LKPDPertemuan 10Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Penyelesaian Akhir Produk Aksesoris Fesyen Nusantara dan Strategi Displai

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Penyelesaian Akhir Produk Aksesoris Fesyen Nusantara dan Strategi Displai". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Penyelesaian Akhir Produk Aksesoris Fesyen Nusantara dan Strategi Displai

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Penyelesaian Akhir Produk Aksesoris Fesyen Nusantara dan Strategi Displai

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikPenyelesaian Akhir Produk Aksesoris Fesyen Nusantara dan Strategi Displai
Alokasi Waktu2 x 45 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyelesaikan produk aksesoris fesyen Nusantara melalui proses finishing touch sehingga aksesoris yang dihasilkan serasi dan menambah nilai keindahan pada keseluruhan tampilan produk fesyen.
  2. Murid dapat merancang strategi displai produk fesyen (busana dan aksesoris) dengan ragam hias Nusantara agar dapat dipresentasikan secara menarik dan memiliki nilai jual.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan produk aksesoris fesyen Nusantara yang sudah kamu buat pada pertemuan sebelumnya (atau produk setengah jadi yang akan difinishing).
  • Bentuk kelompok yang terdiri atas 3–4 orang sesuai arahan guru. Setiap kelompok akan bekerja sama merancang displai, tetapi sentuhan akhir aksesoris dikerjakan secara individu.
  • Baca seluruh instruksi LKPD sebelum memulai agar alur kerja jelas. Gunakan waktu sebaik mungkin dan jangan ragu berkonsultasi dengan guru jika menemui kendala.
  • Berkaryalah dengan kesadaran budaya, maknai setiap detail sebagai wujud cinta warisan Nusantara, dan nikmati proses kreatifmu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Sentuhan Akhir: Mempercantik Aksesoris Fesyen Nusantara

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Aksesoris setengah jadi hasil karya sendiri
  • Bahan finishing: manik-manik, payet, benang wol/sulam, cat akrilik, lem tembak, kertas pasir, dll.
  • Alat: jarum, gunting, kuas, tang mini (jika menggunakan logam), sarung tangan (jika perlu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambillah produk aksesoris yang telah kamu buat (misalnya kalung, gelang, bros, ikat pinggang, atau hiasan kepala) dan busana yang akan dipadukan.
  2. Amati kembali desain awal dan tentukan bagian mana yang perlu disempurnakan agar aksesoris terlihat lebih rapi, detail, dan serasi dengan busana. Fokus pada aspek: kerapihan sambungan, ketajaman ragam hias, dan harmoni warna.
  3. Siapkan alat dan bahan finishing touch: manik-manik, payet, sulam, cat akrilik, lem, kuas kecil, jarum, benang, gunting, kain perca, dll. (sesuaikan dengan teknik yang kamu kuasai).
  4. Lakukan sentuhan akhir secara hati-hati: tambahkan ornamen kecil, pertegas motif, poles permukaan, atau perbaiki bagian yang kurang merekat. Pastikan aksesoris nyaman dipakai dan tidak melukai.
  5. Pasangkan aksesoris pada busana (atau manekin/boneka peraga). Periksa keserasian dari berbagai sudut. Catat perubahan yang kamu lakukan dan alasan di balik setiap keputusan.
  6. Dokumentasikan produk akhir dalam bentuk foto close-up dan keseluruhan tampilan, simpan sebagai portofolio.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut untuk mencatat proses finishing touch yang kamu lakukan.

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa sentuhan akhir (finishing touch) menjadi tahap krusial dalam meningkatkan nilai estetika dan nilai jual produk fesyen? Jelaskan dengan kaitan pada produk aksesorismu sendiri.

Untuk nomor 1: Salin tabel 4 kolom di atas pada buku catatanmu atau lembar terpisah. Isi minimal 3 baris. Untuk nomor 2: Tuliskan jawabanmu dalam paragraf (minimal 5 kalimat) di bawah tabel, sertakan pengalaman langsung.

