LKPDPertemuan 6Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Uji Coba Teknik dan Pembuatan Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Uji Coba Teknik dan Pembuatan Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Uji Coba Teknik dan Pembuatan Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Uji Coba Teknik dan Pembuatan Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikUji Coba Teknik dan Pembuatan Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat melakukan uji coba teknik aplikasi ragam hias Nusantara (sulam, aplikasi kain tradisional, atau manik-manik) sesuai desain yang telah dirancang pada produk busana.
  2. Murid dapat membuat ragam hias Nusantara pada produk busana menggunakan bahan dan teknik lokal yang telah dipilih sesuai perencanaan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai bekerja.
  • Siapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan di meja kerja sebelum memulai praktik.
  • Gunakan desain ragam hias Nusantara yang telah kalian rancang pada pertemuan sebelumnya sebagai acuan kerja.
  • Utamakan keselamatan kerja: hati-hati saat menggunakan jarum, gunting, dan alat tajam lainnya.
  • Dokumentasikan setiap tahap kerja kalian dengan foto atau sketsa singkat di lembar kerja ini.
  • Bekerjalah secara mandiri, namun jangan ragu berdiskusi dengan teman atau bertanya kepada guru jika menemui hambatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Persiapan dan Uji Coba Teknik Ragam Hias

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kain perca untuk latihan (minimal 15x15 cm)
  • Jarum jahit tangan atau jarum sulam
  • Benang sulam/benang jahit sesuai teknik yang dipilih
  • Gunting kain
  • Kapur jahit atau pensil kain
  • Manik-manik (jika memilih teknik manik-manik)
  • Potongan kain tradisional (jika memilih teknik aplikasi kain)
  • Pembidang sulam (jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil kain perca atau potongan kain latihan yang telah disediakan.
  2. Pilih salah satu teknik yang akan kalian gunakan: sulam, aplikasi kain tradisional, atau manik-manik.
  3. Lakukan uji coba teknik pada kain perca tersebut. Buatlah sampel kecil (minimal 5x5 cm) yang menunjukkan motif ragam hias Nusantara sesuai desain kalian.
  4. Perhatikan kerapihan jahitan, ketepatan pola, dan kesesuaian warna.
  5. Catat kendala yang kalian temui selama uji coba dan cara mengatasinya.

Pertanyaan:

1. Teknik apa yang kalian pilih untuk uji coba, dan mengapa teknik tersebut paling sesuai dengan desain ragam hias yang telah kalian rancang?

2. Lengkapi tabel berikut berdasarkan hasil uji coba teknik kalian.

Ruang tabel jawaban

3. Gambarlah atau tempelkan foto sampel uji coba teknik kalian di ruang yang disediakan, lalu beri keterangan bagian mana yang sudah baik dan bagian mana yang perlu diperbaiki.

Ruang gambar

Pertanyaan 1: tulis jawaban uraian minimal 3 kalimat. Pertanyaan 2: isi tabel 3 kolom (Aspek yang Dinilai | Hasil Uji Coba | Solusi Perbaikan) minimal 3 baris. Pertanyaan 3: tempel foto atau buat sketsa sampel pada kotak 10x10 cm, beri anotasi.

Kegiatan 2: Pembuatan Ragam Hias Nusantara pada Produk Busana

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Produk busana yang akan dihias
  • Desain ragam hias dari pertemuan sebelumnya
  • Kapur jahit atau pensil kain
  • Jarum jahit/sulam
  • Benang sesuai teknik yang dipilih
  • Gunting kain dan gunting benang
  • Peniti atau jarum pentul
  • Manik-manik atau potongan kain tradisional (sesuai teknik)
  • Pembidang sulam (jika menggunakan teknik sulam)
  • Kamera HP untuk dokumentasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan produk busana yang akan kalian hias sesuai perencanaan (bisa berupa tote bag, kerah baju, lengan baju, atau bagian busana lain yang telah ditentukan).
  2. Pindahkan pola ragam hias dari desain ke produk busana menggunakan kapur jahit atau pensil kain.
  3. Mulailah mengerjakan ragam hias pada produk busana dengan teknik yang telah kalian uji coba, perhatikan hasil evaluasi uji coba untuk menghindari kesalahan yang sama.
  4. Kerjakan dengan sabar dan teliti. Jika menemui hambatan, catat dan diskusikan solusinya dengan teman sebangku.
  5. Dokumentasikan proses pengerjaan kalian: foto awal (sebelum dihias), foto proses, dan foto hasil sementara.

Pertanyaan:

1. Jelaskan langkah-langkah yang kalian lakukan dari memindahkan pola hingga mulai mengerjakan ragam hias pada produk busana. Apakah ada perbedaan pendekatan dibanding saat uji coba?

2. Selama proses pembuatan, hambatan apa yang kalian temui dan bagaimana kalian mengatasinya? Diskusikan dengan teman sebangku, lalu tuliskan hasil diskusi kalian.

3. Tempelkan atau gambar dokumentasi proses pembuatan ragam hias kalian dalam 3 tahap: sebelum, proses, dan hasil sementara.

Ruang gambar

Pertanyaan 1: tulis uraian langkah kerja minimal 4 tahap beserta perbedaan pendekatan. Pertanyaan 2: tulis hasil diskusi dengan format: Hambatan - Solusi - Masukan Teman. Pertanyaan 3: tempel 3 foto atau buat 3 sketsa dalam kotak masing-masing 8x8 cm dengan keterangan tahap.

Kegiatan 3: Evaluasi Proses dan Perencanaan Penyelesaian

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil kerja ragam hias pada produk busana
  • Desain awal sebagai pembanding
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati hasil ragam hias yang telah kalian kerjakan pada produk busana.
  2. Bandingkan hasil kerja dengan desain awal yang telah kalian rancang.
  3. Evaluasi kualitas kerja berdasarkan 4 aspek: kerapihan, ketepatan pola, kesesuaian warna, dan daya tahan.
  4. Tentukan bagian mana yang sudah selesai dan bagian mana yang masih perlu dilanjutkan pada pertemuan berikutnya.
  5. Tulis rencana penyelesaian yang realistis.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel evaluasi diri berikut dengan jujur berdasarkan hasil kerja kalian hari ini.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan evaluasi di atas, apa yang perlu kalian perbaiki atau selesaikan pada pertemuan berikutnya? Buatlah rencana kerja singkat.

3. Menurut kalian, apakah teknik dan bahan lokal yang kalian gunakan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk busana bernilai jual? Jelaskan alasan kalian dengan mengaitkan pada konteks ekonomi kreatif di daerah kalian.

Pertanyaan 1: isi tabel 4 kolom (Aspek | Skor 1-4 | Bukti/Alasan | Target Perbaikan) dengan 4 baris untuk masing-masing aspek. Pertanyaan 2: tulis rencana kerja dalam format bernomor minimal 3 poin dengan target waktu. Pertanyaan 3: tulis uraian minimal 4 kalimat yang mengaitkan dengan konteks ekonomi kreatif lokal.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini tentang teknik pembuatan ragam hias Nusantara, dan bagaimana pengalaman ini mengubah cara pandang kalian terhadap kerajinan tradisional Indonesia?

2. Hambatan terbesar apa yang kalian hadapi selama praktik, dan strategi apa yang paling efektif untuk mengatasinya? Bagaimana strategi ini bisa kalian terapkan dalam situasi lain di kehidupan sehari-hari?

3. Jika kalian diminta mengajarkan teknik yang kalian kuasai hari ini kepada seseorang yang belum pernah mencoba, langkah pertama apa yang akan kalian sampaikan dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.