LKPDPertemuan 6Bab 2Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Persiapan dan Pembentukan Awal

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Persiapan dan Pembentukan Awal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Persiapan dan Pembentukan Awal

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 2 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Realisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Persiapan dan Pembentukan Awal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikRealisasi Produk Aksesoris Interior Nusantara – Tahap Persiapan dan Pembentukan Awal
Alokasi Waktu90 menit (2 x 45 menit)
Tipe AktivitasCampuran (praktik, observasi, analisis)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan serta melakukan tahap awal pembentukan produk aksesoris interior Nusantara sesuai rencana kerja yang telah disusun.
  2. Murid dapat menerapkan teknik kerajinan yang dipilih (seperti ukir, cetak, potong logam tipis, atau teknik lainnya) secara tepat dalam proses pembentukan awal produk aksesoris interior.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan saksama sebelum memulai kegiatan.
  • Siapkan rencana kerja yang telah kamu buat di pertemuan sebelumnya sebagai panduan.
  • Pastikan semua alat dan bahan telah disiapkan sebelum memulai proses pembentukan produk.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan teliti dan bertanggung jawab, perhatikan aspek keselamatan kerja.
  • Jika menemui kesulitan, jangan ragu untuk bertanya kepada guru atau berdiskusi dengan teman.
  • Dokumentasikan proses kerjamu untuk bahan evaluasi dan perbaikan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Persiapan Bahan dan Alat Kerja

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Rencana kerja produk aksesoris interior (dari pertemuan sebelumnya)
  • Bahan utama sesuai pilihan: logam tipis (tembaga/aluminium), kawat, kulit, kayu, batuan alam, atau bahan lokal lainnya
  • Alat sesuai teknik: pahat ukir, tang potong logam, palu, gunting, jarum jahit, pisau cutter, amplas, dll
  • Alat tulis dan penggaris
  • Alat pelindung diri: sarung tangan, kacamata safety (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil rencana kerja yang telah kamu buat di pertemuan sebelumnya.
  2. Identifikasi semua bahan dan alat yang tercantum dalam rencana kerjamu.
  3. Lakukan pengecekan ketersediaan bahan dan alat di studio/ruang kerja.
  4. Siapkan bahan dan alat secara sistematis di meja kerjamu.
  5. Periksa kondisi alat kerja (tajam, bersih, aman) sebelum digunakan.
  6. Isi tabel inventarisasi bahan dan alat yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel inventarisasi bahan dan alat berikut berdasarkan rencana kerjamu!

Ruang tabel jawaban

2. Jika ada bahan atau alat yang tidak tersedia atau kondisinya kurang baik, apa alternatif solusi yang dapat kamu lakukan? Jelaskan alasanmu!

3. Apa langkah keselamatan kerja yang perlu kamu perhatikan saat menggunakan alat-alat kerajinan ini? Sebutkan minimal 3 langkah!

Pertanyaan 1: Buat tabel dengan 5 kolom (No., Nama Bahan/Alat, Jenis (Bahan/Alat), Jumlah/Ukuran, Kondisi, Kecukupan). Isi minimal 8 baris untuk bahan dan alat yang kamu butuhkan. Pertanyaan 2 dan 3: Tulis jawaban dalam bentuk paragraf atau poin-poin, minimal 4-5 kalimat yang lengkap dan jelas.

Kegiatan 2: Uji Coba Teknik dan Pembentukan Awal Produk

Estimasi: 45 menit

Alat & Bahan:

  • Bahan utama sesuai pilihan teknik
  • Alat kerja sesuai teknik yang dipilih
  • Material sisa/sampel untuk uji coba
  • Kamera HP/alat dokumentasi
  • Pensil, penggaris, dan kertas sketsa

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih teknik kerajinan yang akan kamu gunakan sesuai desain produk (ukir, cetak, potong logam tipis, anyam kawat, atau teknik lainnya).
  2. Lakukan uji coba teknik pada material sisa atau sampel kecil terlebih dahulu sebelum mengerjakan produk utama.
  3. Perhatikan hasil uji coba: apakah teknik yang dipilih sesuai dengan material dan menghasilkan bentuk yang diinginkan?
  4. Setelah yakin dengan teknik yang dipilih, mulai lakukan pembentukan awal produk sesuai desain dan rencana kerja.
  5. Kerjakan tahap dasar terlebih dahulu: memotong pola dasar, membentuk struktur utama, atau membuat kerangka produk.
  6. Dokumentasikan proses kerjamu dengan foto atau sketsa sederhana.

