LKPDPertemuan 4Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Diskusi Kelompok dan Penyusunan Proposal Rancangan Produk Aksesoris Eksterior

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Diskusi Kelompok dan Penyusunan Proposal Rancangan Produk Aksesoris Eksterior". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Diskusi Kelompok dan Penyusunan Proposal Rancangan Produk Aksesoris Eksterior

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Diskusi Kelompok dan Penyusunan Proposal Rancangan Produk Aksesoris Eksterior

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikDiskusi Kelompok dan Penyusunan Proposal Rancangan Produk Aksesoris Eksterior
Alokasi Waktu3x45 menit (135 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu berdiskusi secara kolaboratif dalam kelompok untuk menentukan gagasan produk aksesoris eksterior rumah tangga yang memanfaatkan bahan lokal dan memiliki nilai guna bagi lingkungan.
  2. Murid mampu menyusun proposal rancangan produk aksesoris eksterior yang mencakup deskripsi produk, bahan lokal yang digunakan, dan teknik yang dipilih.

PETUNJUK UMUM

  • Bentuklah kelompok beranggotakan 2–3 orang.
  • Setiap kelompok membawa contoh/buku catatan tentang bahan alam atau limbah lokal yang ada di daerah kalian (bisa foto, sampel kecil, atau daftar nama bahan).
  • Bacalah petunjuk setiap kegiatan dengan teliti dan diskusikan bersama kelompok sebelum menjawab.
  • Gunakan alat tulis, kertas gambar A3, dan spidol warna untuk mencatat ide dan presentasi.
  • Jaga kerja sama dan saling menghargai pendapat selama diskusi.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Jelajah Bahan Lokal: Temukan Potensi di Sekitarmu

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas atau buku catatan
  • Contoh bahan/ foto dari rumah

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebelum diskusi, setiap anggota kelompok mengamati lingkungan rumah atau sekolah. Catat minimal 3 jenis bahan lokal yang dapat dimanfaatkan untuk aksesoris eksterior (contoh: bambu, rotan, tempurung kelapa, limbah kayu, dll.).
  2. Diskusikan bersama kelompok: untuk setiap bahan, sebutkan karakteristik, ketersediaan, dan kemungkinan teknik pengolahan sederhana (misal anyam, pahat, pilin, sambung, dll.).
  3. Isi tabel berikut dengan hasil diskusi kalian. Pilih 3 bahan yang paling potensial.

Pertanyaan:

1. Tabel Eksplorasi Bahan Lokal

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga bahan tadi, mana yang paling ramah lingkungan dan mengapa? Beri alasan singkat!

Jawab di buku catatan kalian dengan format tabel 5 kolom (Bahan, Karakteristik, Ketersediaan, Teknik, Contoh Produk). Sisakan ruang untuk catatan tambahan.

Kegiatan 2: Pasar Ide: Diskusikan & Pilih Gagasan Terbaik

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A3 dan spidol
  • Alat tulis
  • Sticky notes (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompok, lakukan curah pendapat (brainstorming) untuk menghasilkan minimal 3 ide produk aksesoris eksterior rumah tangga dengan menggunakan bahan lokal yang sudah kalian identifikasi.
  2. Setiap ide harus mempertimbangkan: fungsi (nilai guna), keunikan desain, kemudahan pembuatan, dan dampak bagi lingkungan.
  3. Gunakan ‘Matriks Keputusan Sederhana’ berikut untuk membandingkan ide. Beri skor 1–4 untuk setiap kriteria (4=terbaik).
  4. Diskusikan dan pilih satu ide dengan skor tertinggi sebagai gagasan yang akan dikembangkan dalam proposal.
  5. Setiap anggota harus berkontribusi memberi pendapat dan menghormati keputusan bersama.

Pertanyaan:

1. Tabel Matriks Keputusan Kelompok

Ruang tabel jawaban

2. Ide produk apa yang kalian pilih? Tuliskan alasannya secara singkat berdasarkan hasil diskusi.

Tulis tabel matriks di kertas A3 atau buku catatan. Cantumkan nama kelompok dan tanda tangan setiap anggota sebagai bukti kolaborasi.

Kegiatan 3: Rancang Proposal: Dari Ide ke Cetak Biru Sederhana

Estimasi: 60 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas folio/HVS
  • Alat tulis, penggaris, spidol
  • Referensi teknik anyam/sambung dari buku atau internet

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengan bimbingan guru, buatlah kerangka proposal sederhana yang mencakup: (1) Deskripsi Produk, (2) Bahan Lokal & Alat, (3) Teknik yang Dipilih, (4) Rencana Pembuatan.
  2. Untuk deskripsi, jelaskan: nama produk, fungsi, keunggulan lingkungan, dan gambaran bentuk (boleh sketsa kasar).
  3. Untuk bahan dan teknik, rincikan jenis bahan, jumlah perkiraan, dan langkah teknik yang akan digunakan.
  4. Tulis dengan rapi dan kreatif, boleh disertai gambar sketsa produk.
  5. Setiap anggota harus menuliskan bagian yang disepakati dalam proposal.

Pertanyaan:

1. Deskripsi Produk (nama, fungsi, nilai guna bagi lingkungan, sketsa)

2. Bahan Lokal yang Digunakan (sebutkan jenis, jumlah, dan sumber perolehan)

Ruang tabel jawaban

3. Teknik yang Dipilih dan Langkah Singkatnya (maks 5 langkah)

Tulis proposal di kertas folio bergaris atau HVS, tempel sketsa di halaman terpisah, atau bisa diketik rapi untuk dikumpulkan.

REFLEKSI

1. Bagaimana pengalamanmu berdiskusi dalam kelompok hari ini? Apakah kalian saling mendengarkan dan menghargai ide?

2. Apa hal baru yang kamu pelajari tentang potensi bahan lokal di lingkunganmu?

3. Jika proposal ini akan direalisasikan, apa satu hal yang ingin kamu tingkatkan dari rancangan kalian?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.