LKPDPertemuan 2Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan Kelas 10: Analisis Bahan, Alat, Teknik, dan Prosedur Pembuatan Produk Pewangi Alami Nabati

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan kelas 10 dengan topik "Analisis Bahan, Alat, Teknik, dan Prosedur Pembuatan Produk Pewangi Alami Nabati". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan Kelas 10: Analisis Bahan, Alat, Teknik, dan Prosedur Pembuatan Produk Pewangi Alami Nabati

Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Pengolahan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Analisis Bahan, Alat, Teknik, dan Prosedur Pembuatan Produk Pewangi Alami Nabati

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Pengolahan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAnalisis Bahan, Alat, Teknik, dan Prosedur Pembuatan Produk Pewangi Alami Nabati
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis karakteristik bahan nabati (seperti kopi, buah, sayuran, dan tanaman aromatik) yang digunakan sebagai bahan baku produk nonpangan pewangi alami.
  2. Murid dapat menjelaskan alat, teknik, dan prosedur pengolahan produk nonpangan nabati (misal lilin aromaterapi, pengharum ruangan) secara sistematis dan benar.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang untuk memudahkan diskusi dan eksplorasi.
  • Bacalah setiap instruksi pada Lembar Kerja dengan teliti dan saksama.
  • Gunakan berbagai sumber literatur (buku cetak, artikel internet, atau video) untuk membantu menjawab pertanyaan.
  • Tanyakan kepada guru jika ada instruksi atau materi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi Detektif Aroma: Analisis Karakteristik Bahan Nabati

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Sampel bahan nabati (biji kopi, kulit jeruk, serai, daun pandan, dll)
  • Alat tulis
  • Kertas kerja/Buku catatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan bahan-bahan nabati yang telah dibawa oleh kelompokmu (misalnya: biji kopi, kulit jeruk, daun pandan, serai, atau bunga kenanga).
  2. Amati karakteristik fisik dari masing-masing bahan tersebut menggunakan indra penciuman, peraba, dan penglihatan.
  3. Diskusikan dengan teman sekelompok mengenai potensi bahan tersebut jika dijadikan produk pewangi alami (misalnya ketahanan aroma dan kecocokan jenis produk).
  4. Tuliskan hasil pengamatan dan analisis kelompokmu ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lakukan analisis karakteristik bahan nabati yang kalian amati. Sebutkan nama bahan, deskripsi aroma, tekstur/bentuk fisik, dan potensi produk pewangi yang cocok dibuat dari bahan tersebut!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 5 kolom: No, Nama Bahan Nabati, Deskripsi Aroma, Tekstur/Bentuk Fisik, dan Potensi Produk Pewangi.

Kegiatan 2: Membedah Dapur Aromaterapi: Alat, Teknik, dan Prosedur

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku teks Prakarya kelas X
  • Gawai/Smartphone untuk menonton video (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks referensi di buku cetak atau tontonlah video demonstrasi pembuatan 'Lilin Aromaterapi Kopi' dan 'Pengharum Ruangan Semprot dari Serai' yang diberikan oleh guru.
  2. Identifikasi alat-alat yang digunakan dalam proses pembuatan kedua produk tersebut.
  3. Analisis teknik pengolahan yang diterapkan (misalnya teknik pelelehan/melting, maserasi, atau perebusan/ekstraksi).
  4. Susunlah urutan prosedur pembuatan salah satu produk secara sistematis dari awal hingga pengemasan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil literasi dan observasi, jelaskan minimal 3 alat utama dan teknik pengolahan yang digunakan dalam pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar kopi!

2. Buatlah bagan alir (flowchart) atau urutan langkah-langkah sistematis prosedur pembuatan pengharum ruangan semprot (room spray) berbahan dasar serai/kulit jeruk!

Untuk pertanyaan 1, tuliskan dalam bentuk paragraf atau poin-poin penjelasan. Untuk pertanyaan 2, tuliskan urutan bernomor (1, 2, 3, dst) atau gambarkan kotak bagan alir sederhana.

Kegiatan 3: Inovasi Wangi Nusantara: Rancang Ide Produkmu

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan analisis bahan pada Kegiatan 1 dan pemahaman prosedur pada Kegiatan 2, diskusikan satu ide produk pewangi alami nonpangan yang inovatif dan bernilai ekonomis.
  2. Pastikan produk yang dirancang memanfaatkan potensi bahan lokal/Nusantara yang mudah ditemukan di sekitar kalian.
  3. Jelaskan secara singkat alasan pemilihan produk, bahan utama, dan teknik yang akan digunakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rancangan ide produk pewangi alami kelompokmu! Deskripsikan nama produk, bahan nabati utama, alat yang dibutuhkan, dan teknik pengolahannya.

Tuliskan rancangan ide dalam bentuk deskripsi singkat (3-4 kalimat) yang mencakup Nama Produk, Bahan, Alat, Teknik, dan Alasan.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari proses analisis bahan dan prosedur pembuatan pewangi alami ini yang menurutmu paling menarik dan mengapa?

2. Apakah kamu menemukan kesulitan saat menentukan teknik atau prosedur pengolahan yang tepat untuk bahan nabati yang kamu pilih? Bagaimana cara kamu mengatasinya?

3. Bagaimana kamu melihat potensi bahan-bahan alami di sekitarmu (seperti kopi, serai, jeruk) untuk dijadikan peluang usaha produk pewangi yang ramah lingkungan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.