LKPDPertemuan 3Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Identifikasi Bahan, Alat, dan Teknik Ragam Hias pada Produk Fesyen

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Identifikasi Bahan, Alat, dan Teknik Ragam Hias pada Produk Fesyen". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Identifikasi Bahan, Alat, dan Teknik Ragam Hias pada Produk Fesyen

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Identifikasi Bahan, Alat, dan Teknik Ragam Hias pada Produk Fesyen

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikIdentifikasi Bahan, Alat, dan Teknik Ragam Hias pada Produk Fesyen
Alokasi Waktu90 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi berbagai bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan ragam hias Nusantara pada produk fesyen, seperti kain tradisional, benang sulam, manik-manik, kawat, dan kulit.
  2. Murid dapat menjelaskan variasi teknik aplikasi ragam hias Nusantara pada produk fesyen, antara lain teknik sulam, aplikasi kain, dan penambahan manik-manik.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang untuk berdiskusi, namun kerjakan tugas pada lembar kerja masing-masing.
  • Siapkan gawai untuk mencari referensi visual jika diperlukan, serta alat tulis dan pewarna.
  • Ikuti setiap langkah kegiatan dengan saksama dan penuh kesadaran (mindful).
  • Jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada instruksi atau materi yang kurang dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Fesyen Nusantara

Estimasi: 25 Menit

Alat & Bahan:

  • Produk fesyen nyata atau gambar produk fesyen dari internet
  • Gawai/Smartphone
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati produk fesyen bermotif Nusantara yang dibawa oleh guru atau carilah 3 gambar produk fesyen (seperti jaket, tas, atau gaun) di internet yang memiliki hiasan tradisional.
  2. Perhatikan dengan saksama detail hiasan pada produk tersebut.
  3. Identifikasi bahan dan alat apa saja yang kira-kira digunakan oleh pengrajin untuk membuat hiasan tersebut.
  4. Diskusikan temuanmu dengan teman sekelompok.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil pengamatanmu, sebutkan minimal 3 jenis bahan yang digunakan untuk membuat ragam hias pada produk fesyen tersebut beserta fungsinya!

Ruang tabel jawaban

2. Untuk mengaplikasikan bahan-bahan yang kamu sebutkan di atas, alat bantu apa saja yang mutlak dibutuhkan oleh seorang pengrajin?

Untuk pertanyaan nomor 1, buatlah tabel dengan 3 kolom: 'No', 'Nama Bahan', dan 'Fungsi/Kegunaan'. Untuk pertanyaan nomor 2, tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf singkat di bawah tabel.

Kegiatan 2: Bedah Teknik Ragam Hias

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Buku cetak Prakarya/Bahan Ajar
  • Video referensi teknik menjahit (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah bahan ajar atau tontonlah video referensi singkat tentang teknik sulam, teknik aplikasi kain, dan teknik penambahan manik-manik (beading).
  2. Pahami proses dasar dari masing-masing teknik tersebut.
  3. Analisislah perbedaan karakteristik dari ketiga teknik tersebut berdasarkan cara pengerjaannya.

Pertanyaan:

1. Jelaskan perbedaan mendasar antara 'Teknik Sulam' dan 'Teknik Aplikasi Kain' dalam menghias sebuah pakaian!

2. Tentukan teknik aplikasi yang paling tepat untuk bahan-bahan berikut ini: a. Mutiara sintetis, b. Benang emas, c. Potongan kain tenun sisa.

Tuliskan jawaban nomor 1 dalam 2-3 kalimat yang jelas. Untuk nomor 2, tuliskan format 'a. [Nama Teknik]', 'b. [Nama Teknik]', 'c. [Nama Teknik]'.

Kegiatan 3: Rancang Ide Kreasimu!

Estimasi: 35 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/Buku Gambar
  • Pensil, penghapus, dan pensil warna/spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu memiliki sebuah jaket denim polos atau totebag kanvas yang membosankan.
  2. Kamu ingin memodifikasinya dengan menambahkan ragam hias Nusantara agar tampilannya lebih trendi dan bernilai jual.
  3. Tentukan satu motif Nusantara (misal: Megamendung, Toraja, Asmat, dll).
  4. Pilih bahan, alat, dan teknik yang akan kamu gunakan untuk mewujudkan modifikasi tersebut.
  5. Tuangkan idemu dalam bentuk sketsa dan deskripsi.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa sederhana produk fesyen pilihanmu dan tandai (beri panah) di mana letak ragam hias Nusantara akan diaplikasikan!

Ruang gambar

2. Tuliskan deskripsi rencanamu yang mencakup:

  1. Jenis produk,
  2. Motif Nusantara yang dipilih,
  3. Bahan & Alat yang dibutuhkan,
  4. Teknik yang akan digunakan.

Gunakan kotak kosong berukuran 10x10 cm untuk menggambar sketsa (nomor 1). Di sebelah atau di bawah kotak tersebut, tuliskan deskripsi rencanamu dalam bentuk poin-poin (nomor 2).

REFLEKSI

1. Setelah mengamati berbagai bahan dan teknik, hal baru apa yang paling membuatmu kagum terhadap kekayaan ragam hias fesyen Nusantara?

2. Dari ketiga teknik yang kita bahas (sulam, aplikasi kain, manik-manik), teknik mana yang menurutmu paling menantang namun sangat ingin kamu coba praktikkan di pertemuan berikutnya? Mengapa?

3. Bagaimana perasaanmu saat merancang ide modifikasi fesyenmu sendiri pada Kegiatan 3? Apakah kamu merasa ide tersebut bisa diterapkan di dunia nyata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.