Pertanyaan:

1. Teknik kerajinan apa yang kamu pilih untuk produk aksesoris interiormu? Jelaskan alasan pemilihan teknik tersebut berdasarkan karakteristik bahan dan desain produkmu!

2. Deskripsikan hasil uji coba teknikmu! Apakah ada kendala atau hal yang perlu diperbaiki? Bagaimana kamu mengatasinya?

3. Gambarkan atau dokumentasikan tahap pembentukan awal produkmu! Berikan keterangan singkat pada setiap tahapan.

Ruang gambar

4. Bandingkan hasil pembentukan awal produkmu dengan desain/rencana awal! Apakah sudah sesuai? Jika ada perbedaan, apa penyebab dan langkah penyesuaian yang akan kamu lakukan?

Pertanyaan 1, 2, dan 4: Tulis jawaban dalam bentuk paragraf, minimal 5-7 kalimat yang menjelaskan secara detail dan kritis. Pertanyaan 3: Buat sketsa atau tempelkan foto proses (bisa 3-4 gambar) dengan keterangan di bawah atau samping setiap gambar. Gunakan kertas tambahan jika diperlukan.

Kegiatan 3: Evaluasi Proses dan Perencanaan Langkah Selanjutnya

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Produk hasil pembentukan awal
  • Alat tulis
  • Kamera HP untuk dokumentasi hasil akhir hari ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati hasil pembentukan awal produk yang telah kamu kerjakan.
  2. Lakukan evaluasi kualitas: kerapian, kesesuaian ukuran, kekuatan struktur, dan estetika.
  3. Identifikasi bagian yang sudah baik dan bagian yang perlu diperbaiki atau disempurnakan.
  4. Buat catatan kendala yang dihadapi selama proses kerja hari ini.
  5. Rencanakan langkah kerja untuk pertemuan berikutnya (detailing, finishing, penambahan ragam hias).
  6. Bersihkan area kerja dan simpan produk serta alat-bahan dengan aman.

Pertanyaan:

1. Lakukan evaluasi kualitas hasil pembentukan awal produkmu menggunakan tabel berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apa kendala terbesar yang kamu hadapi dalam proses pembentukan awal produk ini? Bagaimana kamu mengatasinya dan apa pembelajaran yang kamu peroleh?

3. Tuliskan rencana kerja untuk pertemuan berikutnya! Apa saja yang akan kamu kerjakan untuk menyempurnakan produk ini hingga tahap finishing?

Pertanyaan 1: Buat tabel dengan 4 kolom (Aspek yang Dievaluasi, Hasil Pengamatan, Kekuatan/Kelemahan, Rencana Perbaikan). Isi minimal 5 aspek seperti: kerapian, ukuran, kekuatan struktur, estetika, kesesuaian dengan desain. Pertanyaan 2 dan 3: Tulis dalam bentuk paragraf atau poin-poin, minimal 5-6 kalimat yang reflektif dan konkret.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu saat pertama kali merealisasikan desain menjadi produk nyata? Apa yang paling berkesan dari proses hari ini?

2. Menurut pendapatmu, mengapa penting untuk melakukan uji coba teknik sebelum mengerjakan produk utama? Bagaimana hal ini membantu proses kerjamu?

3. Keterampilan apa yang kamu rasakan berkembang melalui kegiatan hari ini? Bagaimana keterampilan ini dapat bermanfaat dalam kehidupanmu di masa depan, baik untuk kegiatan kreatif maupun kewirausahaan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.