Kegiatan 2: Merancang Strategi Displai Bernilai Jual

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A3, pensil warna/spidol
  • Produk fesyen dan aksesoris jadi
  • Referensi gambar displai (disediakan guru atau dari internet jika diperbolehkan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompokmu. Kumpulkan hasil akhir aksesoris individu dan busana yang akan diserasikan. Pastikan setiap anggota membawa produk jadi.
  2. Diskusikan konsep displai yang akan menonjolkan keunikan ragam hias Nusantara pada set fesyen kelompok. Pertimbangkan: tema budaya yang diangkat, cerita di balik motif, suasana yang ingin diciptakan, target pasar.
  3. Buatlah sketsa/denah displai pada kertas A3. Tentukan posisi busana (digantung atau pada manekin), letak aksesoris (dipajang terpisah atau melekat), pencahayaan (spotlight, warna lampu), latar belakang (kain tradisional, anyaman, foto landscape), dan properti pendukung (tanaman, pernak-pernik etnik). Jelaskan setiap elemen.
  4. Susun narasi pemasaran singkat (3–5 kalimat) yang akan menemani displai, seolah-olah kamu menjual produk tersebut di butik/pameran. Narasi harus menggugah minat dan menonjolkan nilai budaya.

Pertanyaan:

1. Gambarkan sketsa displai kelompokmu pada kertas A3. Lengkapi dengan keterangan:

  1. posisi dan nama busana/aksesoris;
  2. sumber dan arah pencahayaan;
  3. warna dan material latar;
  4. dekorasi tambahan;
  5. tema dan cerita yang diusung.
Ruang gambar

2. Jelaskan mengapa strategi displai yang kalian rancang dapat membuat produk fesyen tampak lebih menarik dan memiliki nilai jual tinggi. Kaitkan dengan konsep storytelling dan pengalaman pengunjung.

Sketsa digambar langsung pada kertas A3 yang disediakan guru. Keterangan ditulis di samping/pojok gambar dengan rapi. Jawaban nomor 2 ditulis pada lembar yang sama atau di balik kertas, minimal 2 paragraf.

Kegiatan 3: Presentasi dan Umpan Balik Kreatif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Produk fesyen dan aksesoris final
  • Sketsa displai pada kertas A3
  • Lembar LKPD (bagian tabel umpan balik)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap kelompok mendapat waktu 4 menit untuk mempresentasikan hasil: tunjukkan aksesoris final yang sudah serasi dengan busana, paparkan sketsa displai beserta narasi pemasarannya.
  2. Kelompok lain berperan sebagai 'tamu pameran' dan 'juri'. Sambil menyimak, isilah lembar umpan balik yang telah disediakan pada LKPD ini.
  3. Setelah semua kelompok tampil, pilihlah displai favorit berdasarkan kriteria: kreativitas tema, keserasian visual, dan kekuatan narasi jual. Berikan alasan singkat pada kolom yang tersedia.
  4. Diskusikan bersama guru pola-pola umpan balik yang muncul: apa yang membuat suatu displai berhasil? Apa kelemahan umum yang perlu diperbaiki?

Pertanyaan:

1. Isilah tabel umpan balik untuk dua kelompok penyaji pilihanmu.

Ruang tabel jawaban

2. Apa wawasan paling berharga yang kamu peroleh dari kegiatan memberi dan menerima umpan balik hari ini? Bagaimana wawasan itu akan memengaruhi karyamu selanjutnya?

Untuk nomor 1: Salin tabel 4 kolom pada buku catatan, isi untuk 2 kelompok berbeda. Skor diisi berdasarkan kejujuranmu. Untuk nomor 2: Tulis refleksi pribadi dalam 3–5 kalimat di bawah tabel.

REFLEKSI

1. Bagaimana proses finishing touch mengubah caramu memandang pentingnya detail kecil dalam sebuah karya? Ceritakan satu momen spesifik saat kamu merasa bangga dengan hasil sentuhan akhirmu.

2. Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi ketika merancang displai yang mencerminkan kekayaan Nusantara, dan bagaimana kamu mengatasinya?

3. Setelah mendapat umpan balik, inovasi konkret apa yang akan kamu terapkan jika diberi kesempatan untuk memperbaiki atau membuat displai baru? Jelaskan langkah singkatnya.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.