LKPDPertemuan 7Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Proses Produksi Alat Pendeteksi Hujan Tahap 2: Pemasangan Output dan Finalisasi Produk

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Proses Produksi Alat Pendeteksi Hujan Tahap 2: Pemasangan Output dan Finalisasi Produk". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Proses Produksi Alat Pendeteksi Hujan Tahap 2: Pemasangan Output dan Finalisasi Produk

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Proses Produksi Alat Pendeteksi Hujan Tahap 2: Pemasangan Output dan Finalisasi Produk

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Rekayasa
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikProses Produksi Alat Pendeteksi Hujan Tahap 2: Pemasangan Output dan Finalisasi Produk
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menyelesaikan perakitan alat pendeteksi hujan secara utuh termasuk pemasangan buzzer dan LED sebagai output peringatan sesuai desain.
  2. Murid mampu mendokumentasikan hasil akhir produk alat pendeteksi hujan yang telah dibuat dalam bentuk foto sebagai bagian dari laporan kegiatan.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bekerjalah dalam kelompok secara kolaboratif, hargai pendapat teman, dan saling membantu.
  • Perhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat menggunakan alat-alat seperti solder, gunting, dan komponen listrik.
  • Siapkan desain atau skema rangkaian yang telah kalian buat pada pertemuan sebelumnya sebagai panduan utama.
  • Siapkan kamera atau kamera handphone untuk mendokumentasikan setiap proses penting yang kalian lakukan hari ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Aksi Perakitan: Menghidupkan Peringatan!

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Rangkaian sensor hujan (setengah jadi)
  • Buzzer dan LED
  • Kabel jumper
  • Solder dan timah (jika diperlukan)
  • Isolasi kabel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan rangkaian sensor hujan yang sudah setengah jadi dari pertemuan sebelumnya.
  2. Siapkan komponen output: Buzzer dan LED, serta kabel jumper atau timah solder.
  3. Amati kaki-kaki pada LED dan Buzzer. Temukan mana kutub positif (anoda) dan kutub negatif (katoda).
  4. Pasang Buzzer dan LED ke dalam rangkaian sesuai dengan skema desain kelompok kalian.
  5. Pastikan semua sambungan kabel kuat, aman, dan tidak ada bagian terbuka yang bisa memicu korsleting.

Pertanyaan:

1. Mengapa kita harus sangat teliti memperhatikan kutub positif dan negatif saat memasang LED dan Buzzer? Jelaskan apa yang akan terjadi jika pemasangannya terbalik!

2. Gambarkan secara sederhana skema pemasangan kabel dari modul/sensor ke LED dan Buzzer yang baru saja kalian rakit!

Ruang gambar

Sediakan kotak teks bergaris untuk jawaban uraian (nomor 1) dan kotak kosong berukuran sedang untuk menggambar skema (nomor 2).

Kegiatan 2: Momen Pembuktian: Uji Coba Hujan Buatan!

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Alat pendeteksi hujan yang sudah dirakit
  • Botol semprotan air (sprayer)
  • Air secukupnya
  • Lap atau tisu kering

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bawa alat pendeteksi hujan yang sudah dirakit utuh ke area luar kelas atau tempat yang aman dari barang elektronik lain.
  2. Siapkan botol semprotan air (sprayer) untuk menyimulasikan rintik hujan.
  3. Semprotkan air secara perlahan ke bagian papan sensor hujan.
  4. Amati dengan saksama reaksi dari alat kalian (perhatikan cahaya LED dan suara Buzzer).
  5. Diskusikan hasilnya dengan kelompok dan catat pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Catat hasil uji coba kalian pada tabel pengamatan berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Jika alat tidak berfungsi dengan baik (atau jika berfungsi, bayangkan jika tidak berfungsi), diskusikan dengan kelompokmu apa saja kemungkinan penyebabnya dan bagaimana solusi memperbaikinya!

Sediakan tabel dengan 3 kolom (Kondisi Sensor, Reaksi LED, Reaksi Buzzer) dan 2 baris isian (Kering & Basah). Di bawahnya, sediakan kotak teks untuk menuliskan hasil diskusi pemecahan masalah.

Kegiatan 3: Jepret dan Catat: Bukti Karya Kita!

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • Kamera/Handphone
  • Alat pendeteksi hujan
  • Alat tulis
  • Printer/Lem (jika dicetak manual)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Keringkan sisa-sisa air pada sensor menggunakan tisu dan rapikan meja kerja kalian.
  2. Gunakan kamera HP untuk mengambil foto produk alat pendeteksi hujan dari berbagai sudut (tampak depan, tampak atas, dan saat alat sedang menyala/berbunyi).
  3. Pilih 2 foto terbaik yang paling jelas menunjukkan hasil akhir produk kalian.
  4. Tuliskan deskripsi singkat mengenai produk akhir tersebut untuk bahan laporan kegiatan.

Pertanyaan:

1. Tempelkan (atau sisipkan secara digital) 2 foto terbaik produk akhir kalian di sini, lalu berikan keterangan/caption yang menarik di bawah masing-masing foto!

Ruang gambar

2. Tuliskan deskripsi singkat (3-4 kalimat) tentang cara kerja produk akhir kalian yang akan dimasukkan ke dalam laporan akhir!

Sediakan dua kotak besar berdampingan untuk menempel foto dengan satu baris kosong di bawahnya untuk caption. Di bagian bawah, sediakan kotak teks bergaris untuk menuliskan deskripsi cara kerja.

REFLEKSI

1. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat merakit dan menguji alat pendeteksi hujan ini, dan bagaimana caramu mengatasinya?

2. Bagaimana perasaanmu setelah melihat alat yang kamu buat dengan tanganmu sendiri berhasil berfungsi dan memberikan peringatan?

3. Menurutmu, siapa saja di lingkungan sekitarmu (misal: petani, pembuat kerupuk, ibu rumah tangga) yang paling akan terbantu dengan adanya alat pendeteksi hujan sederhana ini? Jelaskan alasannya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.