang kamu dapatkan saat mencoba mencari tahu penyebab kerusakan alat (troubleshooting) hari ini?

3. Menurutmu, bagaimana alat sederhana yang kalian buat ini bisa memberikan dampak besar bagi masyarakat di sekitarmu (misalnya petani, ibu rumah tangga, atau pengusaha kerupuk)?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.