LKPDPertemuan 3Bab 3Fase ESemester 2

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Eksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikEksplorasi Teknik Pembuatan Produk Aksesoris Eksterior (Anyam, Makrame, Tanah Liat, Perkayuan)
Alokasi Waktu90 Menit (2 Jam Pelajaran)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengeksplorasi berbagai teknik pembuatan produk kerajinan (anyam, makrame, cetak tanah liat, perkayuan) yang sesuai dengan bahan lokal yang tersedia untuk produk aksesoris eksterior.
  2. Murid mampu membandingkan karakteristik teknik dan bahan lokal yang berbeda untuk menentukan pilihan yang paling sesuai dengan konsep produk aksesoris eksterior yang akan dibuat.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang agar diskusi lebih menyenangkan dan kaya akan ide.
  • Bacalah setiap instruksi dengan teliti. Jadikan LKPD ini sebagai petualanganmu menjadi seorang desainer kriya yang peduli lingkungan.
  • Gunakan berbagai sumber belajar (buku, internet, atau wawancara perajin lokal jika memungkinkan) untuk memperkaya wawasanmu.
  • Jangan ragu untuk berkreasi dan mencoba (trial and error) saat melakukan mini eksperimen. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar yang bermakna!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi 1: Detektif Kriya Eksterior (Eksplorasi Bahan & Teknik)

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Gawai/Smartphone untuk riset internet
  • Sampel bahan lokal (jika ada di sekitar sekolah)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pergilah ke luar kelas sejenak atau amati lingkungan sekitarmu. Temukan atau ingat-ingat bahan lokal apa saja yang melimpah di daerahmu (misal: bambu, rotan, pelepah pisang, tanah liat, limbah kayu, tali sabut kelapa).
  2. Diskusikan bersama kelompokmu: dari bahan-bahan tersebut, teknik kerajinan apa (Anyam, Makrame, Cetak Tanah Liat, atau Perkayuan) yang paling mungkin diterapkan?
  3. Fokuskan pemikiranmu pada produk 'Aksesoris Eksterior' (seperti lampu taman, pot gantung, hiasan dinding luar, rak tanaman).
  4. Isilah tabel eksplorasi di bawah ini berdasarkan hasil diskusi dan penelusuran informasimu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis bahan lokal dan teknik pembuatannya untuk produk aksesoris eksterior!

Ruang tabel jawaban

Buatlah tabel dengan 4 kolom di buku tugasmu: (1) Nama Bahan Lokal, (2) Teknik yang Sesuai, (3) Karakteristik Bahan (Kekuatan/Ketahanan Cuaca), (4) Ide Produk Aksesoris Eksterior.

Kegiatan 2: Misi 2: Duel Karakteristik (Komparasi Teknik)

Estimasi: 30 Menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih SATU ide produk aksesoris eksterior yang paling menarik bagi kelompokmu (misalnya: 'Pot Tanaman Gantung' atau 'Lampu Taman').
  2. Pilih DUA teknik yang berbeda untuk membuat produk tersebut (misal: Makrame vs Anyaman bambu, atau Cetak Tanah Liat vs Perkayuan).
  3. Bandingkan kedua teknik tersebut dari segi kelebihan, kekurangan, ketahanan terhadap cuaca (panas/hujan), dan nilai estetikanya.
  4. Tentukan teknik mana yang menurut kelompokmu paling unggul dan rasional untuk dieksekusi.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan ide produk yang kalian pilih, bandingkan dua teknik pembuatannya. Teknik mana yang akhirnya kalian pilih sebagai solusi terbaik? Jelaskan alasan logisnya!

Tuliskan dalam bentuk paragraf uraian yang memuat: Nama Produk, Perbandingan Teknik A dan Teknik B (Kelebihan & Kekurangan), serta Kesimpulan Teknik Terpilih beserta alasannya.

Kegiatan 3: Misi 3: Mini Eksperimen Sang Kreator

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Tali/benang tebal (untuk makrame)
  • Ranting/bambu/kertas bekas (untuk anyam/perkayuan)
  • Tanah liat/plastisin (untuk simulasi cetak)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan bahan lokal sederhana yang ada di sekitarmu (misal: beberapa helai tali, ranting kayu, sisa bambu, atau segenggam tanah liat).
  2. Lakukan uji coba teknik dasar selama 15 menit. Misalnya: mencoba membuat satu simpul dasar makrame, menyilang 4 helai bambu (anyam dasar), atau memilin tanah liat.
  3. Rasakan tekstur bahan tersebut dengan penuh kesadaran (mindful). Apakah bahannya mudah diatur? Apakah butuh tenaga ekstra?
  4. Catat hasil temuan (kendala dan solusi) dari uji coba langsung ini.

Pertanyaan:

1. Ceritakan pengalaman uji coba teknikmu! Apa kendala terbesar saat mencoba teknik tersebut pada bahan yang dipilih, dan bagaimana caramu mengatasinya?

Tuliskan laporan singkat (3-5 kalimat) yang menceritakan: Bahan yang diuji, Teknik yang dicoba, Kendala yang dialami, dan Solusi/Ide perbaikan.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat menyentuh dan mencoba langsung bahan-bahan lokal tadi? Apakah ada rasa bangga atau tantangan tersendiri?

2. Menurutmu, mengapa penting bagi kita untuk mempertimbangkan ketahanan cuaca saat merancang produk aksesoris eksterior?

3. Pelajaran bermakna apa yang kamu dapatkan hari ini tentang potensi bahan lokal di daerahmu untuk dijadikan karya yang bernilai jual?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.