LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 2: Alat Pendeteksi Hujan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 2: Alat Pendeteksi Hujan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 2: Alat Pendeteksi Hujan
Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa - Kelas 10
Bab 2 - Pertemuan 10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Prakarya dan Kewirausahaan Rekayasa — Kelas 10 (Fase E) Topik: Asesmen Sumatif Bab 2: Alat Pendeteksi Hujan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Uji Pemahaman Konseptual: Bongkar Tuntas Alat Pendeteksi HujanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan skema rangkaian alat pendeteksi hujan sederhana yang telah kalian buat. Beri label pada setiap komponen utama! Ruang gambar 2. Lengkapi tabel berikut tentang komponen alat pendeteksi hujan yang kalian gunakan! (Tabel: Nama Komponen, Fungsi, Simbol/Notasi, Jumlah) Ruang tabel jawaban 3. Jelaskan prinsip kerja alat pendeteksi hujan yang kalian buat, mulai dari sensor terkena air hingga buzzer berbunyi! 4. Tuliskan prosedur pembuatan alat pendeteksi hujan sesuai langkah-langkah yang kalian lakukan, dari persiapan hingga pengujian akhir. Gunakan kotak gambar yang disediakan untuk nomor 1. Untuk tabel nomor 2, isi pada lembar tabel berikut. Untuk uraian nomor 3 dan 4, tulis pada lembar bergaris yang tersedia. Kegiatan 2: Aksi Nyata: Demonstrasi dan Evaluasi Hasil KaryaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lakukan uji coba alat pendeteksi hujan dengan meneteskan air secara perlahan ke sensor. Amati respons alat. Apakah buzzer berbunyi atau LED menyala? Berapa lama waktu responsnya? Deskripsikan hasilnya. 2. Berdasarkan hasil uji coba, evaluasi apakah alat berfungsi sesuai perencanaan. Jika ada ketidaksesuaian, jelaskan kemungkinan penyebabnya dan langkah perbaikan yang perlu dilakukan. 3. Ceritakan secara singkat pengalaman praktik pembuatan alat ini: kendala terbesar, cara mengatasinya, dan pembelajaran berharga yang kalian dapatkan. Tulis jawaban pada lembar observasi yang telah disediakan. Lampirkan hasil dokumentasi (foto/video cukil layar) di halaman terpisah atau tempelkan tautan jika digital. Kegiatan 3: Remajakan Makna: Refleksi Perjalanan BelajarEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Apa momen paling menggembirakan (joyful) saat mengerjakan proyek alat pendeteksi hujan ini? Mengapa momen itu begitu berarti bagimu? 2. Bagaimana alat pendeteksi hujan dapat berkontribusi mengatasi persoalan banjir atau kehidupan sehari-hari di lingkunganmu? Berikan satu gagasan implementasi nyata. 3. Jika kamu diminta membuat alat serupa untuk warga sekitar, apa yang akan kamu tingkatkan atau desain ulang agar lebih bermanfaat? Jelaskan secara singkat. Tulis refleksimu dalam bentuk paragraf pendek pada lembar jurnal yang tersedia. Kamu juga boleh menambahkan doodle atau icon yang mewakili perasaanmu. REFLEKSI1. Setelah mengerjakan LKPD ini, bagian mana yang menurutmu paling mengasah pemahamanmu tentang alat pendeteksi hujan? 2. Bagaimana perasaanmu saat menjelaskan prinsip kerja alat pada Kegiatan 1 dan mendemonstrasikannya di Kegiatan 2? Apakah ada hal yang membuatmu lebih percaya diri? 3. Apa satu hal yang akan kamu lakukan berbeda di proyek rekayasa berikutnya berdasarkan pengalaman ini? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.